Blog

Bagaimana Diet Plant Based Mengobati PCOS Pada Perempuan

November 24, 2020
/
Health , Life Style , Veganism
Bagaimana Diet Plant Based Mengobati PCOS Pada Perempuan image

Masalah kesehatan reproduksi bukanlah hal baru yang hangat diperbincangkan. Infertilitas adalah salah satu masalahnya yang dapat terjadi pada perempuan dan laki-laki, serta mempengaruhi satu dari enam pasangan. Ilmuwan pun terus menggali penyebab serta cara menyembuhkannya. Pada perempuan, penyebab infertilitas paling umum adalah PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome.

PCOS merupakan gangguan produksi hormonal yang berlebih oleh ovarium dan kelenjar adrenal. Gejala PCOS paling umum adalah terganggunya siklus menstruasi (lebih dari 40 hari) sehingga anovulasi atau tidak terjadinya ovulasi setelah masa menstruasi. Ini disebabkan oleh ovarium yang memproduksi androgens (hormon pria) di atas normal namun rendahnya hormon esterogen.

Perempuan dengan PCOS berisiko tinggi terkena obesitas, pertumbuhan bulu/rambut yang tak berlebihan (hirsutisme), kanker endometrium, dan diabetes tipe 2. Banyak perempuan yang telah didiagnosa PCOS memiliki berat badan berlebih bahkan hingga 80% terdampak obesitas dan mengalami kebuncitan/lemak berlebih pada bagian perut.

Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa sensitivitas insulin yang dipengaruhi oleh pola makan, adalah penentu utama dari proses dan fungsi ovulasi serta kesuburan. Sumber dan jumlah protein dalam pola makan lah mempengaruhi sensitivitas insulin.

Terlalu sering mengonsumsi protein hewani dalam diet terbukti meningkatkan resiko infertilitas. Konsumsi makanan berbasis hewani membuat kadar estrogen dan progesteron pada tubuh tidak seimbang. Mengonsumsi makanan berbasis nabati sebaliknya dapat menurunkan resiko infertilitas bahkan penyakit-penyakit lainnya.

Pengobatan dengan dokter memang diperlukan. Meminum obat/menjalani terapi sebagai bagian dari kesembuhan. Namun mengubah gaya hidup saat mengidap PCOS jauh lebih penting sebagai langkah awal. Makan makanan berbasis nabati yang tinggi akan serat sangat diperlukan oleh perempuan pengidap PCOS. Karena makanan berserat seperti kacang-kacangan memili level insulin yang rendah hingga baik untuk kesehatan usus. Dari sini akan sangat mudah untuk menjaga berat badan.

Baca Juga : 3 Mitos Vegan Ini Terpatahkan Oleh Fakta

Protein nabati seperti pada tempe, tahu, kacang, polong, dan sayuran berwarna gelap juga disarankan. Makanan-makanan ini akan menjaga perut kenyang lebih lama serta kaya akan antioksidan yang dapat memerangi inflamasi.

pcos

Baca Juga : Sumber Protein Vegan

Salah satu pelanggan kami, Tiara berbagi kisahnya melawan PCOS dengan rutin menjalani diet plant based. Tiara dan suaminya sudah lama berkeinginan untuk memiliki anak, namun Tiara dinyatakan mengidap PCOS. Kala itu dokter kandungannya (OBGYN), dr. Andon Hestiantoro, SpOG, memintanya untuk menjalani diet berbasis nabati dan berolahraga secara teratur sebagai salah satu terapi.

Tiara pun memilih Plantful sebagai katering hariannya sejak Agustus lalu. Menu-menu Plantful yang variatif, tidak membosankan, dan sehat membuat Tiara terus melanjutkan program hamilnya dengan diet plant based. Kabar gembira pun datang, saat artikel ini ditulis, Tiara berhasil hamil dan kandungannya kini berusia 4 minggu.

Tidak ada keraguan bahwa diet plant based memang menyehatkan jiwa dan raga. Dengan perencanaan menu yang tepat serta proses memasak yang baik, Plantful akan membantu Anda menjaga kesehatan.

Pesan katering pertamamu di sini!

Sumber : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3066040/

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4591526/

https://bcmj.org/articles/polycystic-ovary-syndrome

https://www.peacefuldumpling.com/pcos-vegan-diet-fertility

PLANTFUL