Blog

22

Jan

2020

Sumber Protein Vegan

Postingan Oleh PLANTFUL
Sumber Protein Vegan image

Tubuh manusia dirancang untuk membutuhkan banyak sekali zat, vitamin dan mineral agar sistem dan saraf yang menggerakkan kehidupan kita dapat berfungsi dengan baik. Protein adalah salah satu zat yang tubuh perlukan dan selama ini kita tahu bahwa sumber protein terbesar untuk tubuh didapatkan melalui konsumsi daging hewani.

Mengapa kita butuh protein? Protein terdiri dari sejumlah asam amino yang berperan vital dalam pembentukan sel dan jaringan serta membantu sistem kekebalan tubuh. Sudah pasti dong tiap harinya kita wajib mengonsumsi makanan yang mengandung protein.

Vegan Protein

Sumber : www.liveeatlearn.com

Ketika seseorang mengubah pola hidupnya menjadi vegan, pertanyaan “Dari mana sumber protein vegan berasal?” tentunya akan berseliweran. Tidak banyak yang menyangka bahwa makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan juga dapat memberi asupan protein untuk tubuh, terutama jika dikombinasikan. Dibandingkan dengan sepiring steak seberat 250 gr, sepiring hidangan vegan yang terdiri dari kombinasi antara kacang, biji-bijian, sayur dan buah tentu saja lebih mengenyangkan juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung.

Asupan nutrisi harian (RNI) orang dewasa adalah 0.75g per kg berat badan dalam sehari. Jadi jika berat badanmu semisal 60kg kalikan 0.75, hasilnya adalah 45g. Berarti kamu membutuhkan asupan protein sebesar 45g sehari.

Vegan Protein

Sumber : www.livekindly.co

Ada dua jenis sumber protein vegan yaitu Complete dan Incomplete Protein. Complete protein sudah mengandung 9 asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Jadi harus didapatkan dari sumber pangan. Sementara Incomplete protein tidak sepenuhnya mengandung asam amino sehingga sebaiknya dikombinasikan agar dapat saling melengkapi.

Sumber Complete Protein (protein dalam gram : g) :

  1. Tahu, matang (8-10g /100gr)
  2. Tempe, matang (18g / 100gr)
  3. Nasi dan kacang-kacangan, matang (10-15g / 1 cup)
  4. Quinoa, matang (8g / 1 cup)
  5. Chia seeds (4g / 2 sdm)
  6. Gandum hitam / buckwheat, butiran (23g / 100gr)
  7. Spirulina (4g / 1 sdm)
  8. Kacang kedelai, mentah (36g / 100gr)
  9. Hemp seeds (11g / 30gr)

Sumber Incomplete Protein :

  1. Grains, matang (sekitar 5g / 100gr)
  2. Kacang dan biji-bijian (6-9g / 30gr)
  3. Kacang-kacang polong (7-9g / 100gr)
  4. Sayuran (ercis = 7g / 1 cup, bayam & brokoli = 3-4g / 1cup)
  5. Nutritional yeast (4g / 1 sdm)

Tentunya masih banyak lagi sumber protein vegan yang bisa dikonsumsi oleh vegans guna memperkuat daya tahan tubuh. Kita bisa membuat kombinasi menu seperti gado-gado, Buddha Bowl, cap cay vegan, sandwich tuna vegan, smoothie bowl, oatmeal dengan toping selai kacang dengan buah-buahan dan banyak menu vegan lainnya.

Plantful

Katering vegan Plantful juga menyiapkan menu full plant based yang tentunya mementingkan asupan protein dan vitamin harian kamu, lho! Klik Di sini untuk melakukan pemesanan pertamamu!

PLANTFUL

Sumber referensi : https://trisalexandranutrition.com/blog/plant-based-protein-sources

19

Jan

2020

5 Susu Alternatif Pengganti Susu Sapi

Postingan Oleh PLANTFUL
5 Susu Alternatif Pengganti Susu Sapi image

Pada akhir tahun 2019 lalu, perusahaan susu sapi terbesar di Amerika Serikat dinyatakan bangkrut karena penjualan dan keuntungan yang turun drastis. Selama empat tahun terakhir, penjualan susu sapi di negeri Paman Sam itu memang mengalami kemerosotan parah. Hal ini disebabkan oleh melonjaknya peralihan konsumsi susu sapi ke susu vegan/non dairy products.

Sebaliknya, menurut CNN Business susu oat justru mengalami peningkatan penjualan bahkan hingga 636%. Membuktikan bahwa minat masyarakat dalam gaya hidup veganism kian hari kian populer, apalagi saat ini sedang berlangsung gerakan Veganuary.

Susu non dairy memang masih asing di Indonesia. Terlebih lagi karena konsumsi sapi sebagai tambahan gizi anak masih belum merata di setiap daerah. Jadi kampanye susu vegan rasanya masih jauh dari mungkin untuk disebarkan dalam sekejap. Susu non dairy paling populer adalah susu kacang kedelai/soy milk. Di Indonesia, susu ini biasa dikonsumsi sebagai minuman ringan atau pengganti susu bagi yang alergi susu sapi. Sering kali kita temui susu kacang kedelai di minimarket atau dijual oleh tukang susu keliling.

Ada banyak jenis susu non dairy dengan tekstur serta rasa yang berbeda-beda pula. Walau kebanyakan susu vegan berbahan dasar kacang-kacangan, ada juga lho susu yang terbuat dari beras, gandum utuh juga kelapa. Apa saja sih jenis susu non dairy yang menjadi pengganti susu sapi? Berikut ini Plantful jabarkan daftar 5 susu alternatif pengganti susu sapi!

Susu Almond
Selain susu kacang kedelai, susu almond juga menjadi pilihan populer bagi para vegan atau mereka yang mengidap lactose intolerant. Mudah ditemui juga mudah dibuat menjadi alasan mengapa susu almond sangat digemari.

Almond Milk

Sumber : www.minimalistbaker.com

Kandungan vitamin D yang terdapat pada segelas susu almond sangat tinggi sehingga cocok menjadi pengganti susu sapi. Walau begitu susu almond tidak memiliki cukup banyak kandungan protein serta serat.

Cocok untuk : Campuran smoothie, pengganti susu sapi pada resep kue, dituang dalam sereal favorit.

Susu Oat/Gandum
Kata siapa vegan tidak bisa menikmati segelas es kopi susu kekinian? Oat milk to the rescue! Tekstur susu oat begitu creamy dan memiliki rasa manis natural sehingga cocok sekali untuk menggantikan susu sapi dalam varian menu kopi.

Oat Milk

Sumber : instagram.com/wandering_wild_home

Bagi kamu yang membutuhkan tambahan serat, susu oat bisa menjadi pilihan utama dalam rancang rencana dietmu.

Cocok untuk : Campuran kopi/teh, tambahan dalam adonan pancake.

Flax Seeds Milk/Susu Biji Rami
Kamu yang pernah melihat rupa flax seeds pasti heran bagaimana mungkin flax seeds diolah menjadi susu. Nyatanya flax milk dinyatakan sebagai salah satu susu alternatif ter-sehat karena manfaat yang terdapat di dalamnya begitu banyak. Flax milk mengandung lemak omega-3 yang terbukti mencegah kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Flax Milk

Sumber : instagram.com/good_karma_foods

Susu ini juga mengandung vitamin A, B12 dan D. Cocok untuk para vegan karena biasanya kesulitan mendapatkan asupan vitamin-vitamin tersebut. Selain itu, flax milk juga bebas dari kolestrol dan baik untuk kamu yang alergi kacang-kacangan! How is it not healthy?

Cocok untuk : Campuran kopi dan smoothie, sebagai tambahan dalam resep sup krim.

Rice Milk/Susu Beras

Rice Milk

Sumber : www.minimalistbaker.com

Bukaaan ini bukan air tajin! Susu beras memang tidak mengandung banyak vitamin apalagi protein, tapi bagi kamu yang mengidap alergi terhadap kacang, ini bisa menjadi alternatif. Karena rendah lemak, tekstur susu beras sangat cair dan tidak terlalu cocok untuk dicampur dengan kopi atau sebagai bahan dalam resep yang memerlukan tekstur kental.

Cocok untuk : Campuran smoothie.

Susu Mete
Rendam kacang mete mentah semalaman lalu blender dengan air dan kurma tanpa biji, then you got yourself a delicious cashew milk! Segelas susu mete bisa mencukupi 50% kebutuhan vitamin E harian kita. Kalau mau kulit sehat nan glowing, susu mete pilihan nomor satu! Tekstur susu mete yang kental bisa digunakan dalam berbagai resep vegan favoritmu.

Cashew Milk

Sumber : www.vanillaandbean.com

Cocok untuk : Campuran smoothie, sebagai tambahan dalam resep sup krim, pengganti susu sapi dalam adonan es krim, penambah krim dalam kare, campurkan pada sereal atau granola.

Itu dia 5 susu alternatif pengganti susu sapi bagi Vegan. Ternyata susu non dairy juga istimewa dan gak kalah manfaatnya dengan susu sapi. Yuk bereksperimen dengan susu non dairy dan temukan yang mana susu favoritmu!

PLANTFUL

17

Jan

2020

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Postingan Oleh PLANTFUL
7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti image

Sudah coba jadi vegan/vegetarian, tapi masih bingung mau bikin apa setiap harinya. Walau sudah pesan vegan catering di Plantful, tetap dong sesekali juga ingin masak makanan vegan sendiri di rumah. Tantangan menjadi vegan pun gak berhenti di tahap itu aja, minim motivasi untuk terus ikutan veganuary sampai selesai juga semakin memberatkan pola pikir kita.

Kalau sudah begini yang dibutuhkan adalah mencari inspirasi dari 7 vegan influencers yang wajib diikuti di media sosial pilihan Plantful. Siapa saja yah para influencers itu?

1. Gaz Oakley (Avant Garde Vegan)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/avantgardevegan

Karirnya sebagai chef dimulai sejak dirinya berusia 15 tahun saat bekerja di restoran hotel lokal. Belasan tahun berlalu, Ia memutuskan untuk rehat dari masak-memasak di dapur profesional dan berganti karir.

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : www.avantgardevegan.com

Selama pergantian karirnya inilah Gaz mulai bertransformasi menjadi vegan. Ia lalu memutuskan membuat kanal youtube dengan nama AvantGardeVegan untuk berbagi resep-resep vegan yang mudah dibuat.

2. Pupu Paula

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Plantpoweredpupu


Perempuan tangguh berlipstik merah ini menjadi inspirasi bagi para calon vegan di Indonesia, terutama bagi mereka yang mengikuti keseharian Paula di instagram. Paula kerap kali membagikan rekomendasi tempat makan vegan yang Ia dan suaminya yakini sedap. Kamu bisa melihat rekomendasinya di akun instagram Paula, Plantpoweredpupu. Pssst, Paula juga merupakan instruktur yoga lho! What vegans can’t do?

3. Ferdinand Beck (Vegainstrength)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Vegainstrength


Siapa bilang vegan gak bisa punya otot? Vegainstrength mematahkan mitos itu dan membuktikan pada khalayak instagram bahwa seorang vegan bisa lebih sehat dan kuat dari pada non-vegan. Vegainstrength tak hanya membagikan tips berolahraga pada akun instagramnya, Ia juga menuliskan resep-resep yang sederhana serta memberi informasi terkini mengenai dunia veganism.

4. Yoesi Ariyani (Yoear)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Yoear

Susah jadi vegan di Indonesia! So wrong, so wrong! Hampir semua hidangan tradisional kita bisa disubtitusi bahan hewaninya lho! Buktinya, Yoesi berhasil menciptakan resep masakan Indonesia yang full vegan.

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Yoear

 

Tentunya tak terpikir oleh kita bagaimana bisa nasi goreng terasi kencur tuh vegan? Well, langsung saja ikuti akun instagram Yoear dan siap-siap terpukau dengannya.

5. Alexandra Andersson (fivesechealth)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Fivesechealth


Kalau kamu sering lihat video masak menu vegan di IG, kemungkinan besar kamu sedang melihat video buatan Fivesechealth. Karena hampir semua akun instagram yang berbau vegan pasti me-repost video apik karya Alexandra Andersson. Alexandra tak hanya jago membuat kita jatuh cinta pada videonya, Ia juga membuat aplikasi sendiri yang di dalamnya terdapat resep-resep vegan buatannya serta informasi asupan nutrisi wajib bagi para vegan.

6. Roxy Pope & Ben Pook (So Vegan)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Sovegan


Menjadi vegan bisa jadi tantangan yang berat, apalagi kalau kamu satu-satunya yang mengamini gaya hidup ini. Tapi gimana jadinya kalau pasanganmu juga memiliki passion yang sama dalam veganism? Goals banget, kan? Itulah yang membuat banyak orang mengagumi pasangan vegan satu ini.

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/SoVegan

Tak hanya memulai kanal youtube bernama ‘So Vegan’, Roxy dan Ben juga membangun website bernama We are So Vegan yang di dalamnya bisa kita temui aneka resep masakan vegan yang tentunya ciamik! Tahun 2018 lalu, So Vegan juga merilis buku resep perdana mereka berjudul So Vegan in 5.

7. Andrea Hannemann (Earthyandy)

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : Instagram.com/Earthyandy


Kalau sebelumnya ada pasangan vegan, yang satu ini adalah vegan family. Awalnya Andrea memutuskan untuk mencoba plant based diet demi kesehatannya. Setelah berlangsung beberapa bulan, Ia merasa bahwa veganism justru memberinya banyak energi dan ketenangan dari pada saat Ia masih mengonsumsi daging hewani.

7 Vegan Influencers yang Wajib Diikuti

Sumber : www.earthyandy.com

Ia juga melatih anggota keluarganya untuk mencintai veganism. Andrea berbagi tips dan trik veganism di akun instagramnya Earthyandy serta website dengan nama yang sama.

Siapa sangka 7 vegan influencers yang wajib diikuti di atas ini ternyata gak hanya keren tapi juga bikin kita semangat lagi untuk melanjutkan veganuary. Kalau kamu, siapa saja vegan influencers inspirasimu?

Plantful

10

Jan

2020

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Gerakan Veganuary

Postingan Oleh PLANTFUL
3 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Gerakan Veganuary image

Ada sejuta alasan mengapa kita harus mengurangi konsumsi daging hewani sekarang juga. Bencana yang disebabkan oleh krisis iklim beberapa waktu belakangan ini seharusnya membuat kita sadar betapa pentingnya mengambil langkah, baik langkah kecil maupun besar, untuk menyelamatkan bumi. Menjadi seorang vegan/vegetarian adalah langkah pertama yang sangat tepat sasaran. Mungkin memang berat untuk serta-merta mengubah pola makan yang bertolak belakang dengan kebiasaan kita selama ini, tetapi sebagai permulaan, gimana kalau kita tantang diri untuk mengikuti gerakan Veganuary? 

Veganuary

Sumber : www.twitter.com/Veganuary

Apa itu Veganuary? Veganuary adalah gerakan yang diprakarsai oleh sepasang suami istri asal Inggris, Matthew Glover dan Jane Land, untuk memulai tahun baru dengan berhenti mengenakan dan mengonsumsi segala sesuatu yang mengandung unsur hewani selama satu bulan penuh. Veganuary sendiri merupakan kombinasi dua kata dalam bahasa Inggris yaitu Vegan dan January. Dimulai sejak tahun 2014, Veganuary sudah berhasil mengumpulkan seperempat juta partisipan dari seluruh penjuru dunia dan membuat ratusan merk dagang, restoran serta supermarket mengeluarkan produk yang 100% vegan.

Joaquin Phoenix

Sumber : www.peta.org

Gerakan Veganuary juga populer di kalangan selebriti papan atas. Bahkan, para seleb pun terang-terangan mendukungnya. Ada Joaquin Phoenix, sang aktor pemenang piala Golden Globes dalam perannya sebagai Arthur Fleck di film Joker. Joaquin sudah menjadi seorang vegan sejak usia belia dan Ia juga dikenal sebagai aktivis hak asasi hewan. Selanjutnya ada Paul McCartney, vokalis band kenamaan The Beatles yang ternyata sudah menjadi seorang Vegan selama lebih dari 40 tahun. Serta Evanna Lynch, aktris pemeran Luna Lovegood dalam film Harry Potter yang sering mengkampanyekan Veganuary sebagai gerakan yang akan mengubah pandangan hidup seseorang.

Di tahun 2020 perkiraan peserta yang berikrar pada gerakan Veganuary akan meningkat pesat dari tahun sebelumnya. Kamu mau ikut memeriahkan Veganuary, tapi masih belum yakin akan gerakan ini? Plantful akan menjabarkan 3 alasan kenapa kamu harus ikut Gerakan Veganuary sekarang juga!


  1. Misi Penyelamatan Bumi

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa hubungannya menjadi vegan dengan menyelamatkan bumi? Ada banyak jalan untuk menyelamatkan bumi dari perubahan iklim dan kerusakan-kerusakan lainnya, namun menjadi vegan adalah salah satu cara termudah jika kita mau berkomitmen.

Veganuary

Sumber : www.livekindly.co

Peternakan hewan merupakan sumber emisi gas rumah kaca terbesar yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon, sehingga terjadilah pemanasan global. Saking daruratnya keadaan bumi hari ini, pemanasan global pun telah berubah tingkat menjadi krisis iklim. Sebagai makhluk bumi sudah sepantasnya kita bersikeras menjaga tempat di mana kita berpijak. Menjadi vegan adalah suatu bentuk protes seorang individu pada keserakahan kelompok-kelompok yang menolak kenyataan bahwa bumi sedang menuju kehancurannya.

  1. Hak Asasi Hewan

Melindungi hewan dari kekejaman bisa datang dari segala bentuk serta upaya, menjadi vegan adalah cara terbaik untuknya. Peta telah mengestimasi bahwa menjadi seorang vegan berarti kamu (individu) telah menyelamatkan sampai 200 hewan (terutama hewan ternak untuk dikonsumsi) setiap tahunnya.

  1. Sehat dan Berenergi

Tidak bisa dipungkiri, mengurangi konsumsi daging dan produk hewani lainnya akan merubah cara kerja tubuh. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi daging, berbagai macam penyakit akan hinggap dan tentu saja membuat kita menderita di kemudian hari. Memperbanyak plant based food dalam menu sehari-hari tidak saja akan mendetoks racun dalam tubuh, tetapi juga menambah lebih banyak energi karena berbagai varian sayur serta protein dari kacang/biji-bijian ada dalam piring kita. 

Veganuary

Sumber: www.instagram.com/Scorpionmind

Ada banyak makanan non hewani yang mengandung lebih banyak protein dari pada daging. Seperti kacang soya (terdapat pada tempe, tahu atau dibuat susu kacang), edamame, lentil, gandum (oatmeal) dan sayur-mayur. Jadi jangan khawatir kalau kamu takut kekurangan protein.

Itu dia 3 alasan kenapa kamu harus ikut gerakan Veganuary di tahun 2020 ini. Jangan lupa untuk dengarkan kebutuhan tubuhmu, lakukan riset dari berbagai sumber dan persiapkan diri sebaik mungkin! Jangan lupa untuk order paket vegan catering Plantful di siniBeing vegan is easy-peasy,

Plantful

7

Jan

2020

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer

Postingan Oleh PLANTFUL
5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer image

Memasuki tahun 2020 ternyata tak menyurutkan semangat untuk mengubah pola makan dari junk food menjadi whole food. Justru semakin banyak orang berikrar pada gerakan gaya hidup sehat dan tahun 2020 diperkirakan akan menjadi puncak tren ini. Tak hanya untuk menyehatkan diri sendiri, ada beberapa alasan ekstra mengapa orang-orang perlahan berpindah haluan dari nasi putih ke quinoa. Menjaga lingkungan, memulai hidup minim sampah, mencintai hewan, juga untuk spiritualisme adalah sekian dari banyak alasan-alasan tersebut.

"Langsingan" kini bukan lagi menjadi alasan utama untuk seseorang melakukan diet, melainkan sebagai bonus yang didapatkan setelah berkomitmen pada diet yang dipilih. Berminat untuk bergabung dalam gerakan gaya hidup sehat? Berikut adalah daftar 5 tren diet di 2020.

 

1. Vegan

Diet vegan masih merajai daftar tren diet di 2020. Kepopulerannya berdampak besar terhadap industri kuliner di dunia. Semakin banyak restoran-restoran yang menyuguhkan varian menu vegan dan tak hanya berhenti pada salad atau sup. Kita dikejutkan oleh substitusi bahan hewani yang dikemas sedemikian rupa hingga terasa tak ada perubahan pada makanan tersebut, padahal vegan chocolate chip cookies itu tidak mengandung telur dan susu sama sekali. Di Indonesia pun tren vegan mulai merangkak naik. Tidak terlalu sulit sebenarnya menjadi seorang vegan di Indonesia, karena banyak makanan khas Negeri ini yang bahan dasarnya adalah tumbuh-tumbuhan. Tempe merupakan dewa protein bagi para vegan dan tentu saja kita bisa berbangga karena di sini mendapatkan tempe bukanlah hal yang sulit.

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer

Plantful's Vegan Package

Krisis iklim menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang beralih ke veganism. Tingkat konsumsi produk hewani yang tinggi otomatis harus dipenuhi oleh pasar. Lahan-lahan pun dibuka guna dijadikan peternakan, hingga lahan hijau semakin berkurang dan krisis iklim pun perlahan terjadi. Hal ini lah yang menjadi perhatian utama veganism dan menjadikannya pakem untuk menyelamatkan bumi. Menjadi vegan tidaklah mudah. Kamu terlebih dahulu harus melakukan riset dan uji coba sebelum benar-benar menjadi seorang vegan purnawaktu.

Coba berbagai paket katering vegan Plantful sebagai uji coba diet vegan Kamu! Klik di sini untuk melakukan pemesanan!

2. Flexitarian

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer

Sumber : https://www.instagram.com/somiigbene/

Ada yang lebih fleksibel dari diet vegan pada daftar tren diet di 2020, yaitu Flexitarian. Diet yang satu ini mengutamakan plant based menu (makanan berbasis tumbuh-tumbuhan) dengan sesekali  mengonsumsi produk hewani. Porsi produk hewani yang dikonsumsi sangatlah minim dan diberi jangka waktu (semisal seminggu sekali) hingga kedepannya benar-benar bisa meniadakan daging merah sama sekali. Bagi kamu yang belum sanggup menjadi vegan, flexitarian adalah solusi yang tepat karena perubahan pola makan di dalamnya tidak drastis sehingga tubuh kamu bisa beradaptasi dengan baik.



3. Non Alkohol

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer
Plantful's Juice

Minuman beralkohol nampaknya akan kurang digandrungi pada tahun 2020, karena minuman-minuman sehat seperti Kombucha dan jus sayuran akan menggantikannya. 2020's resolution is to get healthier sehingga konsumsi alkohol pun mulai dikurangi oleh para pegiat gaya hidup ini. Bahkan sudah banyak lho yang menjual minuman alkohol tanpa alkohol. Bagaimana rasanya, ya?

4. Mediterranean Diet

Salah satu diet yang tak lekang oleh waktu adalah diet Mediteranian. Diet yang telah dinyatakan oleh World Health Organization sebagai diet ter-sehat ini sangat dianjurkan untuk kamu-kamu yang ingin menjaga kesehatan jantung.

Hampir mirip dengan Flexitarian, diet Mediteranian juga menyarankan kita untuk mengurangi konsumsi daging merah serta dairy products (susu hewani, keju, yogurt) dan lebih banyak mengonsumsi biji-bijian (gandum), sayur, buah, minyak zaitun sebagai sumber lemak baik dan daging putih (ikan & ayam).

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer
Sumber : www.barefootblonde.com

Diet ini pertama kali ditemukan pada tahun 1960 dalam penelitian mengenai penyembuhan penyakit jantung. Negara-negara Mediteranian seperti Yunani dan Italia, terbukti memiliki tingkat penyakit jantung ter-rendah. Hal ini disebabkan oleh pola makan khas daerah pesisir yang didasari oleh lemak baik, protein nabati dan boga bahari. Tak hanya baik untuk jantung, diet Mediteranean juga terbukti ampuh untuk menjaga stabilitas berat badan. Berminat mencoba?

 

5. Sugar Free Diet

Tidak bisa dipungkiri bahwa gula artifisial memang membawa banyak petaka untuk kesehatan tubuh. Diabetes, gigi keropos, masalah gula darah dan ginjal. Mimpi buruk bagi para pecinta makanan manis. Di tahun 2020, diet bebas gula akan naik peringkat mengingat pada tahun kemarin, varian minuman super manis sangat diminati.

5 Tren Diet di 2020, Vegan Masih Populer
Sumber: www.foodfaithfitness.com

Diabetes, si pembunuh dalam senyap, adalah penyakit yang salah satunya diakibatkan oleh konsumsi gula berlebih. Tak hanya merusak fungsi organ, diabetes juga menyebabkan obesitas hingga penyakit-penyakit komplikasi berdatangan. Gula alami sebagai substitusi pemnanis buatan pun muncul di pasaran guna memuaskan sugar craving. Ada sirup maple, kurma, gula kelapa, manis alami buah dan masih banyak lagi.  Demi kesehatan jangka panjang, diet bebas gula memang sangat diperlukan di tengah maraknya aneka boba!

 

Itu dia 5 tren diet di 2020 yang bisa kamu jalani sebagai resolusi tahun baru. Sebelum menjalani salah satunya, jangan lupa untuk riset, bertanya pada para ahli dan dengarkan apa kata tubuhmu, ya! Stay healthy and fabulous!

 

Plantful

12

Nov

2019

Dian Sastro Vegan? Ini 3 Alasan Utama Kamu untuk Menjalani Pola Makan Nabati

Postingan Oleh PLANTFUL

Melalui instastory @therealdisastr,  Aktris Dian Sastrowardoyo melalui Instastorynya juga berencana untuk menjalankan pola makan Vegan bersama suaminya. 

"Watched this movie on @netflixid last night with my husband.. and now we're thinking of going towards VEGAN LIFESTYLE.." 






Majalah The Economist menyatakan bahwa tahun 2019 akan menjadi tahun Vegan. Banyak publikasi yang mengatakan bahwa gerakan veganisme akan terus berkembang. Vegan adalah pola makan berbasis nabati yang tidak mengkonsumsi produk-produk nabati seperti daging, telur, susu, keju, mentega, hingga minyak ikan.

Mengutip dari The Economist, “Selama setengah abad terakhir, veganisme telah menjadi minoritas di dalam minoritas. Pada tahun 2015, 3,4% dari populasi adalah vegetarian dan hanya 0.4% adalah vegan. Tetapi pada tahun 2019 gaya hidup vegan akan menjadi arus utama.”

Umumnya, terdapat tiga (3) alasan utama seseorang memutuskan untuk menjadi Vegan, yaitu: 1. Kesehatan; 2. Lingkungan; 3. Kesejahteraan Hewan

Alasan Kesehatan

Pola makan Vegan diyakini dapat membantu individu untuk menurunkan berat badan. Namun, pola makan vegan ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan untuk tubuh. Tidak hanya menurunkan berat badan, pola makan vegan ini juga diterapkan oleh atlet-atlet untuk meningkatkan stamina mereka.

Beberapa studi menunjukan bahwa mereka yang menjalani pola makan nabati / vegan, 50-78% memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes 2 di masa depan. Pola makan nabati membantu mengurangi kadar gula darah, membantu memperbaiki beberapa kerusakan yang disebabkan oleh asupan gula tinggi. Tubuh menjadi sensitif terhadap insulin, yang berarti mereka tidak memerlukan bantuan untuk meproduksi glukosa.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa sepertiga kanker dipengaruhi oleh gaya hidup dan aspek yang dikendalikan dari kita. Kita dapat meminimalkan resiko kanker dengan mengubah gaya hidup. Pola makan nabati dapat menjadi salah gaya hidup yang dipercayai dapat menguraki resiko kanker. Mengkonsumsi banyak buah dan sayuran setiap hari memiliki peluang 15% untuk mengurangi resiko kematian akibat kanker. Sayur, biji-bijian, buah, kacang-kacangan memiliki nutrisi yang dapat melindungi sel. Mengkonsumsi daging atau lemak jenuh membuat tubuh lebih sulit menyerap nutrisi yang tepat.

Tidak hanya itu saja, pola makan nabati dapat menurunkan resiko akibat penyakit jantung  darah tinggi, dan kolesterol dibandingkan dengan mereka yang sering mengkonsumsi daging.

Alasan Lingkungan

Bagi aktivis lingkungan yang memutuskan untuk menjalani gaya hidup Vegan, mereka percaya salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca adalah sector peternakan. Berdasarkan jurnal berjudul, Beef Consumption Reduction and Climate Change Mitigation[1], yang ditulis Elham Darbandi dan Sayed Saghaian dari University of Kentucky, Amerika Serikat, menyebutkan sector peternakan menyumbang sekitar 22% dari total emisi global, dimana jumlah ini lebih besar daripada sektor transportasi.

Faktor yang mempengaruhi meningkatnya gas rumah kaca disebabkan gas metana yang dikeluarkan oleh sapi tetapi juga kategori hewan ruminansia (ternak berkaki empat seperti kambing dan domba) berupa kotoran hewan, sendawa, dan kentut. Gas metana ini menyumbang 16 persen dari total efek pemanasan global.

Alasan Kesejahteraan Hewan

Menjadi vegan adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk membantu mengakhir kekejaman terhadap hewan. Setiap tahun hewan dikembangbiakan dan dibunuh untuk makan. Setiap tahun permintaan daging sapid an daging ayam terus meningkat. Pada 2014 misalnya, populasi sapi dan kerbau tercatat berjumlah 14,61 juta ekor. Jumlah tersebut terus bertambah dengan pertumbuhan rata-rata 4% setiap tahunnya. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau di Indonesia pada 2019 mencapai 18,12 juta ekor. 

Diatas adalah tiga alasan utama untuk memulai pola makan vegan. Bagaimana dengan kamu? Alasan apa yang membuat kamu tertarik menjalankan Pola makan vegan? Jika kamu sibuk dan tidak sempat memasak makanan Vegan kamu bisa mencoba katering vegan di Plantful! Setiap harinya menunya akan berbeda dan membuat kamu tidak bosan.

2

Oct

2019

Menurunkan Berat Badan dengan Gaya Hidup Vegan

Postingan Oleh PLANTFUL
Menurunkan Berat Badan dengan Gaya Hidup Vegan image

Jika kamu ingin mengurangi berat badan, kamu harus mempertimbangkan untuk mencoba diet vegan. Vegan tidak makan daging, ikan, telur, atau produk susu. Vegan mengkonsumsi produk-produk nabati seperti buah-buahan dan sayuran segar, kacang-kacangan dan kacang-kacangan, serta susu nabati, produk non dairy lainnya, dan alternatif daging (tahu dan tempe). Meskipun beberapa orang memilih gaya hidup vegan karena masalah etika terhadap hewan, diet itu sendiri dapat memiliki beberapa manfaat kesehatan. Menurut penelitian terbaru, menjadi vegan bahkan dapat membantu Anda menurunkan berat badan secara signifikan.

 

Kenapa diet vegan dapat mengurangi berat badan secara signifikan?

Menjalani diet vegan pasti mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi, produk-produk nabati memiliki serat tinggi yang rendah kalori dan membuat Anda kenyang lebih lama. Makanan seperti sayuran berdaun hijau, biji-bijian utuh, buah-buahan, dan kacang-kacangan bisa sama mengenyangkan namun kalorinya lebih rendah dibandingkan produk-produk hewani seperti telur, keju, susu, dan daging. 

 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of General Internal Medicine, individu yang mengikuti diet vegan selama kurang lebih 18 minggu, dapat menurunkan 4 pound atau setara 1.8 kg daripada mereka yang mengikuti diet yang mengkonsumsi produk hewani. 

Kamu bisa menurunkan berat badan lebih banyak jika kamu memperhatikan kalori masuk dan keluar, dengan tidak mengkonsumsi terlalu banyak gula, garam, dan junk food. Jangan lupa untuk olahraga seminggu 3x.

 

Menjalani diet Vegan membuat tubuh menjadi lemas?

Atlet profesional, Kyrie Irving mengatakan dengan menjadi vegan telah memberinya lebih banyak energi, tetapi apakah itu berlaku untuk semua orang? Jika Kamu mendapatkan cukup kalori dan mengonsumsi jenis karbohidrat yang tepat, tentu saja bisa. Tahukah kamu tubuh kita harus bekerja lebih keras untuk memproses produk hewani dibandingkan dengan produk nabati, seperti sayuran dan kacang-kacangan. Menurut Dr. David Katz, direktur Yale University Prevention Research Center, hal ini tergantung dengan kecepatan metabolisme kita. “Namun rata-rata proses ingestion, digestion, dan egestion memakan waktu 12 jam,”dikutip dari Huffington Post.

Saat limbah makanan telah terbuang dari tubuh, bagian yang berguna sudah dimanfaatkan untuk energi, penghasil panas, atau disimpan sebagai glikogen maupun lemak. Makanan melewati perut dan usus kecil dalam waktu 6-8 jam, lalu masuk ke usus besar untuk dicerna lebih lanjut. Pembuangan limbah makanan yang tidak dicerna melalui usus besar biasanya dimulai setelah melewati 24 jam. Limbah benar-benar terbuang dari tubuh setelah beberapa hari.

 

Darimana Vegan mendapatkan Protein?

Akademi Nutrisi dan Pola Makan meyakini bahwa pola makan vegan sehat dan bermanfaat asalkan diikuti dengan benar, yang berarti pemuatan seluruh biji-bijian dan kacang-kacangan setiap hari untuk protein. Protein untuk Vegan dapat ditemukan dimakanan seperti Tahu, Tempe, Oats, Asparagus, Bayam, Broccoli, Quinoa, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Untuk memulai diet Vegan, kamu bisa memulai dengan langganan PLANTFUL. Kebutuhan nutrisi kamu sudah diperhitungkan dengan ahli gizi kami, berdasarkan pedoman gizi yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penasaran untuk menurunkan berat badan dengan gaya hidup Vegan? Coba pesan PLANTFUL sekarang untuk memulai diet vegan.