Blog

Menurunkan Berat Badan dengan Gaya Hidup Vegan

October 2, 2019
Menurunkan Berat Badan dengan Gaya Hidup Vegan image

Jika kamu ingin mengurangi berat badan, kamu harus mempertimbangkan untuk mencoba diet vegan. Vegan tidak makan daging, ikan, telur, atau produk susu. Vegan mengkonsumsi produk-produk nabati seperti buah-buahan dan sayuran segar, kacang-kacangan dan kacang-kacangan, serta susu nabati, produk non dairy lainnya, dan alternatif daging (tahu dan tempe). Meskipun beberapa orang memilih gaya hidup vegan karena masalah etika terhadap hewan, diet itu sendiri dapat memiliki beberapa manfaat kesehatan. Menurut penelitian terbaru, menjadi vegan bahkan dapat membantu Anda menurunkan berat badan secara signifikan.

 

Kenapa diet vegan dapat mengurangi berat badan secara signifikan?

Menjalani diet vegan pasti mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi, produk-produk nabati memiliki serat tinggi yang rendah kalori dan membuat Anda kenyang lebih lama. Makanan seperti sayuran berdaun hijau, biji-bijian utuh, buah-buahan, dan kacang-kacangan bisa sama mengenyangkan namun kalorinya lebih rendah dibandingkan produk-produk hewani seperti telur, keju, susu, dan daging. 

 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of General Internal Medicine, individu yang mengikuti diet vegan selama kurang lebih 18 minggu, dapat menurunkan 4 pound atau setara 1.8 kg daripada mereka yang mengikuti diet yang mengkonsumsi produk hewani. 

Kamu bisa menurunkan berat badan lebih banyak jika kamu memperhatikan kalori masuk dan keluar, dengan tidak mengkonsumsi terlalu banyak gula, garam, dan junk food. Jangan lupa untuk olahraga seminggu 3x.

 

Menjalani diet Vegan membuat tubuh menjadi lemas?

Atlet profesional, Kyrie Irving mengatakan dengan menjadi vegan telah memberinya lebih banyak energi, tetapi apakah itu berlaku untuk semua orang? Jika Kamu mendapatkan cukup kalori dan mengonsumsi jenis karbohidrat yang tepat, tentu saja bisa. Tahukah kamu tubuh kita harus bekerja lebih keras untuk memproses produk hewani dibandingkan dengan produk nabati, seperti sayuran dan kacang-kacangan. Menurut Dr. David Katz, direktur Yale University Prevention Research Center, hal ini tergantung dengan kecepatan metabolisme kita. “Namun rata-rata proses ingestion, digestion, dan egestion memakan waktu 12 jam,”dikutip dari Huffington Post.

Saat limbah makanan telah terbuang dari tubuh, bagian yang berguna sudah dimanfaatkan untuk energi, penghasil panas, atau disimpan sebagai glikogen maupun lemak. Makanan melewati perut dan usus kecil dalam waktu 6-8 jam, lalu masuk ke usus besar untuk dicerna lebih lanjut. Pembuangan limbah makanan yang tidak dicerna melalui usus besar biasanya dimulai setelah melewati 24 jam. Limbah benar-benar terbuang dari tubuh setelah beberapa hari.

 

Darimana Vegan mendapatkan Protein?

Akademi Nutrisi dan Pola Makan meyakini bahwa pola makan vegan sehat dan bermanfaat asalkan diikuti dengan benar, yang berarti pemuatan seluruh biji-bijian dan kacang-kacangan setiap hari untuk protein. Protein untuk Vegan dapat ditemukan dimakanan seperti Tahu, Tempe, Oats, Asparagus, Bayam, Broccoli, Quinoa, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Untuk memulai diet Vegan, kamu bisa memulai dengan langganan PLANTFUL. Kebutuhan nutrisi kamu sudah diperhitungkan dengan ahli gizi kami, berdasarkan pedoman gizi yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penasaran untuk menurunkan berat badan dengan gaya hidup Vegan? Coba pesan PLANTFUL sekarang untuk memulai diet vegan.