Blog

  • 6 Makanan Ini Mengandung Vitamin C Lebih Tinggi Dari Jeruk, Lho!

    November 30, 2021
    /
    Food , Health
    6 Makanan Ini Mengandung Vitamin C Lebih Tinggi Dari Jeruk, Lho! image

    Sering kan mendengar saran kalau sedang sakit flu sebaiknya konsumsi jeruk yang banyak karena kandungan vitamin C nya? Betul kok kalau vitamin C sangat dibutuhkan terutama saat tubuh sedang dalam kondisi kurang sehat karena asam askorbat memang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh mengoptimalkan kerja zat besi dari makanan yang kita konsumsi. Vitamin C juga dibutuhkan tubuh guna membuat kolagen natural yang dapat menyembuhkan luka-luka atau anti inflamasi. Tapi, vitamin C gak hanya terdapat dalam buah jeruk saja, lho.

    Bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit maag/GERD, mengonsumsi jeruk bukan pilihan utama karena rasa asam yang terkadang tak bisa ditoleransi oleh sistem pencernaanmu. Tapi tenang saja, ada 6 makanan selain jeruk yang mengandung vitamin C tinggi bahkan melebihi sebuah jeruk. Satu buah jeruk berukuran sedang, mengandung kurang lebih 69.7mg vitamin C. Hmm, sebanyak apa sih kandungan vitamin C di makanan lain?

    Baca juga : Pancaroba Telah Tiba! Ikuti Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pancaroba

    Paprika Merah
    Dalam setiap 100 gram paprika merah, terdapat 127,7 mg vitamin C. Paprika dengan rasa tajamnya ini juga kaya akan vitamin A, B, E, dan K, serta kalium, folat, mangan, fosfor, dan magnesium. Warnanya yang cantik sangat cocok untuk ditambahkan dalam salad, atau dipanggang bersama hidangan favorit kamu.

    Buah Kiwi
    Satu buah kiwi berukuran sedang sudah mengandung vitamin C sebanyak 70 mg. Padahal ukurannya jauh lebih kecil dari pada jeruk, namun ternyata kandungan vitamin C nya lebih banyak. Buah yang kulitnya penuh bulu ini juga tinggi serat dan antioksidan sehingga baik untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Kayaknya kalau sering makan buah kiwi, bisa awet muda, ya?

    kiwi, papaya

    Sumber : Photo by alleksana from Pexels

    Brokoli
    Sayur berambut kribo ini memang pantas deh disebut sebagai makanan paling bernutrisi. Ternyata selain kaya akan serat, antioksidan, dan kalsium, brokoli juga mengandung vitamin C lebih tinggi dari jeruk, yaitu sebanyak 89 mg per 100 gramnya.

    Baca juga : Cegah Osteoporosis dengan 4 Makanan Sumber Kalsium Vegan Ini!

    Buah Stroberi
    Satu cangkir buah stroberi sudah mengandung vitamin C sebanyak 85 mg serta kandungan asam folat yang tinggi. Karena itulah buah mungil berwarna merah terang ini cocok banget dikonsumsi oleh ibu hamil.

    kale

    Sumber : Photo by Eva Elijas from Pexels

    Kale
    Ternyata sayur penuh serat satu ini juga mengandung vitamin C paling tinggi di antara sayuran berdaun hijau lainnya. Satu cangkir kale saja sudah bisa memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 134%.

    Buah Pepaya
    Satu cangkir potongan buah pepaya saja mengandung vitamin C sebesar 90 mg. Buah yang mudah ditemui di Indonesia ini juga mengandung karoten, flavonoid, vitamin B, folat, kalium, magnesium, dan serat yang tinggi. Karena itu ada istilah, jika sedang sembelit, perbanyaklah makan pepaya.

    Kalau kamu gak bisa atau tidak suka jeruk, pilihlah 6 makanan mengandung vitamin C di atas sebagai alternatif jeruk. Penting sekali untuk mendapatkan asupan vitamin C yang cukup setiap harinya sebagai tameng kekebalan tubuh. Mendapat vitamin C dari makanan alami lebih disarankan daripada mengonsumsinya dari suplemen. Karena selain vitamin C, tubuh juga bisa mendapatkan mineral serta vitamin lain dari makanan-makanan tersebut.

    Sumber thumbnail : Photo by Any Lane from Pexels

    PLANTFUL


  • Gak Doyan Sayur? Ikuti 3 Cara Jitu Menyukai Sayuran ala Plantful

    November 30, 2021
    /
    Food , Health
    Gak Doyan Sayur? Ikuti 3 Cara Jitu Menyukai Sayuran ala Plantful image

    Bagi sebagian orang, mengonsumsi sayur jadi hal paling menakutkan. Pasalnya, masih banyak orang yang gak suka sayuran karena berbagai alasan. Ada yang gak doyan karena gak dibiasakan sejak dini, atau karena tekstur sayur yang terasa menjijikan di lidahnya. Menurut penyuka sayur, alasan-alasan tersebut mungkin terdengar menggelikan. Namun pada kenyataannya memang tak sedikit orang yang benar-benar tidak mampu mengonsumsi sayur.

    Padahal, sayur kan makanan yang wajib dikonsumsi setiap hari karena nutrisinya sangat diperlukan agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Di beberapa wilayah, contohnya masyarakat adat Antartika seperti Inuit, nyaris tidak memungkinkan bagi tempat tinggalnya untuk memperoleh sayuran atau buah. Maka masyarakat Inuit pun menyesuaikan pola makannya dengan wilayah agar dapat bertahan hidup dan memperoleh gizi baik. Namun bagi kita yang hidup di wilayah seperti Indonesia, mengonsumsi sayuran jadi suatu kewajiban karena ketersediaannya begitu melimpah.

    Walau menantang, gak ada cara lain untuk kamu memperoleh gizi, serat, vitamin, dan mineral terbaik selain dari menambahkan sayuran dalam menu harian. Tetapi jangan merinding duluan, ya. Plantful sudah merangkum 3 cara jitu agar kamu menyukai sayuran. Kita mulai perlahan-lahan sampai kamu cinta dengan sayuran!

    Kalau Kamu Gak Doyan Teksturnya Coba Ganti Cara Masak
    Tekstur sayur di capcay atau sayur tumis lainnya terasa menjijikan dan menjemukan di lidah? Gimana kalau untuk sementara, hindari menumis sayuran dan mengganti cara masaknya? Kamu bisa membuat tempura sayuran ala Jepang atau dipanggang dengan oven. Tambahkan bumbu yang kamu sukai agar aromanya terasa lezat.

    Ada banyak aneka teknik memasak sayur yang gak membosankan dan tentunya bikin tekstur sayur bisa lebih diterima di lidah.

    Gak Doyan Rasanya? Coba Cara Kreatif Sajikan Sayur!
    Kalau poin pertama karena bermasalah dengan tekstur, poin kedua ini untuk ngatasin ketidaksukaanmu pada rasa sayuran. Yang satu ini tricky banget karena memang beberapa sayuran memiliki aroma serta rasa yang khas, sehingga memasaknya butuh keahlian. Brokoli misalnya, sayur kaya nutrisi ini paling tidak disukai karena aromanya terlalu menyengat serta rasa yang cenderung hambar. Tapi kamu bisa menyajikan brokoli dengan cara kreatif sehingga rasanya jadi lezat!
    Parut brokoli dan sajikan sebagai perkedel, atau diselipkan dalam hidangan pasta kesukaanmu. Selain rasanya jadi makin enak, ilmu masakmu pun bisa bertambah! Jangan lupa untuk tambahkan bumbu agar sayur semakin sedap.

    Masih Belum Bisa Juga? Coba Konsumsi Sayur dalam Smoothie
    Smoothie bisa jadi solusi ampuh untuk perlahan-lahan menghilangkan phobia mu terhadap sayuran. Walau bentuk sayurnya gak terlihat, kamu tetap bisa mendapatkan banyak nutrisi dari aneka sayur dan buah yang tercampur dalam smoothie. Masukkan aneka sayur dan buah, tambahkan sirup maple atau pemanis alami kesukaanmu, lalu blender dan voila! Smoothie berisi sayur sudah jadi dan siap diminum.

    Plantful

    Ada satu cara berikutnya yang perlu ditempuh kalau kamu sudah mulai menyukai sayuran. Yaitu dengan berlangganan katering vegan Plantful. Soalnya, Plantful mengolah aneka sayuran ke dalam menu-menu kreatif mancanegara yang akan bikin kamu makin ketagihan dengan sayuran. Yuk klik di sini kalau sudah siap berpetualang bersama sayuran dalam menu-menu Plantful.

    Sumber thumbnail : Photo by Polina Tankilevitch from Pexels

    PLANTFUL


  • Pancaroba Telah Tiba! Ikuti Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pancaroba

    November 30, 2021
    /
    Health , Life Style
    Pancaroba Telah Tiba! Ikuti Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pancaroba image

    Kerasa banget kan kalau akhir-akhir ini cuaca seakan galau karena kadang panas, kadang hujan, kadang berangin kencang. Saat ini, di Indonesia sedang mengalami pergantian musim dari kemarau ke penghujan, yang dinamakan pancaroba. Karena suhu yang tidak menentu dan cenderung ekstrem, tubuh bisa mengalami penurunan imun/daya tahan sehingga kita lebih mudah sakit waktu pancaroba.

    Saat pancaroba, paling enak sih kalau punya kesempatan untuk kerja dari rumah. Tapi bagi kamu yang harus masuk kerja padahal cuaca di luar benar-benar gak terduga, Plantful punya beberapa tips jaga daya tahan tubuh saat pancaroba yang bisa kamu ikuti. Tenang, tips-tips ala Plantful gak bikin ribet!

    Hidrasi Adalah Kunci!
    Waktu gak pancaroba saja, memenuhi asupan cairan tubuh wajib hukumnya apalagi di saat pancaroba. Dehidrasi terjadi ketika cairan lebih banyak yang keluar dari pada cairan yang masuk. Dengan minum air putih paling tidak 8 gelas sehari, tak hanya kebutuhan cairan tubuh yang dapat terpenuhi tapi kita juga bisa terhindar dari penyakit. Karena kecukupan cairan dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Tapi sebaiknya lebih sering minum air putih ketimbang minum-minuman manis, ya!

    Istirahat yang Cukup
    Saat pancaroba, cuaca benar-benar tak terduga dari pagi hingga malam. Ketika kamu sudah menyelesaikan kegiatan harian, sangat tidak disarankan untuk menunda istirahat. Kekurangan energi bahkan bisa terjadi walau kamu sudah beristirahat dengan cukup karena berkegiatan di tengah pancaroba menyerap energi lebih banyak dari biasanya. Istirahat yang cukup juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk menyiapkan daya tahannya di esok hari.

    Makan Makanan Bergizi

    Plantful


    Sudah makan makanan bergizi setiap harinya? Saat pancaroba, porsi makanan bergizi sebaiknya dilebihkan daripada biasanya. Tubuh sangat memerlukan nutrisi demi membangun proteksi agar kita tidak mudah sakit. Ketika cuaca sedang ekstrem, tubuh memerlukan lebih banyak sumber energi untuk bekerja. Menu-menu sehat dan bergizi di Plantful siap menjadi pasokan nutrisi bagi tubuh-mu. Apalagi kami mengolah seluruh hidangan kami dengan baik, tidak mengurangi nutrisi, dan tentunya bersih! Klik di sini untuk memesan katering vegan bersama Plantful!

    Kebersihan Juga Harus Diperhatikan!
    Angin kencang kerap terjadi di waktu-waktu seperti ini. Angin kencang dapat membawa bakteri/virus sehingga penularan penyakit bisa terjadi lebih cepat. Setelah berkegiatan di luar, pastikan untuk mandi dan berganti baju saat sampai di rumah. Tetap pakai masker dan jaga jarak ketika berada di luar. Pandemi Covid-19 masih mengintai di sekitar kita.

    Minum Suplemen Tambahan
    Terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan yang rentan. Bicarakan dengan Dokter mengenai suplemen apa saja yang sebaiknya kamu konsumsi. Ada berbagai merk suplemen daya tahan tubuh, pilihlah yang sesuai dengan kondisi kesehatan serta budget-mu, ya!

    Sumber thumbnail : Photo by RF._.studio from Pexels

    PLANTFUL


  • Kenalan Dengan Manfaat 4 Jenis Rumput Laut Ini, Yuk!

    November 30, 2021
    /
    Food , Health , sustainable
    Kenalan Dengan Manfaat 4 Jenis Rumput Laut Ini, Yuk! image

    Rumput laut merupakan sayur dari lautan yang kerap ditemui dalam hidangan-hidangan khas Asia Timur seperti Korea dan Jepang. Tak hanya para makhluk laut yang bisa mendapatkan manfaat dari mengonsumsi rumput laut, tubuh manusia pun dapat menyerap nutrisi dari rumput laut.

    Rumput laut masuk ke dalam jenis tanaman alga (alga merah, alga hijau, alga coklat) yang hanya tumbuh di laut. Karena tempat tumbuhnya ini, rumput laut pun kaya akan glutamates, kelompok asam amino yang menghasilkan rasa asin dan umami alami. Selain itu, rumput laut juga memiliki kemampuan untuk menyerap iodine (yodium) dari laut dalam jumlah yang cukup, karena itulah rumput laut menjadi salah satu sumber iodine terbaik bagi manusia. Iodine sangat penting untuk menjaga fungsi tiroid namun zat ini tak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

    Rendah kalori merupakan bonus tambahan dari rumput laut. Sayuran satu ini juga kaya akan sumber mikronutrisi seperti kalsium, magnesium, zinc, zat besi, folat, serta selenium.

    Rumput laut dinyatakan sebagai makanan berbasis nabati, jadi vegan dapat mengonsumsinya. Ada 4 jenis rumput laut yang bisa dikonsumsi :

    Nori : Jenis alga merah yang warnanya menghitam saat kering. Kerap dijadikan camilan dengan cara dipanggang atau dihancurkan menjadi serpihan sebagai taburan.

    nori

    Sumber : Photo by Sarah Chai from Pexels


    Wakame : Termasuk ke dalam jenis alga coklat walau memiliki warna kehijauan. Alga coklat merupakan kelompok alga terbesar. Karena itulah alga coklat menjadi habitat bagi sebagian makhluk laut. Rasa wakame sangat menyegarkan jika disajikan tanpa proses masak. Biasanya dijadikan salad dalam hidangan Jepang. Di Korea Selatan, wakame yang dikeringkan kerap dimasak bersama kaldu untuk menjadi sup.
    Kombu : Merupakan kelp dan masuk ke dalam jenis alga coklat. Dalam budaya kuliner Jepang kerap dijadikan sebagai bahan dasar untuk membuat kaldu berbasis nabati.
    Umibudo/Anggur laut : Sering dijual dalam keadaan segar. Berbentuk seperti anggur kecil dengan aroma lautan yang khas.

    Manfaat Konsumsi Rumput Laut

    Kaya Akan Nutrisi yang Baik Untuk Tubuh
    Baik vegan maupun tidak, mengonsumsi rumput laut sangat direkomendasikan untuk kesehatan tubuh karena kandungan nutrisinya yang sangat melimpah. Bahkan beberapa jenis rumput laut dijadikan sebagai bahan dasar suplemen omega-3 untuk vegan yang tak bisa mendapatkannya dari ikan. Kandungan iodine dalam rumput laut juga jauh lebih baik untuk menjaga kesehatan fungsi tiroid dibandingkan garam. Kamu juga bisa menjadikan rumput laut sebagai sumber kalsium vegan karena per 100 gramnya mengandung 625 mg kalsium.

    Baca juga : 3 Sumber Iodine Vegan dan Mengapa Tak Boleh Melewatkannya

    Bahan Makanan Sustainable!
    Rumput laut tumbuh di laut secara alamiah. Tumbuhan ini tidak memerlukan tanah atau penyiraman berkala, apalagi bantuan zat kimia seperti pestisida. Inilah yang membuat rumput laut jadi salah satu bahan makanan paling ramah lingkungan.

    Baca juga : Cegah Osteoporosis dengan 4 Makanan Sumber Kalsium Vegan Ini!

    Mudah Penyajiannya
    Bisa dijadikan camilan, salad, dibuat sup, atau hidangan penutup, rumput laut ternyata gak sulit untuk disajikan! Rumput laut juga tidak sulit untuk ditemukan, sehingga harganya tidak terlalu mahal.

    Kaget, kan kalau bahan makanan yang satu ini ternyata mengandung manfaat yang luar biasa? Jenis rumput laut mana yang sudah pernah kamu coba?

    Sumber thumbnail : Photo by Kindel Media from Pexels

    PLANTFUL


  • Penggemar Matcha Masuk! Ini Dia Manfaat Konsumsi Matcha Secara Rutin

    November 29, 2021
    /
    Health , Life Style
    Penggemar Matcha Masuk! Ini Dia Manfaat Konsumsi Matcha Secara Rutin image

    Warnanya hijau dengan aroma khas yang mengingatkan kita akan rumput laut. Bisa diseduh sebagai minuman hangat, diblender dalam smoothie, atau sebagai bahan utama hidangan-hidangan penutup. Sudah ketebak? Yap, apa lagi kalau bukan matcha! Teh hijau yang digiling hingga menjadi bubuk berwarna hijau terang satu ini sangat digemari oleh banyak orang di seluruh dunia. Bahkan saking populernya matcha di semua lapisan masyarakat, kedai/kafe yang khusus menyediakan menu berbahan dasar matcha semakin banyak, lho!

    Memangnya, apa sih istimewanya matcha?

    Si Serba Guna
    Matcha memang lebih sering ditemui dalam bentuk hidangan, tetapi matcha ternyata bisa dibuat apa saja. Sebagai sabun, shampoo, pewangi, sampai skin care. Karena kandungan antioksidan yang tinggi, skin care berbasis matcha terbukti sangat baik untuk merawat kesehatan kulit. Secangkir matcha saja sudah mengandung antioksidan yang sama dengan 10 cangkir teh hijau. Antioksidan ini juga dapat menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit terutama wajah.

    matcha

    Photo by KoolShooters from Pexels

    Skin care berbasis matcha juga dapat membantu mengurangi bekas luka, jerawat beserta bekasnya, dan kemerahan pada kulit. All in one banget, kan?

    Lebih Tenang dan Fokus dengan Matcha
    Matcha merupakan teh dengan kandungan asam amino jenis L-theanine yang tinggi. L-theanine terbukti dapat mengurangi kecemasan serta membantu meningkatkan konsentrasi. Walau matcha mengandung kafein, efek sampingnya tidak seperti kopi yang dapat menyebabkan gelisah. Malahan, studi menyebutkan bahwa L-theanine memiliki efek yang sama dengan obat anti stress dan anti depresan.

    matcha

    Photo by Cup of Couple from Pexels

    Dapat Mencegah Resiko Kanker
    Ini disebabkan oleh kadar zat Epigallocatechin gallate (ECGC) yang terbukti dapat mengurangi peradangan/inflamasi. Seperti kita ketahui, inflamasi akut dapat menyebabkan munculnya penyakit-penyakit kronis, salah satunya adalah kanker. Dengan rutin meminum matcha, resiko terkena kanker pun berkurang.

    Baca juga : Cegah Inflamasi Kronis dengan 5 Cara Mudah Ini!

    Cocok Bagi yang Sedang Ingin Menurunkan BB
    Kalau kamu sedang diet untuk menurunkan berat badan (BB), sebaiknya segera ganti kopi/teh pagimu dengan matcha. Matcha mengandung nol kalori dan terbukti dapat meningkatkan metabolisme serta membakar lemak. Tapi perlu diingat, jika hendak mengonsumsi matcha saat diet berat badan, jangan pesan matcha latte dengan gula dan krim kocok yang berlebihan, ya! Nanti yang tadinya nol kalori malah jadi ratusan kalori sekali minum.

    Baca juga : Makanan Ultra Proses Dapat Mengurangi Angka Harapan Hidup

    Karena kepopuleran matcha tak surut-surut, untuk mendapatkan bubuk matcha tidaklah sulit. Kamu bisa membelinya di toko-toko penjual teh dan menyesuaikan grade matcha dengan budgetmu. Ingat, yang paling baik adalah matcha murni, bukan minuman matcha instan, ya!

    Sumber thumbnail : Photo by Monstera from Pexels

    PLANTFUL


  • Ikuti Trend, Harry Styles Rilis Produk Kecantikan Vegan dan Cruelty Free!

    November 26, 2021
    /
    Entertainment , Life Style
    Ikuti Trend, Harry Styles Rilis Produk Kecantikan Vegan dan Cruelty Free! image

    Setelah Selena Gomez, Rihanna, Kylie Jenner, kini pelantun lagu Watermelon Sugar, Harry Styles ikut merilis produk kecantikan vegan dan cruelty free seperti para pendahulunya. Dengan merk bernama Pleasing dari Harry Styles, produk-produknya akan mulai dijual secara publik pada 29 November 2021 di laman resminya, www.pleasing.com.


    Untuk saat ini, Pleasing baru mengeluarkan 5 produk yaitu 3 jenis cat kuku, serta 2 jenis serum untuk mata, bibir, dan wajah. Dalam pernyataannya, Harry Styles menyebutkan bahwa Pleasing bisa digunakan oleh semua orang tanpa batasan gender.

    “I wanted to find a way to explore more ideas and have more opportunities to collaborate with people who were inspiring me; that’s how Pleasing was born. Starting the brand with beauty felt exciting because creating great products is a unique way to make people feel good.” Ujar penyanyi muda asal Britania Raya ini.

    Pleasing menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, serta ethically-sourced, sehingga terjamin bahwa produknya 100% vegan dan tanpa melakukan tes kepada hewan. Pleasing juga bekerja sama dengan organisasi nirlaba, Nest yang mendukung para pengrajin di seluruh dunia untuk menciptakan industri kerajinan yang lebih inklusif dan setara.

    Walau belum menjadi vegan penuh waktu, Harry Styles pernah mengungkapkan bahwa dirinya tak lagi mengonsumsi daging hewani.

    Baca juga : Kylie Jenner Luncurkan Kosmetik Vegan

    Trend selebriti dengan kosmetik vegan friendly dan cruelty free tentu menjadi suatu kemajuan yang telah ditunggu-tunggu. Kepopuleran selebriti dapat membantu gerakan veganisme untuk selangkah lebih maju di seluruh dunia. Masyarakat, terutama para pengadopsi gaya hidup veganisme, kini tak lagi kesulitan untuk memilih produk kecantikan yang sesuai dengan filosofinya. Semoga saja trend ini tak hanya sebatas demi popularitas dan akan terus berlanjut hingga bertahun-tahun lamanya.

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/harrystyles

    PLANTFUL


  • Cegah Osteoporosis dengan 4 Makanan Sumber Kalsium Vegan Ini!

    November 26, 2021
    /
    Food , Health , Life Style , Veganism
    Cegah Osteoporosis dengan 4 Makanan Sumber Kalsium Vegan Ini! image

    Osteoporosis sering kali diderita oleh orang-orang lanjut usia atau di atas 60 tahun, namun tahukah kamu bahwa bibit osteoporosis sudah bisa terlihat sejak dini sekurang-kurangnya di usia 30 tahunan? Osteoporosis adalah penyakit di mana seseorang mengalami pengapuran/berkurangnya kepadatan tulang. Artinya, orang dengan osteoporosis sangat beresiko mengalami tulang retak hingga patah saat terjatuh atau dalam kasus yang lebih parah, bersin pun dapat berakibat pada tulang retak.

    Menurut laporan dari Asia Pacific Regional Audit: Epidemiology, Costs and Burden of Osteoporosis (yang dilansir dari Pusdatin Kemkes Indonesia), di tahun 2013, prevalensi osteoporosis pada perempuan berusia 50-80 tahun adalah sebanyak 23% dan usia 70-80 tahun sebesar 53%. Laporan dari Tandra pada 2009 dalam Limbong, 2015 juga menambahkan, pada 2050 nanti, di seluruh dunia diperkirakan terdapat 6,3 juta manusia yang mengalami patah tulang panggul setiap tahunnya dan setengahnya terjadi pada masyarakat di negara-negara Asia.

    Di Indonesia sendiri menurut Kementerian Kesehatan, sebanyak 2 dari 5 penduduk memiliki resiko terkena osteoporosis. Walau osteoporosis baru bisa didiagnosa saat sudah lanjut usia, gejalanya dapat mulai terlihat pada usia 30. Terutama jika seseorang memiliki gaya hidup yang tidak sehat sehingga kekuatan tulang dapat berkurang setiap tahunnya.

    Untuk mengurangi resiko osteoporosis, rutin meminum susu sapi adalah cara yang paling sering dilakukan. Karena selama ini susu sapi selalu disebut-sebut sebagai sumber kalsium terbaik. Padahal menurut studi yang dipublikasikan oleh British Medical Journal, konsumsi susu dan produk turunannya yang berlebih justru dapat meningkatkan resiko patah tulang (terutama pada perempuan).

    Sebagai vegan, berita ini tentu melegakan. Apalagi sumber-sumber kalsium terbaik justru terdapat pada makanan-makanan plant based atau berbasis nabati. Kebutuhan kalsium harian pada orang dewasa sebanyak 1000mg. Berikut ini 4 makanan sumber kalsium vegan untuk cegah osteoporosis!

    Brokoli

    Broccoli

    Photo by Castorly Stock from Pexels


    Sayuran kribo berwarna hijau ini merupakan salah satu sayuran yang pantas dijuluki raja nutrisi. Brokoli memiliki kandungan vitamin yang tinggi, serat serta rendah kalori. Namun tidak berhenti sampai di situ saja, brokoli juga mengandung kalsium, lho! 100 gram brokoli mentah, mengandung setidaknya 47 mg kalsium.

    Produk Kacang Kedelai (Tahu dan Tempe)
    Gak bosan kan membaca kata tahu dan tempe? Setiap kali membicarakan makanan plant based yang sehat, tahu dan tempe selalu hadir karena memang kedua produk kacang kedelai ini kaya akan manfaat. Selain sebagai sumber protein nabati terbaik, tahu dan tempe juga menyediakan kalsium untuk tubuh manusia. Setidaknya satu cangkir tahu mengandung 832 mg kalsium dan satu cangkir tempe mengandung 868 mg kalsium.

    Kacang Hijau

    Kacang Hijau

    Photo by Vie Studio from Pexels


    Tahu gak kalau kacang kecil satu ini ternyata sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi sehari-hari karena tinggi kandungan kalsium. Dalam setiap 100 gram
    Kacang hijau, terdapat 223 mg kalsium. Ditambah lagi kandungan proteinnya yang cukup tinggi, yaitu sebesar 22%.

    Kacang Almond
    Kalau kacang yang satu ini bisa dimakan begitu saja tanpa diolah, jadi cocok sekali untuk camilan. Walau dari penampilannya tidak terlalu spesial, secangkir kacang almond/badam mengandung sekitar 246 mg kalsium.

    Ternyata mudah kan untuk mendapatkan makanan sumber kalsium vegan! Kamu tidak membutuhkan susu hewani untuk memenuhi asupan kalsium harian demi mencegah osteoporosis. Di Plantful, kami memastikan agar kamu dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian sebaik mungkin. Yuk cek dulu menu-menu pilihan katering vegan Plantful di sini!

    Sumber thumbnail : www.pusdatin.kemkes.go.id

    PLANTFUL