Blog

  • Dian Sastro Vegan? Ini 3 Alasan Utama Kamu untuk Menjalani Pola Makan Nabati

    November 12, 2019

    Melalui instastory @therealdisastr,  Aktris Dian Sastrowardoyo melalui Instastorynya juga berencana untuk menjalankan pola makan Vegan bersama suaminya. 

    "Watched this movie on @netflixid last night with my husband.. and now we're thinking of going towards VEGAN LIFESTYLE.." 






    Majalah The Economist menyatakan bahwa tahun 2019 akan menjadi tahun Vegan. Banyak publikasi yang mengatakan bahwa gerakan veganisme akan terus berkembang. Vegan adalah pola makan berbasis nabati yang tidak mengkonsumsi produk-produk nabati seperti daging, telur, susu, keju, mentega, hingga minyak ikan.

    Mengutip dari The Economist, “Selama setengah abad terakhir, veganisme telah menjadi minoritas di dalam minoritas. Pada tahun 2015, 3,4% dari populasi adalah vegetarian dan hanya 0.4% adalah vegan. Tetapi pada tahun 2019 gaya hidup vegan akan menjadi arus utama.”

    Umumnya, terdapat tiga (3) alasan utama seseorang memutuskan untuk menjadi Vegan, yaitu: 1. Kesehatan; 2. Lingkungan; 3. Kesejahteraan Hewan

    Alasan Kesehatan

    Pola makan Vegan diyakini dapat membantu individu untuk menurunkan berat badan. Namun, pola makan vegan ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan untuk tubuh. Tidak hanya menurunkan berat badan, pola makan vegan ini juga diterapkan oleh atlet-atlet untuk meningkatkan stamina mereka.

    Beberapa studi menunjukan bahwa mereka yang menjalani pola makan nabati / vegan, 50-78% memiliki resiko lebih rendah terkena diabetes 2 di masa depan. Pola makan nabati membantu mengurangi kadar gula darah, membantu memperbaiki beberapa kerusakan yang disebabkan oleh asupan gula tinggi. Tubuh menjadi sensitif terhadap insulin, yang berarti mereka tidak memerlukan bantuan untuk meproduksi glukosa.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa sepertiga kanker dipengaruhi oleh gaya hidup dan aspek yang dikendalikan dari kita. Kita dapat meminimalkan resiko kanker dengan mengubah gaya hidup. Pola makan nabati dapat menjadi salah gaya hidup yang dipercayai dapat menguraki resiko kanker. Mengkonsumsi banyak buah dan sayuran setiap hari memiliki peluang 15% untuk mengurangi resiko kematian akibat kanker. Sayur, biji-bijian, buah, kacang-kacangan memiliki nutrisi yang dapat melindungi sel. Mengkonsumsi daging atau lemak jenuh membuat tubuh lebih sulit menyerap nutrisi yang tepat.

    Tidak hanya itu saja, pola makan nabati dapat menurunkan resiko akibat penyakit jantung  darah tinggi, dan kolesterol dibandingkan dengan mereka yang sering mengkonsumsi daging.

    Alasan Lingkungan

    Bagi aktivis lingkungan yang memutuskan untuk menjalani gaya hidup Vegan, mereka percaya salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca adalah sector peternakan. Berdasarkan jurnal berjudul, Beef Consumption Reduction and Climate Change Mitigation[1], yang ditulis Elham Darbandi dan Sayed Saghaian dari University of Kentucky, Amerika Serikat, menyebutkan sector peternakan menyumbang sekitar 22% dari total emisi global, dimana jumlah ini lebih besar daripada sektor transportasi.

    Faktor yang mempengaruhi meningkatnya gas rumah kaca disebabkan gas metana yang dikeluarkan oleh sapi tetapi juga kategori hewan ruminansia (ternak berkaki empat seperti kambing dan domba) berupa kotoran hewan, sendawa, dan kentut. Gas metana ini menyumbang 16 persen dari total efek pemanasan global.

    Alasan Kesejahteraan Hewan

    Menjadi vegan adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk membantu mengakhir kekejaman terhadap hewan. Setiap tahun hewan dikembangbiakan dan dibunuh untuk makan. Setiap tahun permintaan daging sapid an daging ayam terus meningkat. Pada 2014 misalnya, populasi sapi dan kerbau tercatat berjumlah 14,61 juta ekor. Jumlah tersebut terus bertambah dengan pertumbuhan rata-rata 4% setiap tahunnya. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS), total populasi sapi potong, sapi perah, dan kerbau di Indonesia pada 2019 mencapai 18,12 juta ekor. 

    Diatas adalah tiga alasan utama untuk memulai pola makan vegan. Bagaimana dengan kamu? Alasan apa yang membuat kamu tertarik menjalankan Pola makan vegan? Jika kamu sibuk dan tidak sempat memasak makanan Vegan kamu bisa mencoba katering vegan di Plantful! Setiap harinya menunya akan berbeda dan membuat kamu tidak bosan.