Blog

3 Suplemen yang Sangat Dibutuhkan Vegan

February 22, 2021
/
Health , Life Style , Veganism
3 Suplemen yang Sangat Dibutuhkan Vegan image

Menjalani pola makan berbasis nabati seperti vegan tentu saja menyehatkan badan jika dilakukan dengan benar dan sesuai kebutuhan tubuh. Aneka sumber vitamin untuk manusia yang biasanya didapat dari mengonsumsi produk hewani dapat digantikan oleh bahan-bahan makanan berbasis nabati. Seperti protein, zat besi, kalsium, yang ternyata sudah lengkap dalam kacang-kacangan dan sayuran.

Baca juga : Sumber Omega-3 Vegan

Namun jika kamu menjalani pola makan vegan secara penuh, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti apa saja vitamin yang sangat diperlukan tubuh namun tidak mudah ditemukan dalam bahan pangan vegan? Hal ini guna menghindari defisiensi yang dapat berakibat pada ketidakseimbangan hormon, penyakit jangka panjang, bahkan hingga kerusakan pada sel-sel otak. Untuk itulah vegan sangat disarankan agar dapat menambahkan suplemen ekstra sehari-hari. Ada 3 suplemen yang sangat dibutuhkan vegan dan tidak dapat ditawar. Suplemen-suplemen ini harus dikonsumsi setiap hari selama kamu menjadi vegan.

B12
Adalah vitamin paling penting yang sangat dibutuhkan manusia terutama bagi para vegan. Vitamin B12 biasanya didapatkan dari konsumsi telur, keju, ikan, dan aneka makanan berbasis hewani lainnya. Vegan akan kesulitan mendapat sumber vitamin B12 karena tak mengonsumsi makanan-makanan di atas. Padahal, vitamin B12 pada tubuh berfungsi untuk membentuk sel darah merah, membantu fungsi neurologis, dan memelihara sistem kekebalan tubuh.

B12

Sumber : www.instagram.com/satisforest

Vitamin B12 bisa didapatkan dari nutritional yeast, jamur shiitake, dan sereal yang telah ditambahkan vitamin B12. Namun jika memungkinkan, sebaiknya konsumsi suplemen yang sudah disesuaikan jumlah kandungan vitaminnya dengan kebutuhan harian tubuh. Selain lebih cepat terserap, ni juga dapat menghindari dari defisiensi yang tidak terduga.

Baca juga : Sumber Zat Besi Vegan

Vitamin D
Mudah sebetulnya untuk mendapat asupan vitamin D harian. Kamu hanya perlu berjemur setiap pagi, membiarkan sinar matahari terserap oleh tubuh. Sayangnya dengan pekerjaan dan kegiatan lainnya, berjemur setiap hari tampaknya tak selalu bisa dilakukan. Bagi non vegan, mengonsumsi daging ikan dan telur adalah salah satu cara untuk mendapatkan asupan vitamin D. Meminum susu sapi yang telah ditambahkan suplemen vitamin D juga merupakan cara lain.

Vitamin D

Sumber : www.instagram.com/mrm_nutrition

Jika tidak memungkinkan untuk mendapat vitamin D dari berjemur, vegan harus mengonsumsi suplemen khusus vitamin D terutama dengan kandungan D3 (kolekalsiferol) yang tinggi.

Iodine/Yodium
Yodium berfungsi untuk membuat hormon tiroid yang mengatur metabolisme tubuh, dan fungsi organ vital lainnya. Yodium sangat penting untuk diserap secara teratur oleh tubuh terutama bagi ibu hamil. Karena hormon tiroid diperlukan untuk pembentukan tengkorak serta otak bayi dalam kandungan.

Garam beryodium adalah sumber iodium yang paling mudah didapatkan. Hanya saja kini para vegan lebih senang beralih ke produk ‘asin’ lain seperti garam merah jambu Himalaya, soy sauce rendah lemak, atau coconut aminos. Produk-produk ini tidak mengandung yodium sama sekali. Untuk mendapatkan iodium dari bahan makanan berbasis nabati, kamu bisa mengonsumsi rumput laut, kelp, wakame setiap harinya. Atau menambahkan suplemen yodium jika tidak bisa menambahkan rumput laut dalam menu harian.

Selain 3 suplemen yang sangat dibutuhkan vegan di atas, penting juga untuk mendapatkan asupan vitamin lain yang vital untuk seluruh tubuh. Pastikan untuk terus mencari tahu apa yang dibutuhkan serta apa yang baik untuk tubuhmu, ya! Jangan sampai pola makan yang salah berakibat pada kerusakan fatal organ-organ dalam tubuh.

Sumber thumbnail : Pietro Jeng from Pexels

PLANTFUL