Blog

Perbedaan Prebiotik dan Probiotik yang Ternyata Baik Untuk Usus

July 21, 2021
/
Diet , Food , Health
Perbedaan Prebiotik dan Probiotik yang Ternyata Baik Untuk Usus image

Kita pasti sering membaca tulisan prebiotik atau probiotik pada kemasan makanan dan minuman yang biasa dibeli. Pada iklan-iklan makanan pun prebiotik maupun probiotik kerap disebut-sebut sebagai bakteri baik yang dibutuhkan sistem pencernaan. Kalau dibaca lagi, kelihatannya sama saja ya antara prebiotik dan probiotik. Apakah maknanya sama namun hanya berbeda penyebutan? Atau keduanya sangat berbeda dari satu sama lain?

Kali ini, Plantful akan membahas perbedaan antara prebiotik dan probiotik. Keduanya sama-sama membantu pencernaan, namun dengan cara yang berbeda.

Probiotik adalah bakteri "baik" yang berfungsi untuk membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Probiotik bisa ditemui dalam makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, atau dalam bentuk suplemen. Bagaimana cara probiotik bekerja dalam tubuh?

Di dalam saluran usus, terutama pada bagian bawah, terdapat mikroba yang membantu usus untuk mencerna makanan, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta melawan bakteri jahat. Namun terkadang, ada masanya jumlah mikroba dalam saluran usus tidak seimbang hingga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh atau yang biasa menjadi penyebab utama diare. Di sini lah probiotik menjalankan perannya.

Probiotik mengembalikan keseimbangan mikroba dan mengeluarkan zat pelindung yang terbukti dapat mengaktifkan kembali sistem kekebalan tubuh. Sehingga patogen/mikroorganisme penyebab penyakit pada tubuh tak dapat bertahan.

Bakteri-bakteri baik yang dapat dicerna adalah probiotik, namun yang paling umum ditemukan dalam makanan/minuman sehari-hari adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium atau biasa disingkat L & B pada label makanan.

Beralih ke prebiotik. Prebiotik merupakan sumber makanan bagi bakteri baik dalam usus. Biasanya prebiotik berbentuk zat karbohidrat yang tidak bisa dicerna tubuh. Mereka pun bergerak menuju saluran pencernaan bagian bawah, lalu menjadi pakan bagi bakteri-bakteri baik.

Yogurt

Sumber : Daria Shevtsova from Pexels

Prebiotik dapat membantu tubuh untuk menyerap kalsium, memfermentasi makanan dalam lebih cepat sehingga dapat melancarkan pencernaan, dan memodifikasi lingkungan sekitar pencernaan. Prebiotik sendiri secara alami dapat ditemui dalam makanan berserat tinggi seperti buah-buahan, sayuran, roti, dan kacang-kacangan. Atau produk makanan yang telah ditambahkan kandungan prebiotik. Dengan mengonsumsi pangan mengandung prebiotik, fungsi imunitas pun meningkat dengan memperbanyak populasi mikroorganisme pelindung.

Frukto-oligosakarida dan galakto-oligosakarida adalah dua jenis prebiotik paling penting yang sangat menguntungkan bagi kesehatan tubuh manusia.

Fiber

Sumber : Sarah Chai from Pexels

Untuk mendapatkan asupan prebiotik dan probiotik harian, sumber terbaik terdapat dalam whole foods dan makanan yang tak melalui banyak proses pengolahan. Makanan fermentasi yang kerap kali menjadi sumber probiotik misalnya, jika makanan-makanan tersebut diolah dengan cara dipanaskan atau dimasak, proses ini akhirnya membunuh mikroorganisme baik dan tubuh tak mendapatkan manfaat dari makanannya.

Begitu juga dengan diet yang terlalu banyak mengandung lemak, gula, dan daging hewani. Mikroba sehat pada pencernaan akan menderita karena tidak dapat bertahan dalam lingkungan beracun yang disebabkan oleh terlalu banyak konsumsi makanan-makanan di atas. Bakteri baik sangat menyukai makanan tinggi serat, karena enzim mikrobiota dapat memecahkannya lalu menghasilkan zat asam lemak rantai pendek (LCFA). Zat asam ini dapat mengubah pH dalam usus besar sehingga mikroorganisme jahat tidak dapat bertahan di dalamnya.

Sekarang sudah tahu, kan bedanya prebiotik dan probiotik yang ternyata manfaatnya banyak banget buat kesehatan pencernaan. Yuk mulai masukkan makanan-makanan mengandung prebiotik dan probiotik dalam menu sehari-hari demi kesehatan jangka panjang. Di Plantful, kami memastikan menu-menu makan siang dan makan malammu mengandung nutrisi seimbang dan dimasak dengan baik sehingga tak menghilangkan kandungan baik dalam sayuran/buah.

Klik di sini untuk melakukan pemesanan plant based catering kamu bersama Plantful, yuk!

Sumber studi :

https://www.health.harvard.edu/vitamins-and-supplements/health-benefits-of-taking-probiotics

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6463098/

https://www.umassmed.edu/nutrition/ibd/ask-Nutritionist/prebiotics-what-where-and-how-to-get-them/

Sumber thumbnail : Alicia Harper from Pexel

PLANTFUL