Blog

Inilah Pentingnya Konsumsi Makanan Warna-Warni

August 25, 2021
/
Diet , Food , Health
Inilah Pentingnya Konsumsi Makanan Warna-Warni image

Tentu saja yang dimaksud bukan makan permen manis berbagai warna. Makanan warna-warni yang Plantful maksud adalah berbagai jenis sayuran dan buah yang warnanya berbeda-beda. Seperti kita ketahui, bumi menghasilkan aneka macam sayur dan buah yang dapat dinikmati oleh manusia. Ada wortel, brokoli, selada, labu-labuan, ubi, kangkung, apel, jeruk, semangka, persik, dan masih banyak lagi. Setiap hasil tanam juga memiliki warnanya masing-masing. Bayam misalnya, berwarna hijau dan di Indonesia ada varian berwarna merah. Apel dengan warna hijau, merah, dan merah jambon.

Warna-warna pada bahan makanan alami tersebut, disebabkan oleh fitonutrien, senyawa alami yang dihasilkan oleh tumbuh-tumbuhan guna melindungi diri dari ancaman seperti serangga, kuman, sinar matahari berlebih. Setiap warna alami ini memiliki limpahan nutrisi, vitamin, dan mineral yang berbeda-beda.

Karena itu, penting sekali bagi setiap manusia untuk mengonsumsi makanan warna-warni, karena beda warna, beda juga nutrisinya. Dengan mengisi piring dengan warna beragam, kebutuhan nutrisi tubuh otomatis akan terpenuhi dan tubuh menjadi semakin sehat serta kuat.

Sayur dan Buah Berwarna Merah
Mengandung likopen dan asam ellagic. Kedua zat ini yang memberikan pigmen kuning, merah, dan jingga pada sayur/buah. Dalam likopen terdapat antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas, sehingga dapat mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Semangka

Photo by Any Lane from Pexels

Dalam studi yang dipublikasikan oleh Journal of the National Cancer Institute menemukan bahwa konsumsi rutin pasta dengan saus tomat (alami) pada pasien dengan kanker prostat, terbukti dapat menekan laju perkembangan sel kanker. Sehingga dapat digunakan dalam perawatan.

Sayur dan buah berwarna merah yang perlu kamu konsumsi meliputi : Paprika merah; Buah delima; Cabai-cabaian; Buah Apel; Buah Semangka; Stroberi; Tomat; Buah anggur merah; Bawang merah; Buah ceri.

Sayur dan Buah Berwarna Hijau
Jadi warna yang biasa kita temui. Tapi tahu gak kalau sayur dan buah berwarna hijau terbukti ampuh untuk meningkatkan sistem imun, serta memulihkan energi dan vitalitas tubuh. Menjadikannya sebagai warna paling sehat dalam kelompok sayur dan buah. Sayur serta buah berwarna hijau kaya akan kandungan lutein, isothiocyanates, isoflavones, serta vitamin K yang sangat vital untuk kesehatan darah dan tulang. Sayuran hijau juga menjadi bahan makanan yang paling banyak mengandung asam folat, jadi ibu hamil wajib banget mengonsumsi sayuran berwarna hijau selama masa kehamilan!

Greens

Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Sayur dan buah berwarna hijau yang perlu kamu konsumsi meliputi : Brokoli; Bayam; Kale; Asparagus; Buncis; Daun katuk; Daun kemangi; Pare; Mentimun; Daun kelor; Kacang panjang; Buah kiwi; Anggur Hijau; Kacang edamame; Alpukat; Buah apel hijau; Sawi; Caisim; Labu air; Pok Coy; Kucai; Daun bawang; Buah sirsak.

Buah dan Sayur Berwarna Oranye dan Kuning
Kalau warnanya oranye/kuning, kita pasti tahu bahwa sayur atau buah tersebut kaya akan vitamin C. Nggak cuma berhenti di vitamin C saja, buah dan sayur berwarna oranye serta kuning juga mengandung karotenoid, yaitu beta-karoten. Jika kamu mengonsumsi beta-karoten, tubuh akan mengubahnya menjadi vitamin A, lho! Vitamin A ini berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, kulit, mencegah kanker, memperbanyak pertumbuhan sel, menurunkan resiko penyakit paru, dan masih banyak lagi.

Oranye

Photo by Nick Collins from Pexels

Aneka jeruk merupakan salah satu buah berwarna oranye/kuning yang memiliki senyawa bioflavonoid bernama hesperidin. Mirip dengan likopen, hesperidin juga memiliki sifat antioksidan dan anti-peradangan. Pada tahun 2020, sekelompok peneliti dari Universitas Gajah Mada (UGM) menemukan bahwa senyawa-senyawa dalam jeruk (salah satunya hesperidin) dapat menciptakan blokade yang dapat menghambat perkembangan virus untuk menginfeksi sel inang ataupun mereplikasi diri. Sehingga jeruk dipercaya memiliki potensi dalam mencegah virus Covid-19. Saat artikel ini dipublikasikan, belum ada uji lanjutan dari peneliti UGM.

Sayur dan buah berwana oranye/kuning yang dapat kamu konsumsi meliputi : Buah jeruk; Buah mangga; Ubi oranye; Pepaya; Belimbing; Pisang; Jagung; Melon Kuning; Nanas; Persik; Labu; Wortel; Lemon; Paprika oranye dan kuning.

Sayur dan Buah Berwarna Biru & Ungu
Sangat kaya akan antosianin, resveratrol, dan asam elagik yang dapat menurunkan tekanan darah, anti-inflamasi, antimikroba, dan anti penuaan, menjaga kesehatan liver, serta mencegah pertumbuhan sel kanker.

Manggis

Photo by ROMAN ODINTSOV from Pexels

Sayur dan buah berwarna biru & ungu yang dapat kamu konsumsi meliputi : Terong; Buah bluberry; Buah blackberry; Buah anggur hitam; Kol ungu; Buah tin; Buah plum; Wortel ungu; Ubi ungu; Buah manggis; Buah Naga.

Selain sayur dan buah dengan warna-warni di atas, jangan lupa ya untuk menambahkan makanan dengan warna netral yang tidak kalah sehatnya. Karena sayur dan buah dengan warna netral juga memiliki senyawa fitonutrien. Misalnya jamur kancing yang dalam studi disebutkan, kandungan fitonutriennya terbukti mampu menghambat aktivitas Aaomatase dan proliferasi sel kanker payudara.

Sawo

Photo by Riki Risnandar from Pexels

Sayur dan buah berwarna netral yang dapat kamu konsumsi meliputi : Aneka jamur yang bisa dimakan; Kembang kol; Bawang putih; Bawang bombay; Kentang; Lobak; Kelapa; Jahe; Buah sawo.

Menurut data Riskesdas pada tahun 2013, sebanyak 93,5% masyarakat Indonesia dalam 10 tahun terakhir (saat data dikeluarkan) masih sangat kurang makan sayur dan buah-buahan. PR bagi kita semua tentunya. Menyadari betapa pentingnya makan sayur dan buah tentu akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Yuk hiasi piring makanmu dengan makanan warna-warni!

Sumber studi : https://academic.oup.com/jn/article/131/12/3288/4686305

http://www.padk.kemkes.go.id/article/read/2019/05/14/11/mari-makan-sayur-dan-buah-yang-berkhasiat-baik-bagi-tubuh-untuk-keluarga-indonesia-sehat.html

https://www.ugm.ac.id/id/berita/19213-peneliti-ugm-ungkap-potensi-jeruk-untuk-tangkal-corona

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11752012/

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1082903/

Sumber thumbnail :  Pixabay from Pexels

PLANTFUL