Blog

  • 4 Makanan Plant Based Untuk Menyehatkan Penglihatan Mata

    March 31, 2021
    /
    Food , Health
    4 Makanan Plant Based Untuk Menyehatkan Penglihatan Mata image

    Kesehatan seluruh organ sangatlah mahal. Jika salah satunya terganggu, bisa dibayangkan kesulitan yang bisa kita alami nantinya. Menjaga kesehatan ironisnya bukanlah kegiatan yang mahal. Dengan berolahraga ringan tanpa perlu ke pusat kebugaran, atau makan hidangan sehat yang murah meriah, kita sudah melangkah lebih jauh dalam menjaga kesehatan diri.

    Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Selain karena rentan terhadap gangguan klinis, mata yang sehat sangatlah berharga demi memudahkan kehidupan sehari-hari. Mau menjaga kesehatan mata? Makan saja 4 Makanan Plant Based untuk menyehatkan penglihatan mata ini!

    Sayuran Berwarna Hijau Gelap
    Selain kaya akan vitamin dan protein, sayuran berdaun hijau gelap seperti kale, sawi, bayam, kubis, brokoli juga sangat baik untuk kesehatan mata. Kandungan carotenoids lutein dan zeaxanthin dalam sayuran berdaun hijau dapat mereduksi resiko terkena penyakit mata kronis seperti katarak.

    Chia Seeds

    Chia seeds

    Sumber : www.instagram.com/sculptedkitchen

    Chia seeds mengandung asam lemak omega-3 yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan penglihatan dan memperbaiki fungsi retinal. Melalui omega-3, mata dapat terlindungi dari penyakit degenerasi makula dan menurunkan resiko glaukoma.

    Sayuran dan Buah Berwarna Oranye

    Wortel

    Sumber : Photo by Pixabay from Pexels


    Sayuran dan Buah dengan warna oranye mengandung karotenoid, seperti alfa-karoten, beta-karoten, dan beta-cryptoxanthin. Zat-zat ini kemudian diproses oleh tubuh agar menjadi vitamin A, yang seperti kita tahu sangat baik untuk kesehatan mata karena dapat melindungi permukaan dan menghentikan inflamasi pada mata. Selain itu, sayuran dan buah berwarna oranye juga tinggi kandungan vitamin C sebagai sumber antioksidan.

    Kacang-kacangan
    Terutama yang kaya akan zinc/seng seperti kacang arab, kacang mete, kacang almond, kacang merah (kidney beans). Zinc dapat membantu menyehatkan retina serta menjaga mata dari efek cahaya yang dapat merusak penglihatan. Peran zinc pada retina adalah membawa vitamin A dari liver ke retina untuk menghasilkan melanin, pigmen pelindung di mata.

    Ternyata gak sulit kan menjaga kesehatan mata? Jangan lupa untuk mengurangi melihat layar setiap harinya dan rajin berolahraga agar mata tidak mudah lelah. Konsultasi dengan dokter jika membutuhkan suplemen mata tambahan.

    Sumber studi :

     https://ods.od.nih.gov/factsheets/Zinc-HealthProfessional/#:~:text=Includes%20a%20variety%20of%20protein,and%20almonds)%20also%20contain%20zinc.

    https://www.aoa.org/healthy-eyes/caring-for-your-eyes/diet-and-nutrition?sso=y

    Sumber thumbnail : Raphael Brasileiro from Pexels

    PLANTFUL


  • 3 Cara Jadi Vegan Sehat

    March 31, 2021
    /
    Diet , Food , Health , Veganism
    3 Cara Jadi Vegan Sehat image

    Menjadi vegan berarti memusatkan nyaris seluruh aspek kehidupan pada tumbuh-tumbuhan terutama yang kita konsumsi. Tumbuh-tumbuhan erat hubungannya dengan kesehatan. Sayuran, buah, kacang, dan gandum. Bahan pangan yang tumbuh di atas tanah ini menjadi sumber energi, vitamin, serta mineral bagi seluruh makhluk hidup, dan dalam kasus ini bagi seorang vegan.

    Makanan berbasis nabati pada umumnya terbukti lebih sehat dibandingkan panganan yang mengandung hewani seperti daging. Namun ternyata tidak semua makanan vegan bisa dibilang sehat. Dengan kemajuan teknologi, kini vegan bisa menikmati berbagai makanan yang tampak bukan vegan tetapi ternyata berbasis nabati. Seperti udang dari protein nabati, patty burger yang terbuat dari kacang hitam, telur dari bubuk kacang hijau, dan masih banyak lagi.

    Sayangnya, ragam makanan vegan pun banyak pula yang melalui aneka proses (processed food) dan tak lagi 100% murni. Belum lagi bahan makanan vegan yang pengolahannya tidak sehat, seperti digoreng dengan minyak. Vegan junk food pun kian populer karena digadang-gadang untuk memudahkan mereka yang hendak bertransisi ke veganisme.

    Makanan cepat saji baik vegan maupun tidak, tetap saja bukan makanan yang semestinya dikonsumsi setiap hari. Walau makanan vegan tentu lebih sehat, cepat saji tetaplah cepat saji, sekalipun berbasis nabati. Bahan-bahan hingga cara memasaknya telah melalui banyak proses yang dapat mengurangi nutrisi. Daging palsu vegan juga kerap kali mengandung sodium dan lemak saturasi yang tinggi.

    Beyond Meat

    Sumber : www.beyondmeat.com

    Contohnya saja Beyond Burger dari Beyond Meat. Per-sajinya, beyond burger mengandung 350 mg sodium atau 15%. Untuk asupan harian, tentu saja kadar yodiumnya masih terbilang rendah, namun jika Anda mengonsumsi beyond burger tiga hingga empat kali sehari, tentu akan melebihi asupan sodium harian yang disarankan.

    Tak hanya daging palsu, beberapa minyak pun walau berbasis nabati tidak selalu sehat untuk digunakan sehari-hari. Misalnya minyak kelapa yang sering dijadikan pengganti minyak mentega dan minyak kelapa sawit.

    Minyak Kelapa mengandung lemak saturasi tinggi yang dapat menaikkan level kolesterol LDL atau Low-Density Lipoprotein. Di saat yang bersamaan, lemak saturasi pada minyak kelapa murni juga dapat meningkatkan kolesterol HDL atau High-Density Lipoprotein yang sebenarnya menyehatkan. Walau begitu konsumsi minyak kelapa murni tidak disarankan setiap hari.

    Jadi apakah menjadi vegan sehat atau tidak? Tergantung dari apa saja yang kita konsumsi. Lakukan 3 cara jadi vegan sehat di bawah ini, agar kamu memiliki pilihan!

    Makan Bervariasi

    whole food

    Sumber : www.positivechoice.org


    Daging palsu vegan atau vegan junk food memang lezat, tapi lebih baik lagi kalau kamu mengonsumsi makanan yang bervariasi agar asupan kalori tidak kelebihan namun tetap kenyang. Misalnya dalam sepiring makan siang, perbanyak sayuran, protein dari kacang, dan karbohidrat penuh serat. Sesekali menambahkan daging vegan tidak masalah, yang penting perhatikan asupan nutrisi agar tidak terjadi defisit vitamin dan lainnya.

    Hindari Minyak yang Berlemak
    Pakai minyak kelapa sesekali untuk rasa makanan yang lebih lezat, tapi jika memungkinkan sebaiknya ganti minyak dengan jenis yang sehat. Seperti minyak kacang, extra virgin olive oil, dan avocado oil. Minyak-minyak ini lebih banyak mengandung lemak tak jenuh dan penuh dengan vitamin. Tidak mau pakai minyak? Kamu bisa pakai air biasa untuk menumis.

    Konsumsi Suplemen dan Makan yang Cukup
    Mengonsumsi makanan berbasis nabati terkadang tidak cukup untuk memenuhi beberapa vitamin/nutrisi yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Misalnya B12. Minumlah suplemen vegan secara rutin dan pastikan konsultasi terlebih dahulu ke dokter/ahli nutrisi untuk mengetahui apa yang dibutuhkan tubuh.

    Atur juga makanmu agar tidak kurang maupun berlebihan, ya. Makan yang cukup sangat penting untuk vegan agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

    Di Plantful, kami memastikan untuk selalu membuat menu-menu yang sehat dan terjaga kebersihannya. Pada kemasan, Plantful juga menampilkan kalori pada setiap menu. Tunggu apalagi, pesan katering plant based mu di Plantful!

    Sumber studi : 

    https://zenhabits.net/plantstrong/

    https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/coconut-oil/#:~:text=The%20authors%20concluded%20that%20because,be%20limited%20in%20the%20diet.

    https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/is-coconut-oil-good-for-you

    Sumber thumbnail : Daria Shevtsova from Pexels


    PLANTFUL


  • 5 Vegan Cake Jakarta yang Wajib Dicoba!

    March 30, 2021
    /
    Food , Health , Veganism
    5 Vegan Cake Jakarta yang Wajib Dicoba! image

    Makanan atau minuman vegan sudah sangat mudah untuk ditemui dimanapun, namun vegan bakery ternyata masih sulit dicari. Membuat vegan cake memang tidak mudah, mengganti beberapa bahan hewani ke nabati tentu menjadi tantangan bagi para baker/pembuat kue. Tapi bukan berarti di Jakarta tidak ada sama sekali nih yang menjual vegan cake. Ini dia daftar 5 vegan cake Jakarta yang patut kamu coba!

    Rumah Juliet

    Rumah Juliet

    Sumber : www.instagram.com/rumahjulietid


    Sebagai salah satu pelopor vegan cake di Jakarta, Rumah Juliet hanya menjual kue dan dessert berbasis nabati, lho! Kamu bisa memesan kue berlapis yang dihias sesuai keinginanmu. Dari kue ulang tahun sampai kue pernikahan, Rumah Juliet bisa mewujudkannya!

    The Mindful Bakery

    The Mindful Bakery

    Sumber : www.instagram.com/themindfulbakery.id


    Mau vegan cake yang 100% plant based, gluten free, margarine dan white sugar free? Kamu cuma bisa dapetin di The Mindful Bakery. Di sini tersedia aneka kue kering, cupcake, layer cake dan mini cake yang semuanya dijamin GUILT FREE!

    Mini Love Bites

    Mini Love BITES

    Sumber : www.instagram.com/minilovebites


    Mini Love Bites menyajikan aneka kue dari kue kering hingga layer cakes khusus untuk para vegan yang juga sedang menjalani diet keto. Selain bisa request hiasan kue sesuai keinginan, Mini Love Bites juga menjual mini cupcakes yang gemesin!

    Bonvie Organics

    Bonvie Organics

    Sumber : www.instagram.com/bonvie.organics


    Elegan banget, kan desain kue-kue dari Bonvie Organics? Kamu menyangka gak kalau di sini hanya menjual kue-kue vegan friendly, yang gluten free, less sugar, dan refined sugar free.

    Art of Being Healthy

    Art of Being Healthy

    Sumber : www.instagram.com/artofbeinghealth


    Gak cuma kue berlapis aja yang bisa dipesan di Art of Being Healthy, kamu juga bisa memesan tart, cinnamon roll, bahkan sampai roti hot cross bun, dan roti bawang ala Korea. Yes, semuanya vegan friendly, gluten free dan rendah kalori!

    Ternyata banyak kan yang menjual vegan cake di Jakarta? Apakah vegan cake rasanya enak? Psst, vegan cake gak kalah lezat kok dari kue biasa. Bahkan selain enak, vegan cake bebas dari produk hewani yang artinya kamu telah mengambil langkah untuk menyelamatkan bumi!

    Sumber thumbnail : cottonbro from Pexels

    PLANTFUL


  • Apa Sih Lacto - Ovo Vegetarian?

    March 29, 2021
    /
    Diet , Food , Health , Life Style
    Apa Sih Lacto - Ovo Vegetarian? image

    Dua jenis diet berbasis nabati yang sering kita lihat hanya sebatas pada vegetarian dan vegan. Namun ternyata, di dalam payung vegetarian, terdapat beberapa jenis diet lain. Vegetarian sendiri adalah diet yang lebih banyak mengonsumsi makanan berbasis nabati namun belum benar-benar lepas dari produk hewani. Flexitarian misalnya, masih sesekali mengonsumsi daging hewani serta Pescatarian yang sesekali menambahkan ikan pada menu dietnya.

    Lacto dan Ovo vegetarian adalah dua jenis diet yang sering membuat bingung. Apakah keduanya bisa dibilang sama dengan veganisme? Atau lebih mirip dengan flexitarian dan pescatarian? Di sini, Plantful akan menjabarkan apa itu Lacto - Ovo vegetarian agar kamu gak bingung lagi!

    Baca juga : Vegan, Vegetarian, Flexitarian, Pescatarian. Apa Bedanya?

    Untuk mempermudah transisi menjadi vegan, biasanya seseorang akan mulai dengan diet yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya agar tidak terlalu sulit bertransisi. Beberapa memilih untuk menjadi lacto ovo vegetarian karena masih kesulitan terlepas dari dairy products atau telur namun sudah mampu untuk tidak mengonsumsi daging hewani sama sekali.

    Lacto ovo vegetarian adalah diet berbasis nabati yang masih menambahkan dairy products (keju, susu, yogurt, mentega) dan telur dalam menu. Jika menu makan diseimbangkan dengan baik, lacto ovo menjadi salah satu diet sehat yang bisa kamu jalani jika belum mampu menjadi vegan. Beberapa orang memilih untuk menjadi lacto vegetarian (mengonsumsi dairy tanpa telur), beberapa lagi memilih ovo vegetarian (mengonsumsi telur tanpa dairy) atau memilih lacto ovo vegetarian.

    Baca juga : 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Berhenti Makan Telur!

    Namun, lacto ovo vegetarian tak datang tanpa resiko. Mengonsumsi telur masih berisiko meningkatkan kadar kolesterol tubuh. Dairy products komersial seperti yogurt pun seringkali mengandung pemanis buatan yang tidak sedikit. Memperbanyak konsumsi sayuran dan buah saat menjalani diet lacto ovo vegetarian perlu dilakukan guna menyeimbangkan vitamin serta nutrisi yang baik bagi tubuh.

    Baca juga : Kenikmatan Diet Tanpa Sayur dan Buah ala Diet Tya Ariestya. Apakah Sehat Bagi Tubuh?

    Di Plantful, menu-menu yang tersedia semua berbasis nabati tanpa kandungan hewani sama sekali. Jadi cocok banget untuk kamu yang membutuhkan ekstra nutrisi dari tumbuh-tumbuhan dalam berbagai diet yang sedang dijalani. Yuk pesan katering plant based bersama Plantful.

    Sumber thumbnail : Foodie Factor from Pexels

    PLANTFUL


  • Kenikmatan Diet Tanpa Sayur dan Buah ala Diet Tya Ariestya. Apakah Sehat Bagi Tubuh?

    March 24, 2021
    /
    Diet , Food , Health
    Kenikmatan Diet Tanpa Sayur dan Buah ala Diet Tya Ariestya. Apakah Sehat Bagi Tubuh? image

    Beberapa waktu lalu publik ramai membicarakan tentang pola diet yang digagas oleh Tya Ariestya, seorang artis Ibukota sekaligus mantan atlet taekwondo. Pada akhir tahun 2020, Tya meluncurkan bukunya yang berjudul The Journey of Fit Tya Ariestya, berisikan perjalanannya selama empat bulan menurunkan berat badan hingga 25kg. Siapa yang tidak tertarik untuk mencari tahu bagaimana bisa menurunkan berat badan secara signifikan hanya dalam waktu yang singkat?

    Awalnya tidak ada yang terlalu spesial dengan pola diet Tya. Ia menekankan untuk paling tidak berjalan kaki setiap harinya selama 45 menit, jam makan yang sangat teratur, berkonsultasi dengan dokter gizi dan tidak mengonsumsi makan-makanan yang mengandung minyak, tepung, gula, dan santan.

    Diet tanpa karbohidrat sederhana seperti tepung (gluten) dan gula atau Gluten Free Diet awalnya diperuntukkan bagi mereka yang mengidap Coeliac Disease atau penyakit celiac. Penyakit ini mengharuskan pengidapnya untuk menghindari makanan yang mengandung gandum karena ketidakmampuan tubuh menyerap nutrisi dengan sempurna. Namun popularitas GFD ternyata melebihi yang diharapkan. Banyak yang akhirnya menerapkan pola makan tanpa gluten untuk menurunkan berat badan. Padahal studi menjelaskan bahwa menjalani GFD tanpa anjuran dokter sangat tidak disarankan karena akan berakibat pada malnutrisi dan penyakit jangka panjang lainnya.

    Sayuran

    Sumber : Daria Shevtsova from Pexels

    Ada satu hal yang ternyata mengejutkan dari Fit Tya Ariestya. Tya mengaku tak mengonsumsi sayuran selama dietnya karena tidak cocok bagi tubuhnya. Belakangan Ia mengaku kalau dirinya tak terlalu menyukai sayur-sayuran sehingga dokter dietnya setuju agar Ia tak usah mengonsumsi sayuran selama diet.

    Publik dibuat tercengang dengan pernyataan ini. Menurunkan berat badan selalu menjadi tantangan bagi siapapun. Diet dan olahraga bukanlah hal yang mudah untuk dibiasakan. Dalam pola makan misalnya, diet kerap kali identik dengan mengunyah aneka sayuran terutama yang mentah seperti salad. Tidak semua orang terbiasa dengan konsumsi sayur-sayuran, apalagi sayuran selalu diasosiasikan dengan rasa yang tawar atau pahit, dingin, dan membosankan.


    Diet tanpa sayuran dan buah mungkin saja dilakukan dengan tujuan menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Beberapa diet yang sudah ada sebelumnya walau tak 100% menghilangkan sayur/buah pada menu hariannya, lebih mengedepankan konsumsi lemak yang terdapat pada telur, daging hewani, minyak, olahan susu, santan, dan buah berlemak seperti alpukat. Bisa menurunkan berat badan bukan berarti pola makan yang diterapkan sehat.

    Sama seperti tidak makan sama sekali atau menghindari karbohidrat karena takut menjadi gemuk. Untuk menurunkan berat badan ataupun tidak, menu makan harian haruslah bervariasi dari protein hingga karbohidrat.

    WHO memberikan rekomendasi porsi makan sehat harian orang dewasa sebagai berikut :

    Buah, sayuran, legumes, kacang-kacangan dan whole grains


    Setidaknya 400 gram / lima porsi buah dan sayuran setiap hari, tidak termasuk umbi-umbian.


    Kurang dari 5 gram (setara 1 sendok teh) garam per hari.

    Selanjutnya : https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet

    Kemenkes RI

    Sumber : www.p2ptm.kemkes.go.id

    Kementerian Kesehatan Indonesia mencanangkan program Isi Piringku yang termasuk ke dalam 4 pilar utama prinsip gizi seimbang. Dalam gambar terlihat, sayuran disarankan untuk disantap dalam porsi yang sama banyaknya dengan makanan pokok (biasanya karbohidrat seperti nasi, umbi-umbian, pasta, olahan gandum).

    Kemenkes RI

    Sumber : www.p2ptm.kemkes.go.id

    Menurut survei SKMI oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, penduduk Indonesia hanya mengonsumsi kurang lebih 70 gram sayur dan 38,8 gram buah per orang setiap harinya. Jika dijumlahkan, satu orang di Indonesia hanya mengonsumsi sebanyak 108,8 gram porsi sayur serta buah, jauh di bawah standar WHO. Sebanyak 97,1% penduduk Indonesia masih kurang mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya.

    5 a day

    Sumber : www.medcarespain.com

    Di beberapa negara seperti Perancis, Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Norwegia, dan Jepang, program 5 a day direkomendasikan untuk masyarakat agar dapat menjalani pola makan yang penuh nutrisi. 5 a day adalah kampanye yang mendorong konsumsi sekurang-kurangnya 5 porsi sayur dan buah setiap harinya. Gerakan ini mengacu pada rekomendasi dari WHO terkait porsi makan sehat harian.

    Jadi, apakah makan sayur dan buah tidak bikin gemuk?

    Tentu saja tergantung pada bagaimana sayur dan buah tersebut diolah! Akan lebih banyak kalorinya jika buah pisang dimakan dalam bentuk kue. Sayur pun akan meningkat kalorinya jika dimasak dengan santan terlalu banyak.

    Di Plantful, kami memastikan agar kamu mendapat karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup untuk asupan harian! Menu kami dimasak dengan mempertimbangkan gizi, juga tanpa MSG dan lemak saturasi. Untuk menurunkan berat badan, jangan terlena dengan diet-diet yang mengesampingkan makanan sehat terutama sayur dan buah. Sesuaikan diet dengan kemampuan tubuh dan pesan katering plant based pertama kamu di PLANTFUL.

    Sumber studi :

    https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/getting-your-five-a-day

    https://celiac.org/gluten-free-living/gluten-free-foods/

    https://www.pcrm.org/good-nutrition/nutrition-information/lowering-cholesterol-with-a-plant-based-diet

    https://www.cdc.gov/nchs/products/databriefs/db397.htm

    Sumber thumbnail : Min An from Pexels

    PLANTFUL


  • Miliki Sejuta Manfaat, Air Kelapa Muda Tak Hanya Menyegarkan

    March 23, 2021
    /
    Food , Health , Veganism
    Miliki Sejuta Manfaat, Air Kelapa Muda Tak Hanya Menyegarkan image

    Cuaca yang sedang tak menentu membuat tubuh kita kebingungan dan dapat berakibat pada penurunan kekuatan imun, bahkan sampai dehidrasi. Tubuh yang menurun pertahanannya tentu berbahaya, terutama di tengah pandemi covid-19 saat ini. Asupan yang baik, cukup serta bergizi sangat diperlukan demi memperkuat pertahanan. Selain rutin konsumsi sayur, buah, dan protein, apa yang kita minum juga patut diperhatikan, lho.

    Saat cuaca sedang kurang baik seperti sekarang ini, sebaiknya hindari minuman-minuman manis atau berkafein seperti sirup botolan, teh, dan kopi. Minumlah air putih guna terhindar dari dehidrasi, atau minum air yang alami seperti air kelapa muda.

    Mengapa air kelapa muda?

    Air kelapa ada pada buah kelapa muda yang masih hijau kulitnya. Selain rasanya yang menyegarkan untuk melepas dahaga, air kelapa muda memiliki kandungan vitamin yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan. Air kelapa tidak mengandung kolesterol maupun lemak. Bahkan di dalam air kelapa terdapat 5 jenis elektrolit yaitu : Natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Elektrolit pada tubuh dibutuhkan untuk menjaga volume darah, mencegah dehidrasi, dan mencegah tekanan pada otot.

    Air kelapa memiliki kandungan kalium (potassium) yang lebih besar dari satu buah pisang. Dalam satu cangkir air kelapa terdapat hingga 600 mg kalium. Kalium sangat penting perannya untuk mengatur fungsi sel otot pada jantung. Karena itulah para atlet disarankan untuk meminum air kelapa sebelum dan sesudah berolahraga. Selain itu, air kelapa juga terbukti ampuh untuk mengatasi dehidrasi karena kandungan elektrolitnya.

    Air kelapa sangat cocok untuk dikonsumsi bagi kamu yang mengidap diabetes karena dibandingkan jus buah alami, air kelapa memiliki kandungan gula yang sangat rendah.

    Tidak berhenti sampai disitu saja, air kelapa juga sangat bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit diare yang kerap kali disebabkan oleh bakteri shigella. Studi menyebutkan, senyawa tanin yang terdapat dalam air kelapa dapat menghambat perkembangan bakteri shigella.

    Jika kamu mau menambahkan air kelapa pada manu harian, jangan lupa untuk memperkirakan asupan sodium harianmu, ya. Karena pada setiap 100 gram air kelapa terdapat 105 mg sodium. Bisa dibilang levelnya cukup tinggi untuk segelas minuman. Pastikan untuk meminum air kelapa secukupnya, saja!

    Sumber studi : 

    https://www.huffinesinstitute.org/Resources/Articles/ArticleID/413/NATURES-GATORADE-Effectiveness-of-Coconut-Water-on-Electrolyte-and-Carbohydrate-Replacement#:~:text=Natural%20coconut%20water%20contains%20five,banana%20or%2015%20sport%20drinks.

    https://ijpsr.com/bft-article/health-benefits-of-tender-coconut-water-tcw/?view=fulltext

    https://wexnermedical.osu.edu/blog/is-coconut-water-healthy

    Sumber thumbnail : Thunyarat Klaiklang from Pexels

    PLANTFUL


  • 5 Kacang Lokal Dengan Kandungan Gizi Tinggi

    March 22, 2021
    /
    Diet , Food , Health
    5 Kacang Lokal Dengan Kandungan Gizi Tinggi image

    Bagi kamu yang tidak alergi dengan kacang, mengonsumsinya setiap hari sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Ada berbagai jenis kacang di seluruh dunia, tetapi kacang tanah dan almond (badam) adalah dua kacang paling populer menurut statista pada tahun 2018.

    Kacang-kacangan merupakan makanan kaya nutrisi serta lemak tak jenuh yang mengandung senyawa bioaktif seperti protein, serat, mineral, fitosterol, dan tokoferol. Jadi di dalam kacang terdapat paket lengkap konten makronutrien (protein, karbo, lemak), juga mikronutrien (vitamin, mineral). Keunikan struktur yang membentuk kacang-kacangan membuat panganan berjenis biji ini menjadi salah satu yang tersehat.

    Kacang-kacangan sendiri sudah masuk ke dalam menu makanan manusia bahkan sejak 780.000 tahun lalu. Penggalian oleh para arkeologi di Israel menemukan sisa-sisa dari 7 jenis kacang yang berbeda beserta alat pengupas kacang purba. Galian yang dilakukan di Irak juga telah membeberkan bukti yang serupa dengan perkiraan waktu sekitar 50.000 SM.

    Di Indonesia, kita juga terbiasa mengonsumsi kacang-kacangan pada menu yang berbeda. Kacang merah dalam sup, kacang ijo dalam bubur, kacang kedelai pada tempe/tahu, kacang tanah dalam peyek, juga kacang kenari dalam sajian pencuci mulut seperti klappertaart. Walau begitu, kita masih belum banyak mengenal jenis-jenis kacang lokal yang ternyata sangat banyak. Kurangnya apresiasi pada kacang lokal membuat kita terlalu fokus pada kacang import seperti hazelnut, kacang Brazil, kacang almond, bahkan bahan baku pembuatan tempe yaitu kacang kedelai seringkali diimpor dari negara Asia lainnya.

    Maka itu Plantful akan mengenalkan kamu dengan 5 kacang lokal yang kandungan gizinya sangat tinggi dan bisa kamu pertimbangkan untuk dikonsumsi sehari-hari menggantikan kacang-kacang import. Apa saja sih kacangnya?

    Kacang Kenari
    Kacang satu ini memiliki banyak nama di berbagai negara, karena itulah penampakannya dirasa tidak sepopuler kacang almond. Canarium ovatum atau pohon Pili, atau kenari merupakan pohon dari daerah tropis yang masuk dalam keluarga pepohonan burseraceae. Pohon ini aslinya bertumbuh di daerah kepulauan Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina), Papua New Guinea, dan area Australia utara. Kacang kenari dari pohon Canarium lebih banyak ditanam di daerah Timur Indonesia seperti Maluku.

    Kacang Kenari

    Sumber : www.instagram.com/alexamaheswari

    Kacang kenari merupakan sumber asam amino eksogen terbaik. Kenari juga mengandung magnesium paling banyak di antara jenis kacang-kacang lainnya. Dengan mengonsumsi kacang kenari sesuai porsi setiap harinya, kamu bisa menurunkan kolesterol, menguatkan tulang, dan melawan inflamasi.

    Kacang Tunggak
    Belum pernah mendengar nama kacang yang satu ini? Dalam bahasa Inggris, kacang yang dipercaya asalnya dari Afrika ini biasa disebut Black Eyed Peas karena mata kacangnya yang berwarna hitam. Di Indonesia, kacang tunggak biasa juga disebut sebagai kacang tolo. Sering kali, kacang yang kulitnya sangat mirip dengan kacang panjang ini ditambahkan dalam hidangan-hidangan lokal seperti pada brongkos, gudeg, rempeyek, dan lainnya. Namun penggunaannya masih sangat terbatas karena minim pengetahuan dari masyarakat tentang pengolahan kacang yang rendah lemak ini.

    Kacang Tunggak

    Sumber : www.instagram.com/armithaap

    Kacang tunggak mengandung vitamin B1, asam amino lisin, asam aspartat, glutamat. dan pada setiap 100 gramnya terdapat 24.4 gram protein. Sehingga mengonsumsinya dalam sehari dapat memenuhi kebutuhan protein tubuh hampir separuhnya.

    Kacang Bogor
    Sesuai namanya kacang yang termasuk dalam golongan kacang tanah ini tumbuhnya lebih banyak di daerah Bogor, Jawa Barat. Kalau pernah jalan-jalan ke Bogor, pasti lihat deh para pedagang menjajakan kacang satu ini.

    Kacang Bogor

    Sumber : www.instagram.com/loetfiacarving

    Dalam setiap 100 gram kacang Bogor mengandung copper/tembaga sebesar 185%, serat 88%, vitamin B3 42%, dan berbagai vitamin serta mineral lainnya. Kacang Bogor juga mengandung asam lemak esensial (omega 3 & omega 6) yang dapat meningkatkan kecerdasan otak, lho!

    Kacang Hijau

    Kacang Hijau

    Sumber : www.yoesiariyani.com


    Siapa yang suka makan bubur kacang ijo saat sakit atau pas lagi ke warteg? Kacang yang satu ini begitu dicintai masyarakat Asia Tenggara khususnya Indonesia karena sangat mudah didapatkan. Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Balitkabi Litbang Pertanian NTT, kacang hijau mengandung protein Isoleusin 6,95%, Leusin 12,90%, Lysin 7,94%, Metionin 0,84%, Phenylalanin 7,07%, Thereonin 4,50%, Valin 6,23%, dan asam amino non esensial. Gak hanya kaya akan vitamin dan mineral, kacang hijau juga bisa digunakan untuk menumbuhkan tauge untuk sayur, lho. Multitalenta banget, ya?

    Kacang Mete/Mede
    Kacang satu ini bisa disebut unik karena tumbuh bersama dengan buah jambu mete. Biji yang menggantung di bawah buah jambunya kemudian dikeringkan dan diolah hingga menjadi kacang yang bisa dimakan. Sering kita temui kacang mete dalam campuran coklat, kue-kue, atau dipanggang dan disajikan dalam toples saat hari raya.

    Kacang Mete

    Sumber : www.instagram.com/bibit.buah.pupuk.organik

    Tahu gak kalau kandungan zat besi dan tembaga pada kacang mete bisa mengatasi penyakit anemia. Selain itu, kacang mete juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang merupakan jenis antioksidan yang dapat memelihara kesehatan mata.


    Ternyata ada banyak kacang-kacang lokal yang menyehatkan jika dikonsumsi. Sekarang kamu sudah tahu, jadi gak perlu sering-sering beli kacang impor, ya! Yuk kita berdayakan pangan lokal agar petani lebih makmur dan juga demi mengurangi jejak karbon bahan makanan kita!

    Sumber : https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/Nuts-and-seeds

    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3257681/

    http://pangan.litbang.pertanian.go.id/m/?headline=831

    https://www.greeners.co/flora-fauna/kacang-tunggak-sumber-protein-pesaing-daging/

    Sumber thumbnail : Pixabay from Pexels

    PLANTFUL