Blog

Bantu Bumi dengan 3 Langkah Pemanfaatan Sampah Ini!

August 19, 2020
/
Life Style , sustainable
Bantu Bumi dengan 3 Langkah Pemanfaatan Sampah Ini! image

Krisis iklim menjadi masalah kita bersama. Suhu bumi yang kian hari kian naik dibarengi dengan minimnya aksi nyata dari setiap pihak untuk menyelesaikan masalah krisis iklim tentu saja memperparah keadaan. Bisakah kita sebagai individu tanpa kekuasaan melakukan langkah kecil untuk membantu selamatkan bumi? Apa saja yang dapat kita lakukan?

Merubah gaya hidup ramah lingkungan adalah salah satunya. Kamu bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan berbasis nabati (plant based) yang sumber bahan-bahannya lokal. Mulai menggunakan sabun all in one alami untuk kegiatan bebersih sehari-hari. Atau bisa memulainya dengan memilah sampah organik dan anorganik. Langkah ini memang kecil namun dampaknya besar karena sampah rumah tangga (sisa sayuran dan buah, misalnya) yang menggunung di TPS selama ini telah menghasilkan sejumlah besar gas metana. Gas metana dapat memberi efek besar terhadap efek rumah kaca karena kekuatannya dalam memanaskan suhu bumi 28 kali lebih besar dari karbondioksida.

Dengan memisahkan sampah organik dan anorganik yang masih bisa digunakan kembali, dampak yang kita berikan bisa membuat perubahan berarti. Berikut 3 langkah yang bisa kamu lakukan untuk memanfaatkan sampah rumah tangga!

Mengompos Sisa Sampah
Kompos organik merupakan emas bagi kamu yang gemar berkebun. Kompos organik sangat kaya akan nutrisi sehingga baik untuk tanaman. Membuat kompos organik tidaklah sulit karena bahan-bahannya sudah tersedia di rumah. Ada greens dan browns sebagai bahan dasar. Greens terdiri dari sisa sayuran/buah, rumput yang dicabuti, cangkang telur, ampas teh dan kopi. Sementara browns terdiri dari koran, tisu (yang tidak mengandung bahan kimiawi seperti tisu basah), potongan kardus, daun-daun kering. Pertama cuci bersih dan potong kecil-kecil greens-mu agar proses dekomposisi bisa lebih cepat. Taruh tumpukan browns dan sedikit tanah (lebih baik tanah yang ada cacingnya) pada dasar ember, lalu tumpuk dengan greens dan tumpuk lagi dengan browns. Kamu bisa mengulang proses sampai ember kompos penuh, tapi ingat untuk selalu menaruh browns di posisi teratas, ya. Jadi kompos tidak mengeluarkan bau. Tutup rapat ember, aduk kompos beberapa hari sekali agar bisa bernapas.

View this post on Instagram

A post shared by Sustaination (@sustaination) on

Kompos biasanya memerlukan waktu kurang lebih dua bulan sampai panen. Setelah jadi, ayak kompos dan masukkan sisa bahan yang belum terurai kembali ke ember. Kompos organik sudah bisa kamu gunakan sebagai campuran media tanam penuh nutrisi.

Membuat Eco-Enzyme

View this post on Instagram

A post shared by Sustainable Indonesia (@sustainableindonesia) on


Masih punya sisa kulit buah? Yuk bikin eco enzyme! Eco enzyme memiliki aneka fungsi dalam kegiatan sehari-hari lho. Kamu bisa membuat sabun serba guna untuk cuci baju, mengepel, cuci piring dan pupuk tambahan untuk tanaman! Cukup potong-potong kulit buah, masukkan ke dalam botol bekas (lebih baik botol besar seperti botol bekas soda), masukkan potongan gula merah dan isi dengan air. Buka botol setiap hari untuk mengeluarkan gas. Kamu bisa memanen eco enzyme dalam tiga bulan setelah pembuatan.

Sisa sayuran bisa jadi kaldu sayur
Jangan buang sisa sayuranmu! Kamu bisa membuat kaldu dari kulit dan batang sayur, lho. Surga banget kan untuk para vegan?

View this post on Instagram

A post shared by simple(ish) living (@simpleishliving) on

Pilah batang sayur yang tidak busuk dan pisahkan akar jika ada. Masukkan ke dalam panci berisi air dan rebus selama dua jam. Kamu juga bisa memasukkan kulit bawang-bawangan sebagai penambah rasa. Saring sayuran dan tadaaaa, kaldu sayur sudah dapat digunakan! Sisa sayurnya dikemanain? Masukkan kompos, dong!

3 langkah pemanfaatan sampah ternyata mudah banget, kan? Ayo kita kawal pemerintah untuk mengeluarkan peraturan yang berhak pada alam dan lakukan aksi nyata dari langkah terkecil untuk menyelamatkan bumi! Jangan lupa untuk menandatangani petisi "Kembalikan Langit Biru Jakarta" yang diprakarsai oleh Plantful. Suaramu berarti!

PLANTFUL