Blog

  • 5 Manfaat Meminum Oat Milk yang Spektakuler

    July 31, 2020
    /
    Food , Health
    5 Manfaat Meminum Oat Milk yang Spektakuler image

    Siapa tak tahu oat milk atau susu yang terbuat dari gandum (oat)? Minuman berbasis nabati yang sedang naik daun ini tak hanya mudah dibuat sendiri di rumah, tetapi juga memiliki aneka manfaat, lho! Semua susu yang vegan friendly memang menyehatkan dan memiliki kandungan vitamin serta mineral untuk asupan harian tubuh. Rasanya pun jauh lebih lezat dari pada susu hewani. Kalau begitu, apa saja sih manfaat meminum oat milk? Apa benar manfaatnya sangat spektakuler untuk tubuh dan lingkungan?

    View this post on Instagram

    A post shared by Oatly (@oatly) on

    Tenang saja, Plantful sudah merangkum 5 manfaat meminum oat milk yang barangkali belum kamu ketahui. Check it out!

    Baik untuk lingkungan!
    Dibandingkan susu kacang kedelai, oat milk ternyata lebih ramah lingkungan karena dalam proses pembuatannya tidak menghabiskan banyak air. Pada proses penanamannya pun, setengah kilo gandum hanya menghabiskan sekitar 290 galon air sedangkan setengah kilo kacang almond membutuhkan 1929 galon air.

    View this post on Instagram

    A post shared by Sunshine and Showers (@_sunshine_and_showers) on

    Cocok bagi penderita alergi!
    Mencari susu alternatif memang sulit terutama bagi kalian yang mengidap intoleransi laktosa. Susu yang terbuat dari kacang bisa jadi substitusi, namun bagaimana kalau kamu juga alergi terhadap kacang? Tentu saja, oat milk to the rescue!

    Vitamin yang melebihi susu sapi
    Tahu gak kalau oat milk mengandung vitamin B2 yang jauh lebih banyak ketimbang susu sapi. Oat milk juga mengandung serat, walau saat diproses kandungan serat gandum berkurang, tetapi tetap saja masih cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian tubuh. Masih ragu sama oat milk?

    View this post on Instagram

    A post shared by HANA


  • Daun Kelor, Superfood Dengan Sejuta Manfaat

    July 20, 2020
    /
    Food , Health
    Daun Kelor, Superfood Dengan Sejuta Manfaat image

    Bentuk daunnya unik, mudah ditemui di lingkungan tempat tinggal kita dan telah dinyatakan sebagai salah satu superfood karena manfaatnya yang sangat baik untuk tubuh. Bukan, bukan kale, tetapi daun kelor atau moringa.

    Daun kelor dapat ditemui di negara-negara tropis dan subtropis sehingga sangat mudah bagi kita yang tinggal di Indonesia untuk mengakses superfood satu-satu ini. Studi menyatakan bahwa daun kelor kandungan nutrisi tinggi sehingga sangat baik untuk digunakan dalam pembuatan obat farmasi. Belum lagi setiap bagian dari tumbuhan kelor yang memiliki aneka vitamin, mineral, dan menjadi salah satu sumber protein terbaik.

    View this post on Instagram

    A post shared by harnina ika (@harninaika) on

    Tak hanya berhenti di situ saja, konsumsi daun kelor juga dapat menurunkan kadar gula darah (tidak dengan versi bubuk), sumber antioksidan serta anti inflamasi. Dalam studi yang dipublikasikan pada tahun 2016 lalu juga menyatakan bahwa meminum suplemen dengan kandungan biji daun kelor seberat 750 mg setiap hari selama delapan minggu dapat memperbaiki fungsi diastolik jantung.

    Ibu hamil dan menyusui tidak disarankan untuk mengonsumsi daun kelor karena dapat menyebabkan buang air kecil berlebihan, namun tetap berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

    Lalu bagaimana sih caranya menambahkan daun kelor segar dalam hidangan sehari-hari? Sulitkah?

    View this post on Instagram

    A post shared by Little Green Dot (@littlegreendot) on

    Tentu saja tidak, kamu bisa membuat sayur bening dengan daun kelor yang mirip dengan sayur bayam. Atau menambahkannya dalam hidangan sop sayur. Dijadikan pecel sebagai pengganti kangkung juga bisa, lho!

    Kalau kamu tidak terlalu suka mengonsumsinya secara utuh, tambahkan saja bubuk daun kelor pada air putih atau smoothie pagimu. Yang penting jangan melewatkan daun kelor dalam daftar superfoodmu, ya! Harganya pun jauh lebih terjangkau dari superfood lainya.

    Sumber studi : 

    http://journal.waocp.org/?sid=Entrez:PubMed&id=pmid:25374169&key=2014.15.20.8571

    https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ptr.2023

    https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/science-backed-health-benefits-moringa-powder/

    PLANTFUL


  • Efektif Turunkan Berat Badan dengan 6 Menu Plant Based Ini!

    June 29, 2020
    /
    Diet , Health , Life Style
    Efektif Turunkan Berat Badan dengan 6 Menu Plant Based Ini! image

    Menurunkan berat badan tak harus berlebihan apalagi menyiksa diri agar dapat turun dengan sangat drastis. Proses adalah kunci dalam menurunkan berat badan. Berat badan yang sangat berlebih tanpa mengatur konsumsi harian dengan makanan yang baik dan olahraga tentu saja dapat menyebabkan aneka penyakit komplikasi. Resiko diabetes, penyakit jantung dan stroke lebih tinggi pada penderita obesitas.

    Harvard Healthy Food Plate

    Sumber : www.health.harvard.edu

    Dari berbagai diet turun berat badan yang beragam, diet vegan / plant based masih menjadi pilihan terbaik. Dengan ragam bahan makanan kaya serat, protein dan karbohidrat, diet plant based dipastikan sangat bermanfaat untuk tubuh. Apalagi diet plant based yang sehat biasanya sangat rendah lemak saturasi. Nah, berikut ini 6 menu plant based yang efektif turunkan berat badan. Variannya gak membosankan, lho!

    Sayuran Berdaun Gelap

    Kenapa harus sayuran berdaun gelap? Mengonsumsi sayuran lain tentu saja tidak mengapa, namun sayuran dengan warna daun yang gelap mengandung lebih banyak vitamin, mineral dan rendah kalori. Bahkan ada beberapa sayuran berdaun gelap yang juga mengandung protein hingga sangat baik untuk tambahan asupan tubuh. Kamu juga akan merasa kenyang lebih lama, lho!

    leafy greens

    Sumber : www.unlockfood.ca

    Sayuran berdaun gelap antara lain adalah : Brokoli, lobak merah, kale, baby spinach, bit, microgreens, romaine lettuce, arugula, bok choy, sawi.

    Minyak Sehat Rendah Lemak

    Sebisa mungkin penggunaan minyak dalam masakan memang dikurangi, namun jika masih belum bisa melakukannya, gantilah minyak masakmu dengan minyak sehat rendah lemak.

    Pohon Zaitun

    Sumber : www.instagram.com/maedaya.olive

    Minyak zaitun dan canola adalah salah satu minyak rendah lemak yang terjangkau dan mudah ditemukan.

    Air mineral, teh dan kopi

    Meminum air mineral sangat penting tak hanya dalam diet plant based tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari. Untuk teh dan kopi, jangan menggunakan pemanis berlebih dan hindari juga mengonsumsi dairy products seperti susu, yogurt, keju dan mentega. Ganti dengan susu berbahan dasar tumbuhan.

    Gandum Utuh

    Wheat

    Sumber : www.instagram.com/scorpionmind

    Makanan yang mengandung gandum utuh juga jadi kunci dalam keberhasilan diet plant based. Gandum utuh dalam oatmeal, roti, pasta dan beras cokelat sangat disarankan untuk ditambah dalam menu sehari-hari. Selain sebagai sumber serat, gandum utuh juga merupakan sumber karbohidrat terbaik. Yang penting hindari olahan gandum ya, hanya konsumsi gandum utuh!

    Protein Sehat

    Kacang-kacangan

    Sumber : www.instagram.com/vegainsfood

    Jika kamu belum bisa menjalani diet vegan penuh waktu, maka sumber proteinmu bisa didapatkan dari ikan, poultry juga kacang-kacangan dan polong. Kurangi konsumsi daging merah juga daging proses, bahkan jika memungkinkan, hindari sama sekali daging merah.

    Aneka Buah Musiman

    Buah juga penting! Manis dalam buah memang terkesan meragukan mengingat gula adalah salah satu bahan yang sebaiknya diminimalisir, namun buah mengandung gula alami yang jauh lebih baik untuk tubuh dari pada pemanis buatan. Kamu tidak perlu membeli buah-buah import untuk mendapatkan nutrisi tambahan. Beli saja buah musiman yang tersedia di daerahmu! Selain dapat membantu petani lokal, buah musiman harganya jauh lebih murah, jadi bisa irit.

    Selain mengonsumsi 6 menu plant based di atas dalam misi menurunkan berat badan, jangan lupa untuk berolahraga, ya! Olahraga tidak perlu mahal-mahal ke tempat gym, ada banyak pilihan olahraga murah yang bisa kamu lakukan di rumah selama pandemi covid-19. Stay safe teman-teman!

    PLANTFUL


  • Sulitkah Menjadi Vegan di Indonesia?

    June 12, 2020
    /
    Health , Life Style , Veganism
    Sulitkah Menjadi Vegan di Indonesia? image

    Hidangan Indonesia memang lebih banyak yang mengandung sayur mayur serta kacang-kacangan, namun masih banyak juga masyarakat kita yang menolak veganisme walau sudah ada modalnya. Tempe, tahu, umbi, aneka ragam kacang, beras, gandum, dengan mudah bisa kita dapatkan di Indonesia, bahkan harganya jauh lebih murah dibandingkan daging hewani, terutama sapi. Hidangan yang menggunakan ekstrak hewani pun kini bisa mudah disubstitusikan dengan produk nabati.


    Menjadi vegan di Indonesia sepuluh tahun yang lalu jauh lebih sulit. Walau aneka sayur tersedia di berbagai restoran, tapi masih sangat sulit untuk menemukan tempat makan yang benar-benar menjual menu vegan only. Mungkin di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Denpasar, masih lebih mudah, namun tidak bagi para vegan yang tinggal di kota lain di berbagai pelosok daerah, memasak sendiri adalah satu-satunya pilihan. Kala itu pengetahuan mengenai veganisme memang sangat minim, tak hanya di Indonesia saja tentunya tetapi juga di seluruh dunia.


    Kini dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, pilihan menu dan bahan-bahan berbasis vegan baik di tempat makan maupun di supermarket semakin banyak dipasarkan. Jika sebelumnya kita hanya mengenal selai kacang tanah, kini kita bisa menemukan selai kacang badam (almond) di manapun bahkan di aplikasi belanja daring.


    Tantangan untuk menjadi vegan di Indonesia tak lagi sebegitu menegangkannya. Media sosial juga berperan penting dalam menyebarkan veganisme di Indonesia. Memang untuk saat ini masih belum begitu merata, hingga mengakibatkan beberapa bahan pengganti berbasis nabati harganya selangit. Tetapi Plantful optimis kalau pada waktu mendatang, semua orang dari berbagai kalangan dan daerah di Indonesia akan mengenal dan berikrar dalam veganisme. Baik demi menjaga lingkungan maupun demi kesehatan pribadi.

    PLANTFUL


  • Harry Styles tak Makan Daging Demi Siapa?

    June 12, 2020
    /
    Diet , Health , Veganism
    Harry Styles tak Makan Daging Demi Siapa? image

    Kabar menggembirakan datang dari Harry Styles, penyanyi asal Inggris yang pernah tergabung dalam boyband One Direction. Dalam bincang-bincangnya bersama Stephen Thompson, Harry dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tak lagi mengonsumsi daging hewani. Walau tak menyatakan diri sebagai seorang vegan penuh waktu karena Ia masih menikmati keju, langkah kecil Harry ini patut diacungi jempol.

    Harry Styles memang sejak lama menggunakan setiap kesempatan miliknya untuk menyuarakan hak asasi hewan. Pada 2015 lalu saat sedang menjalankan konser tunggal di San Diego, Harry menyerukan kepada para penggemarnya untuk tak lagi datang ke SeaWorld terutama bagi mereka yang menyukai dolphin.

    Harry Styles bukan satu-satunya selebriti yang tak lagi mengonsumsi daging hewani walau belum betul-betul menjadi vegan. Penyanyi rap, Drake dan aktor kawakan Jack Black juga baru-baru ini menyatakan bahwa mereka tak lagi memasukkan daging merah dalam menu dietnya. Menurut Jack Black, konsumsi daging hewani baik yang sedikit tetap dapat berakibat pada kerusakan lingkungan jangka panjang.

    Dalam video pendek yang Ia bagikan di Twitter, Jack Black berkata :
    "Hey what's up? It's me, Jack Black. My eco resolution is to stop eating red meat. I'm still eat a cheeseburger, but it’s going to be one of those new scientifically delicious veggie burgers. You know, the Impossible, the Beyond, etc. I'm doing this to help limit catastrophic climate change and to support my mental health, and I think you should too. Much love, JB, over and out."


    Semakin banyak orang yang telah berikrar untuk menjadi vegan. Harapan untuk lingkungan yang lebih baik tentunya semakin terasa nyata. Jadi, tunggu apalagi?


    PLANTFUL


  • 4 Pemanis Vegan Untuk Maniskan Takjilmu!

    May 1, 2020
    /
    Food , Health , Veganism
    4 Pemanis Vegan Untuk Maniskan Takjilmu! image

    Terlalu banyak makan manis tentu tidak disarankan karena akan berdampak buruk bagi kesehatan. Meminimalisir penggunaan pemanis buatan tentu sangatlah vital. Madu tentunya bukan pilihan pengganti gula pasir. Lantas, pemanis apa yang bisa digunakan vegan selain gula pasir biasa?

    Jika kamu sedang mencari alternatif pemanis yang lebih sehat dan tentunya aman untuk vegan, berikut Plantful sudah rangkum 4 pemanis vegan yang bisa kamu konsumsi dengan aman dan tentunya dapat membuat takjilmu semakin nikmat!

    Sirup Agave/Nektar


    Pemanis yang rasanya lebih manis dari gula atau madu ini terbuat dari getah tanaman agave. Teksturnya tak sekental madu sehingga sangat cocok untuk dicampur dengan minuman favoritmu karena sirup agave lebih mudah mencair.

    Sirup agave juga memiliki kandungan indeks glikemik yang jauh lebih rendah dari pada gula pasir biasa. Walau begitu, sirup agave tetap tinggi fruktosa sehingga disarankan untuk tidak menggunakannya berlebihan, ya! Yang berlebihan kan tidak sehat.

    Sirup Maple


    Satu lagi pemanis yang berasal dari getah, kali ini asalnya dari getah pohon maple. Sirup maple mirip dengan sirup agave namun warnanya lebih pekat dan rasanya tidak terlalu manis. Biasanya sirup kebanggaan negara Kanada ini digunakan sebagai pengganti gula biasa dalam campuran hidangan penutup/kue-kue.

    Sirup maple mengandung banyak nutrisi lho! Bahkan ada studi yang mengatakan bahwa mengonsumsi sirup maple secara teratur bisa mencegah penyakit Alzheimer karena kemampuan sirup ini yang dapat menghentikan penggumpalan protein pada otak.

    Sirup Kurma


    Proses pembuatan sirup kurma mungkin yang paling natural di antara yang lainnya. Kamu hanya perlu merendam kurma dalam air lalu peras hingga sirup alaminya keluar. Karena prosesnya yang sederhana dan terbilang alami, sirup kurma jadi salah satu alternatif pemanis tersehat. Lho.

    Teksturnya lebih kental dari dua sirup sebelumnya. Pas banget nih jadi pemanis dalam kolak favoritmu!

    Gula Kelapa


    Gula yang satu ini mungkin yang paling mudah ditemukan di supermarket, ya. Gula yang bulirannya berwarna cokelat ini terbuat dari kelapa sawit. Rasanya mirip dengan karamel dan tidak terlalu manis. Cocok banget untuk jadi pengganti gula pasir biasa.

    Nah itu dia 4 pemanis vegan yang bisa kamu konsumsi sebagai pengganti pemanis buatan. Rasanya lebih enak dan tentunya berdampak baik untuk tubuh. Selamat menjalankan ibadah puasa, ya veganers!

    PLANTFUL


  • Menu Vegan Pertama KFC di Cina

    April 29, 2020
    /
    Food , Health , Veganism
    Menu Vegan Pertama KFC di Cina image

    Untuk pertama kalinya dalam sejarah, restoran cepat saji KFC di Cina mengeluarkan menu vegan dan akan melakukan percobaan dalam waktu dekat ini. Cabang KFC yang akan pertama kali meluncurkan menunya adalah Shanghai, Shenzhen, dan Guangzhou. Bekerja sama dengan Cargill, KFC akan mengolah produk berbahan dasar tumbuhan sebagai pengganti daging ayam. Karena masih dalam tahap percobaan, menu vegan terbaru ini hanya bisa didapatkan dalam waktu terbatas.

    Setelah persebaran covid-19, permintaan protein berbasis tumbuhan memang meningkat pesat di Asia, seperti dilansir dari weforum. Suspek sementara memang masih menghubungkan antara infeksi covid-19 dengan konsumsi daging hewani. Inilah yang menyebabkan masyarakat di berbagai negara terutama dataran Cina yang sudah mulai pulih dan Hong Kong mulai beralih ke pola makan yang nyaris tanpa daging.


    Laporan terbaru dari Nielsen pun mengamini kenaikan tersebut. Dalam data yang dikeluarkan oleh Nielsen menunjukkan bahwa pada minggu kedua bulan Maret 2020, permintaan vegan meat di Amerika Serikat meningkat hingga 280% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Pandemi ini diperkirakan akan menjadi pencerahan bagi industri panganan vegan. Plant based diet tak hanya akan menyelamatkan lingkungan dari kehancuran, tetapi juga dapat menyehatkan jiwa dan raga.

    Sumber thumbnail : www.livekindly.co

    PLANTFUL