Blog

5 Makanan Vegan Mengandung Probiotik

July 23, 2021
/
Diet , Food , Health , Veganism
5 Makanan Vegan Mengandung Probiotik image

Yogurt adalah salah satu sumber probiotik terbaik bagi tubuh. Produk fermentasi satu ini tak hanya tinggi kalsium dan protein, tapi juga baik untuk menjaga keseimbangan bakteri baik pada saluran pencernaan karena kandungan bakteri L. acidophilusnya. Tubuh kita merupakan tuan rumah bagi triliunan mikroorganisme dengan 500 jenis di antaranya dapat ditemukan dalam usus yang sehat. Mengonsumsi probiotik tentu saja sangat disarankan demi menjaga kesehatan usus agar bakteri jahat tidak tinggal dan menyebabkan ketidakseimbangan mikroorganisme yang akan mengundang berbagai penyakit.

Yogurt lebih dikenal sebagai produk non vegan, sehingga yogurt vegan yang biasanya terbuat dari bahan-bahan nabati sering dipertanyakan kandungan probiotiknya. Tapi tenang saja! Yogurt vegan juga mengandung probiotik, lho.

Nah bagi kamu para vegan yang mau mencari alternatif dari yogurt sebagai sumber probiotik harian, ini dia daftar 5 makanan vegan mengandung probiotik dari Plantful!

Baca juga : Perbedaan Prebiotik dan Probiotik yang Ternyata Baik Untuk Usus

Acar

Pickle

Sumber : Polina Tankilevitch from Pexels


Keberadaannya seringkali terlupakan karena hanya dianggap sebagai side dish. Tapi tahu gak kalau acar sayuran ternyata bisa menjadi sumber probiotik harian untuk tubuh, lho! Acar terbuat dari sayuran (biasanya ketimun) yang direndam dalam air garam, lalu dibiarkan untuk berfermentasi dan mengeluarkan asam laktat. Namun kamu harus berhati-hati, karena hanya acar yang difermentasi dengan air garam saja yang mengandung probiotik. Acar dengan tambahan cuka tidak memiliki kandungan probiotik sama sekali.

Tempe
Selain sebagai sumber protein terbaik, tempe juga kaya akan kandungan probiotik. Proses fermentasi kedelai (atau kacang-kacang lain yang bisa dijadikan tempe) dalam pembuatan tempe menghasilkan bakteri baik. Tapi berhati-hati saat memasak tempe agar tidak kehilangan probiotik dan nutrisinya, ya. Karena temperatur yang tinggi dapat membunuh bakteri baik.

Baca juga : Yuk Berkenalan dengan Kombucha!

Kombucha
Kombucha adalah minuman teh yang difermentasi melalui biang mengandung bakteri dan ragi bernama SCOBY (Symbiotic Cultures of Bacteria and Yeasts). Kombucha kini sangat mudah ditemui karena popularitasnya sangat tinggi. Kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah untuk menghindari kombucha kemasan yang biasanya mengandung gula lebih dari 5 gram per saji.

Roti Sourdough

Sourdough

Sumber : Geraud pfeiffer from Pexels


Sourdough terbuat dari ragi alami yang hidup. Proses fermentasi biang sourdough (biasa disebut mother dough) yang panjang dan hanya menggunakan bahan-bahan alami membuatnya menjadi salah satu sumber probiotik terbaik.

Baca juga : 3 Manfaat Roti Sourdough

Kimchi
Pecinta K-pop nggak mungkin gak tahu kimchi. Makanan sehari-hari orang Korea ini kerap digadang-gadang sebagai sumber probiotik paling sehat. Sama seperti ragi alami, kimchi melalui proses fermentasi yang panjang dan dibuat dari bahan-bahan alami, sehingga bakteri baik di dalamnya sangat melimpah. Kimchi memang biasanya tidak vegan, namun kimchi yang terbuat dari bahan-bahan nabati atau vegan 100% juga mulai bermunculan, lho! Kandungan probiotiknya juga sama melimpahnya.

Baca juga : 5 Manfaat Spektakuler Kimchi, Si Panganan Favorit Oppa dan Unnie


Walau belum ada anjuran seberapa banyak probiotik yang harus kita konsumsi sehari-hari, tetap jangan sampai melewatkan manfaat dari probiotik, ya. Kamu juga bisa mendapatkan probiotik dari suplemen yang mengandung lebih dari enam jenis strain bakteri hidup dan setidaknya 20 miliar mikroorganisme per dosis. Jangan lupa pastikan suplemennya aman untuk vegan, ya!

Sumber thumbnail : Daria Shevtsova from Pexels

PLANTFUL