Blog

Lupakan Daging Hewani, Penjualan Daging Vegan Naik Tajam Selama 2020

December 23, 2020
/
Food , News , Veganism
Lupakan Daging Hewani, Penjualan Daging Vegan Naik Tajam Selama 2020 image

2020 menjadi saksi meningkatnya permintaan terhadap vegan meat atau daging vegan. Kemudahan untuk mendapat informasi seputar bahaya mengonsumsi daging hewani berlebih ternyata berujung pada perubahan pola hidup menuju vegan yang signifikan. Jika dulu menjadi vegan hanya dikenal dengan mengonsumsi menu-menu membosankan yang hanya terdiri dari sayuran dalam salad dan buah-buahan, kini menu vegan dapat diolah menjadi lebih menarik dengan daging vegan.

Plant Based Food Association (PBFA) telah memaparkan data bahwa pada tahun 2020 di awal Maret, penjualan daging vegan meningkat tajam hingga 148% dari tahun sebelumnya di Amerika. Laju penjualannya lebih cepat 1,8x dari pada penjualan daging hewani yang hanya bertahan di angka 34%.

Marketsandmarkets sebelumnya juga telah mengestimasi pasar daging vegan akan meningkat hingga senilai 4,3 milyar USD pada 2020 dan dapat sampai ke angka 8.3 milyar USD pada 2025 seiring meningkatnya peralihan ke veganisme di seluruh dunia.

Walau angka penjualan terus meningkat, daging vegan masih belum dikenal luas apalagi dikonsumsi secara rutin oleh masyarakat di beberapa negara. Ini disebabkan oleh harga jual yang masih terlalu tinggi dari pada daging hewani di negara-negara seperti India, Indonesia, Afrika Selatan, dan China.

Variasi daging vegan tak hanya berhenti di tiruan daging sapi dan ayam saja. Daging vegan juga meliputi boga bahari, daging giling, daging kambing, dan daging turki yang populer saat hari raya Thanksgiving.

Plantful menjadi salah satu katering vegan di Jakarta yang menggunakan daging vegan dalam berbagai menu, lho! Plantful berharap penjualan daging vegan di Indonesia akan semakin meningkat dan semua orang dapat beralih ke veganisme dengan mudah. Yuk pesan katering vegan pertamamu bersama Plantful di sini!

Sumber thumbnail : Grooveland Designs from Pexels

PLANTFUL