Blog

Film Seaspiracy Tunjukkan Ancaman Eksploitasi Laut Bagi Kehidupan

March 30, 2021
/
Life Style , News , sustainable
Film Seaspiracy Tunjukkan Ancaman Eksploitasi Laut Bagi Kehidupan image

24 maret 2021 ini diwarnai oleh peluncuran dokumenter berjudul Seaspiracy, sebuah film dokumenter Netflix yang mengangkat isu tentang berbagai konflik yang terjadi pada lautan kita.

seaspiracy

Sumber : www.instagram.com/seaspiracy

Ali Tabrizi sang sutradara bersama istrinya Lucy Tabrizi, melakukan investigasi terhadap efek buruk yang disebabkan oleh overfishing atau penangkapan ikan berlebih di berbagai negara terhadap keseimbangan biota laut. Bekerja sama dengan berbagai aktivis kelautan, Seaspiracy membawa kita berkelana ke negara-negara seperti Jepang, Thailand, Kepulauan Faroe, laut wilayah Afrika, hingga Inggris untuk memperlihatkan berbagai problematika di balik penangkapan boga bahari yang selama ini dikonsumsi oleh manusia selama berabad-abad.

Seaspiracy diproduseri oleh Kip Andersen, yang pada 2014 lalu telah membuat dokumenter serupa bersama Leonardo DiCaprio dengan judul Cowspiracy.

Dengan menonton dokumenter ini, kita akan tahu lebih banyak bagaimana aktivitas manusia di laut telah mengancam kehidupan seluruh makhluk di muka bumi. Hilangnya kehidupan bawah laut akan berakibat fatal pada keseimbangan seluruh alam.

seaspiracy

Sumber : www.instagram.com/seaspiracy

Makhluk laut membutuhkan satu sama lain melalui rantai makanan. Plankton, makhluk laut paling kecil dan lemah berada pada rantai makanan terbawah. Walau seringkali diabaikan keberadaannya, plankton memiliki peran penting untuk mengekstrak air laut menjadi oksigen. Selain sebagai penghasil 80% oksigen untuk bumi, lautan juga menyerap karbondioksida 50 kali lebih cepat dari pada atmosfer.

seaspiracy

Sumber : www.weforum.org

Dalam film Seaspiracy, industri perikanan tak hanya mengganggu kehidupan bawah laut, namun juga melupakan hak asasi manusia bagi mereka yang bekerja di dalamnya.

Tidak mengonsumsi boga bahari lagi menjadi salah satu cara terbaik manusia untuk menyelamatkan biota laut. 90% populasi ikan telah dieksploitasi secara berlebihan dengan mengurangi penangkapan ikan, kita bisa perlahan memperbaiki kehidupan bawah laut. Ayo beralih ke diet berbasis nabati bersama Plantful!

PLANTFUL