Blog

3 Manfaat Roti Sourdough

February 19, 2020
/
Food , Veganism
3 Manfaat Roti Sourdough image

Menelusuri sejarah roti sourdough akan membawa kita kembali ke ribuan tahun lalu, tepatnya pada 1500SM di Mesir. Resep roti yang kepopulerannya melonjak pada beberapa waktu terakhir ini diyakini dibuat atas ketidak-sengajaan karena minimnya catatan awal mula. Walau tidak diketahui pasti originalitasnya, roti sourdough tak kehilangan eksistensinya, bahkan tetap dipuja hingga sekarang.

Sourdough adalah campuran tepung dan air yang didiamkan untuk berfermentasi. Proses fermentasi ini lalu mengaktifkan ragi alami (wild yeast) dan bakteri asam laktat yang dapat membuat adonan roti mengembang alami.

Sourdough bread

Sumber : www.acouplecooks.com

Resep roti sourdough merupakan awal mula terciptanya roti. Ribuan tahun setelah ditemukan, manusia dari berbagai kontinen menggunakan resep sourdough sebagai starter dalam pembuatan roti. Baru lah di era modern, resep roti ‘komersial’ dari ragi instan tercipta guna memenuhi kebutuhan pangan.

Sourdough's starter

Sumber : www.pumpkinandpeanutbutter.com

Roti sourdough dengan resep tradisional (mengandung empat bahan yaitu tepung, air, starter dan garam) sangat aman bagi vegan. Memang saat ini ada banyak roti sourdough yang ternyata mengandung mentega, susu, telur, namun jika kamu memastikan tak ada ekstrak bahan hewani dalam roti sourdough yang kamu konsumsi, you’re good to go.

Selain karena rasanya yang lezat, roti sourdough memiliki aneka manfaat yang sangat baik untuk tubuh, lho. Kandungan acetic acid dalam sourdough juga membuat roti ini lebih tahan lama dibandingkan roti komersil pada umumnya. Karena acetic acid dapat mencegah pertumbuhan jamur. Win-win solution banget kan mengonsumsi roti sourdough?

Setelah sedikit perkenalan di atas, kali ini Plantful akan membahas 3 manfaat roti sourdough agar kamu semakin kepengin untuk mencobanya. Hmm, apa saja sih manfaatnya?

Aman untuk gula darah
Mengonsumsi roti biasa memang perlu diperhatikan dengan cermat karena kandungan karbohidrat dan indek glikemiksnya yang tinggi. Sekali makan saja, roti dapat dengan cepat merubah tingkatan gula darah serta insulin. Tapi tidak dengan roti sourdough.

Sourdough Bread

Sumber : www.abeautifulplate.com

Roti sourdough mengandung karbohidrat yang sangat rendah karena proses fermentasinya telah menghilangkan kandungan pati sehingga menjadikannya rendah indeks glikemik dibandingkan roti lainnya. Para peneliti menyarankan untuk menambahkan roti sourdough pada setiap diet guna menormalkan gula darah bagi mereka yang mengalami gangguan glukosa pada tubuh.

Mudah dicerna
Roti sourdough sangat baik untuk pencernaan karena ragi alami serta bakteri baik yang terkandung di dalamnya telah menghilangkan pati sehingga saluran pencernaan tak lagi perlu bekerja lebih setelah kita mengonsumsi sourdough. Baru-baru ini penelitian dari University of Eastern Finland menemukan bahwa tepung rye (gandum hitam) yang biasa digunakan dalam resep sourdough mengandung antioksidan dan dapat meningkatkan bakteri baik dalam usus. Dalam selembar roti saja, kamu bisa memperoleh aneka manfaat dari whole grain untuk ususmu.

Membantu dalam penyerapan nutrisi
Mengonsumsi roti sourdough dapan meningkatkan asupan vitamin harian dalam tubuh. Seluruh proses yang dilalui dalam pembuatan roti sourdough akan menghasilkan aneka kandungan vitamin pada hasil akhir yang dapat membantu tubuh lebih baik dalam menyerap nutrisi. Dibandingkan dengan roti biasa, mengonsumsi roti sourdough terbukti dapat membantu tubuhmu menyerap magnesium, zinc dan iron lebih baik lagi.

Wah gak sangka, kan kalau roti sourdough memiliki manfaat yang begitu besar serta helpful untuk tubuh kita. Kalau dulu ikut-ikutan aja makan roti sourdough karena sedang populer, sekarang jadi ingin konsumsi secara reguler nih demi kesehatan pencernaan!

PLANTFUL

Sumber thumbnail : www.theperfectloaf.com