Blog

5 Masakan Khas Indonesia yang 100% Vegan

April 8, 2020
/
Food , Veganism
5 Masakan Khas Indonesia yang 100% Vegan image

Masakan Indonesia selalu identik dengan rendang daging karena hidangan asal Minang ini memang masuk ke dalam jajaran hidangan terlezat di dunia. Tapi tahukah kamu kalau masakan Indonesia itu banyak banget yang gak mengandung produk hewani sama sekali. Kita mulai dari raja protein alias tempe. Penganan berbahan dasar kacang kedelai satu ini jadi favorit hampir semua vegan di dunia karena rasanya yang kaya dan kandungan protein di dalamnya. Tentu sebagai orang Indonesia kita tahu kalau tempe sering kita temui dalam aneka masakan Indonesia.

Santan atau coconut milk juga merupakan salah satu bahan masakan yang sering kita temui dalam hidangan lokal. Santan menawarkan rasa gurih untuk suatu hidangan yang tak bisa didapatkan ketika menggunakan krim dari susu sapi.

Bahan masakan yang berbasis tumbuh-tumbuhan dan budaya tradisional yang begitu akrab dengan alam lantas menciptakan hidangan lokal yang ramah vegan. Berikut ini daftar 5 masakan khas Indonesia yang 100% vegan.

Sayur Lodeh

Sayur Lodeh

Sumber : www.instagram.com/@Yoear


Ada banyak varian sayur berkuah di Indonesia tetapi sayur lodeh salah satu yang memiliki kompleksitas rasa. Kuahnya terbuat dari campuran bumbu dan santan dengan isian berupa terong, jagung manis, labu siam, kacang panjang, daun melinjo dan cabai. Nutrisi lengkap didapat hanya dari semangkuk sayur lodeh.


Kupat Tahu Magelang
Bagi yang sudah pernah mencoba hidangan khas Magelang satu ini, pasti tahu dong kalau kupat tahu tidak mengandung produk hewani sama sekali.

Kupat Tahu

Sumber : www.instagram.com/@Yoear

Hidangan ini hanya terdiri dari sayuran seperti kol dan tauge, lalu ketupat yang terbuat dari beras, kuah berbumbu dan tahu goreng. Tampilannya yang sederhana ternyata menyembunyikan aneka rasa yang dapat memanjakan lidah para vegan. Hmm, jadi ngiler, nih!


Terong Balado
Non vegan makan daging balado? Kalau vegan sih cukup terong balado aja! Kenikmatan terong berbalut cabai ulek ini terletak pada rasanya yang gurih dan kemudahan untuk dikunyah. Daging balado butuh waktu untuk mengunyah dagingnya, tak jarang juga teksturnya keras. Sementara itu, mengunyah terong tentunya jauh lebih mudah karena kelembutan teksturnya. Makan terong balado dengan sayur tumis lain dan sepiring nasi hangat, nikmatnya tiada tara!


Bubur Kacang Ijo

Bubur Kacang Hijau

Sumber : www.instagram.com/@fridajoincoffee


Makanan yang biasa kita temui di warung Tegal atau warteg ini harganya murah dan tentunya 100% vegan! Hidangan ini hanya terdiri dari kacang ijo dan ketan merah yang direbus, gula, santan, daun pandan. Kadang juga ditambahkan rempah-rempah seperti jahe atau biji pala. Bubur kacang ijo sangat nikmat dimakan saat udara dingin atau kalau kamu sedang sakit flu.


Urap
Urap sebetulnya hampir mirip dengan gado-gado, tetapi alih-alih disiram dengan saus kacang, urap menggunakan parutan kasar kelapa yang telah dibumbui dan dikukus.

Urap

Sumber : www.instagram.com/@fen.z

Urap seringkali jadi hidangan pendamping karena porsi sajinya yang gak terlalu banyak. Dibandingkan gado-gado, urap lebih segar dan ringan karena parutan kelapanya. Jadi rasa sayuran yang diblansir tidak tertutupi.

Itu dia 5 masakan khas Indonesia yang 100% vegan. Kamu sudah coba semuanya belum? Kalau belum, yuk pesan dulu katering vegan-mu di Plantful dan cobain menu masakan Indonesia vegan sekarang juga!

PLANTFUL