Blog

Bahayanya Polusi Puntung Rokok Melebihi Sedotan Plastik

June 30, 2021
/
sustainable , Environment
Bahayanya Polusi Puntung Rokok Melebihi Sedotan Plastik image

Demi mencegah terjadinya peningkatan volume sampah plastik di lautan, beberapa negara telah mengeluarkan peraturan perihal pemakaian sedotan plastik sekali pakai. Langkah ini tentu saja patut diapresiasi, namun ternyata, sedotan plastik bukanlah satu-satunya penyebab kerusakan lingkungan. Studi menemukan bahwa puntung rokok termasuk ke dalam sampah plastik yang seharusnya lebih diperhatikan karena volumenya kian tak terbendung.

Di Indonesia, rokok sudah diproduksi massal sejak tahun 1700. Industri rokok yang kian melonjak telah menjadi gaya hidup tetap pada sebagian masyarakat Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan, pecandu tembakau di Indonesia telah mencapai 90 juta jiwa. Angka ini merupakan yang tertinggi di dunia.

Menambah kabar buruk berikutnya, puntung rokok merupakan sampah pencemar teratas. Tidak mengherankan mengingat banyaknya angka perokok di seluruh dunia. Kebanyakan puntung rokok terbuat dari serat selulosa asetat, yang masuk ke dalam jenis bioplastik, bahan yang sama untuk membuat kacamata hitam. Artinya, puntung rokok membutuhkan waktu tahunan hingga dekade untuk terurai secara menyeluruh. Diperkirakan ada sekitar 4,5 triliun puntung rokok berserakan setiap tahun, sehingga menjadikannya bentuk polusi plastik yang paling luas pergerakannya di dunia.

Sampah puntung rokok bisa ditemui di manapun. Di tanah bahkan hingga lautan. Menurut penelitian yang diselenggarakan oleh Universitas Anglia Ruskin, puntung rokok di tanah dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

pollution

Sumber : Lucien Wanda from Pexels

Filter yang telah terpakai juga mengandung ratusan zat kimia, termasuk logam berat seperti timbal dan kadmium, yang dapat larut ke dalam air dan mencemari air.


Puntung rokok yang telah mengalir ke perairan tak hanya dapat mencemarinya namun juga membahayakan kelangsungan hidup hewan-hewan air. Hewan kerap kali salah mengira bahwa puntung-puntung rokok tersebut adalah makanan mereka.

Water Pollution

Sumber : Lisa from Pexels

Tak berhenti hingga di situ saja, puntung rokok yang telah terurai tidak betul-betul menghilang. Malahan melebur menjadi mikroplastik yang keberadaannya dapat membahayakan lingkungan hingga berkali-kali lipat.

Lalu bagaimana kita bisa menjadi solusi untuk menghentikan sampah puntung rokok yang tak terbendung ini? Berhenti merokok adalah solusi pasti. Rokok telah merenggut 100 juta jiwa, jauh lebih banyak dari pada korban perang dunia II. Merokok pun dapat meningkatkan resiko terjangkit virus Covid-19 yang kini semakin meningkat penularannya.

Namun jika sulit untuk berhenti, sebaiknya mulai untuk belajar melinting rokok sendiri menggunakan bahan yang ramah lingkungan.

Sumber thumbnail : Sera Cocora from Pexels

Sumber studi : 

nationalgeographic.com/environment/article/cigarettes-story-of-plastic

http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/dilema-industri-rokok-indonesia

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0025326X15001927?via%3Dihub

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3088407/

PLANTFUL