Blog

  • Tokoh Vegan Bulan Juni : Natalie Portman

    June 30, 2020
    /
    Entertainment , Veganism
    Tokoh Vegan Bulan Juni : Natalie Portman image

    Kita mengenalnya sebagai Padme Amidala dari trilogi prekuel Star Wars. Namun aktris yang telah memenangkan dua academy awards ini juga dikenal dalam aktivismenya di bidang kesetaraan gender. Sedari kecil Ia sudah menerapkan pola hidup vegetarian hingga akhirnya pada taun 2009, Natalie Portman memutuskan untuk menjadi vegan penuh waktu.

    Kala itu Natalie sedang mengandung anak pertamanya dan berpikir bahwa mengonsumsi telur dan produk susu sapi saja tak akan melukai hewan karena proses produksinya alamiah. Ia kemudian menemukan fakta bahwa konsumsi produk hewani tak hanya mengeksploitasi hewan (terutama peternakan) tetapi juga berpotensi merusak lingkungan jangka panjang.

    Tokoh Vegan Bulan Juni : Natalie Portman

    Sumber : www.instagram.com/NataliePortman

    Setelahnya, Natalie menggunakan pengaruhnya sebagai seorang aktris Hollywood papan atas untuk dengan menggencarkan promosi pola hidup veganisme yang bersinggungan dengan isu feminisme.

    Baca juga : 2 Bintang Star Wars Ini Tak Lagi Konsumsi Daging

    “Only after I became active in women’s issues did I realize that my veganism was related to those very issues,” she told the crowd. “Dairy and eggs don’t just come from cows and chickens, they come from female cows and female chickens. We’re exploiting female bodies and abusing the magic of female animals to create eggs and milk.”

    Jelasnya dalam WE day California di forum Los Angeles.

    View this post on Instagram

    If you’re in need of a recipe, try making this beet and potato salad. It’s one of the easier recipes and if you save the beet cooking liquid, you can use it as natural kid makeup afterwards. Fun fact: On my first movie, Léon, the makeup artist didn’t want to use real makeup on me since I was only 11... so she used beet juice as lipstick and blush! Recipe: 1. Boil 1 cup beets, 1 cup russet potatoes in two separate pans; remove when tender (usually after ~20 minutes). 2. Slice boiled potatoes and beets into cubes and then mix together in a bowl. 3. For dressing, mix together 1 tbsp of whole-grain mustard, 1-3 tbsps of sliced cornichons (gherkin pickles), finely chopped shallots, and a splash of red wine vinegar and olive oil. Mix into a jar and add to beet and potato salad bowl.

    A post shared by Natalie Portman (@natalieportman) on

    Dalam akun Instagramnya, Natalie juga kerap kali membagikan resep vegan mudah baik untuk konsumsi harian maupun untuk bekal sekolah anak-anak.

    Tokoh Vegan Bulan Juni : Natalie Portman

    Sumber : www.instagram.com/natalieportman

    Walau sudah dikenal sebagai seorang vegan garis keras bersama selebriti Hollywood lainnya, Natalie tidak mengeksklusifkan dirinya dari mereka yang bukan vegan. Ia menyatakan bahwa menjadi vegan atau tidak itu adalah keputusan dan hak individu.

    Sumber thumbnail : www.peta.org

    PLANTFUL


  • Efektif Turunkan Berat Badan dengan 6 Menu Plant Based Ini!

    June 29, 2020
    /
    Diet , Health , Life Style
    Efektif Turunkan Berat Badan dengan 6 Menu Plant Based Ini! image

    Menurunkan berat badan tak harus berlebihan apalagi menyiksa diri agar dapat turun dengan sangat drastis. Proses adalah kunci dalam menurunkan berat badan. Berat badan yang sangat berlebih tanpa mengatur konsumsi harian dengan makanan yang baik dan olahraga tentu saja dapat menyebabkan aneka penyakit komplikasi. Resiko diabetes, penyakit jantung dan stroke lebih tinggi pada penderita obesitas.

    Harvard Healthy Food Plate

    Sumber : www.health.harvard.edu

    Dari berbagai diet turun berat badan yang beragam, diet vegan / plant based masih menjadi pilihan terbaik. Dengan ragam bahan makanan kaya serat, protein dan karbohidrat, diet plant based dipastikan sangat bermanfaat untuk tubuh. Apalagi diet plant based yang sehat biasanya sangat rendah lemak saturasi. Nah, berikut ini 6 menu plant based yang efektif turunkan berat badan. Variannya gak membosankan, lho!

    Sayuran Berdaun Gelap

    Kenapa harus sayuran berdaun gelap? Mengonsumsi sayuran lain tentu saja tidak mengapa, namun sayuran dengan warna daun yang gelap mengandung lebih banyak vitamin, mineral dan rendah kalori. Bahkan ada beberapa sayuran berdaun gelap yang juga mengandung protein hingga sangat baik untuk tambahan asupan tubuh. Kamu juga akan merasa kenyang lebih lama, lho!

    leafy greens

    Sumber : www.unlockfood.ca

    Sayuran berdaun gelap antara lain adalah : Brokoli, lobak merah, kale, baby spinach, bit, microgreens, romaine lettuce, arugula, bok choy, sawi.

    Minyak Sehat Rendah Lemak

    Sebisa mungkin penggunaan minyak dalam masakan memang dikurangi, namun jika masih belum bisa melakukannya, gantilah minyak masakmu dengan minyak sehat rendah lemak.

    Pohon Zaitun

    Sumber : www.instagram.com/maedaya.olive

    Minyak zaitun dan canola adalah salah satu minyak rendah lemak yang terjangkau dan mudah ditemukan.

    Air mineral, teh dan kopi

    Meminum air mineral sangat penting tak hanya dalam diet plant based tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari. Untuk teh dan kopi, jangan menggunakan pemanis berlebih dan hindari juga mengonsumsi dairy products seperti susu, yogurt, keju dan mentega. Ganti dengan susu berbahan dasar tumbuhan.

    Gandum Utuh

    Wheat

    Sumber : www.instagram.com/scorpionmind

    Makanan yang mengandung gandum utuh juga jadi kunci dalam keberhasilan diet plant based. Gandum utuh dalam oatmeal, roti, pasta dan beras cokelat sangat disarankan untuk ditambah dalam menu sehari-hari. Selain sebagai sumber serat, gandum utuh juga merupakan sumber karbohidrat terbaik. Yang penting hindari olahan gandum ya, hanya konsumsi gandum utuh!

    Protein Sehat

    Kacang-kacangan

    Sumber : www.instagram.com/vegainsfood

    Jika kamu belum bisa menjalani diet vegan penuh waktu, maka sumber proteinmu bisa didapatkan dari ikan, poultry juga kacang-kacangan dan polong. Kurangi konsumsi daging merah juga daging proses, bahkan jika memungkinkan, hindari sama sekali daging merah.

    Aneka Buah Musiman

    Buah juga penting! Manis dalam buah memang terkesan meragukan mengingat gula adalah salah satu bahan yang sebaiknya diminimalisir, namun buah mengandung gula alami yang jauh lebih baik untuk tubuh dari pada pemanis buatan. Kamu tidak perlu membeli buah-buah import untuk mendapatkan nutrisi tambahan. Beli saja buah musiman yang tersedia di daerahmu! Selain dapat membantu petani lokal, buah musiman harganya jauh lebih murah, jadi bisa irit.

    Selain mengonsumsi 6 menu plant based di atas dalam misi menurunkan berat badan, jangan lupa untuk berolahraga, ya! Olahraga tidak perlu mahal-mahal ke tempat gym, ada banyak pilihan olahraga murah yang bisa kamu lakukan di rumah selama pandemi covid-19. Stay safe teman-teman!

    PLANTFUL


  • Sulitkah Menjadi Vegan di Indonesia?

    June 12, 2020
    /
    Health , Life Style , Veganism
    Sulitkah Menjadi Vegan di Indonesia? image

    Hidangan Indonesia memang lebih banyak yang mengandung sayur mayur serta kacang-kacangan, namun masih banyak juga masyarakat kita yang menolak veganisme walau sudah ada modalnya. Tempe, tahu, umbi, aneka ragam kacang, beras, gandum, dengan mudah bisa kita dapatkan di Indonesia, bahkan harganya jauh lebih murah dibandingkan daging hewani, terutama sapi. Hidangan yang menggunakan ekstrak hewani pun kini bisa mudah disubstitusikan dengan produk nabati.


    Menjadi vegan di Indonesia sepuluh tahun yang lalu jauh lebih sulit. Walau aneka sayur tersedia di berbagai restoran, tapi masih sangat sulit untuk menemukan tempat makan yang benar-benar menjual menu vegan only. Mungkin di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Denpasar, masih lebih mudah, namun tidak bagi para vegan yang tinggal di kota lain di berbagai pelosok daerah, memasak sendiri adalah satu-satunya pilihan. Kala itu pengetahuan mengenai veganisme memang sangat minim, tak hanya di Indonesia saja tentunya tetapi juga di seluruh dunia.


    Kini dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, pilihan menu dan bahan-bahan berbasis vegan baik di tempat makan maupun di supermarket semakin banyak dipasarkan. Jika sebelumnya kita hanya mengenal selai kacang tanah, kini kita bisa menemukan selai kacang badam (almond) di manapun bahkan di aplikasi belanja daring.


    Tantangan untuk menjadi vegan di Indonesia tak lagi sebegitu menegangkannya. Media sosial juga berperan penting dalam menyebarkan veganisme di Indonesia. Memang untuk saat ini masih belum begitu merata, hingga mengakibatkan beberapa bahan pengganti berbasis nabati harganya selangit. Tetapi Plantful optimis kalau pada waktu mendatang, semua orang dari berbagai kalangan dan daerah di Indonesia akan mengenal dan berikrar dalam veganisme. Baik demi menjaga lingkungan maupun demi kesehatan pribadi.

    PLANTFUL


  • Harry Styles tak Makan Daging Demi Siapa?

    June 12, 2020
    /
    Diet , Health , Veganism
    Harry Styles tak Makan Daging Demi Siapa? image

    Kabar menggembirakan datang dari Harry Styles, penyanyi asal Inggris yang pernah tergabung dalam boyband One Direction. Dalam bincang-bincangnya bersama Stephen Thompson, Harry dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tak lagi mengonsumsi daging hewani. Walau tak menyatakan diri sebagai seorang vegan penuh waktu karena Ia masih menikmati keju, langkah kecil Harry ini patut diacungi jempol.

    Harry Styles memang sejak lama menggunakan setiap kesempatan miliknya untuk menyuarakan hak asasi hewan. Pada 2015 lalu saat sedang menjalankan konser tunggal di San Diego, Harry menyerukan kepada para penggemarnya untuk tak lagi datang ke SeaWorld terutama bagi mereka yang menyukai dolphin.

    Harry Styles bukan satu-satunya selebriti yang tak lagi mengonsumsi daging hewani walau belum betul-betul menjadi vegan. Penyanyi rap, Drake dan aktor kawakan Jack Black juga baru-baru ini menyatakan bahwa mereka tak lagi memasukkan daging merah dalam menu dietnya. Menurut Jack Black, konsumsi daging hewani baik yang sedikit tetap dapat berakibat pada kerusakan lingkungan jangka panjang.

    Dalam video pendek yang Ia bagikan di Twitter, Jack Black berkata :
    "Hey what's up? It's me, Jack Black. My eco resolution is to stop eating red meat. I'm still eat a cheeseburger, but it’s going to be one of those new scientifically delicious veggie burgers. You know, the Impossible, the Beyond, etc. I'm doing this to help limit catastrophic climate change and to support my mental health, and I think you should too. Much love, JB, over and out."


    Semakin banyak orang yang telah berikrar untuk menjadi vegan. Harapan untuk lingkungan yang lebih baik tentunya semakin terasa nyata. Jadi, tunggu apalagi?


    PLANTFUL