Blog

  • Bosan Olahraga di Rumah? Tengok 4 Youtuber Olahraga Ini Aja!

    September 30, 2020
    /
    Health , Life Style
    Bosan Olahraga di Rumah? Tengok 4 Youtuber Olahraga Ini Aja! image

    Situasi saat ini memerlukan kita untuk menahan diri keluar rumah. Tempat olahraga di beberapa wilayah ditutup, berolahraga di ruangan terbuka apalagi ramai-ramai sangat tidak disarankan. Lalu apa kita gak bisa berolahraga di rumah aja?

    Eitsss!! Tentu saja kita bisa tetap bugar walau olahraga di rumah, lho. Ada banyak pusat kebugaran yang kini membuka kelas daring sehingga kamu bisa ikutan kelas-kelasnya via video meeting. Ada juga aneka aplikasi olahraga yang dapat membantu kamu latihan sesuai dengan jadwal. Gak suka pakai aplikasi? Tenaaaang, ada banyak video olahraga di Youtube yang bisa kamu pilih sesuai keinginan. Banyak instruktur profesional yang siap mengajarkan dan tentunya memotivasi walau komunikasinya satu arah. Bingung pilih video olahraga yang mana? Niih Plantful bantuin dengan daftar 4 youtuber olahraga favorit Plantful!

    SKWAD Fitness
    Belum biasa olahraga tetapi ingin mulai dari yang gampang-gampang? Kanal SKWAD Fitness kayaknya cocok nih, karena di sini kamu akan nemuin banyak video-video yang khusus dipersembahkan untuk para pemula. Jadi olahraganya gak terlalu berat sampai kamu bisa menyesuaikan ke tahap selanjutnya.

    View this post on Instagram

    A post shared by SKWAD Fitness #OlahragaDiRumah (@skwadfitness) on

    Olahraganya juga gak ngebosenin, lho! Dari Aerobik sampai HIIT bisa kamu temukan di kanal SKWAD Fitness.

    Penyogastar Official
    Kepengin belajar yoga tetapi belum bisa ikutan kelas langsung? Tenang, ada kanal Penyogastar Official yang bakal ngajarin kamu aneka gerakan yoga dari level pemula.

    View this post on Instagram

    A post shared by Fajar Putra (@penyogastar) on

    Dalam video-video Penyogastar, kamu juga akan menemukan video yang sesuai dengan kebutuhanmu. Misalnya kamu kesulitan tidur, atau sakit pinggang, Penyogastar akan membantu dengan video yang telah diunggah.

    Salsalivefit

    View this post on Instagram

    A post shared by Salsalivefit (@salsalivefit) on


    Mau olahraga yang lebih seru dan aktif dari kepala sampai kaki? Langsung aja tengok video olahraganya Salsalivefit! Cardio, yoga, hiit, sampai olahraga jalan kaki 5000 langkah di rumah pun tersedia di kanal Salsalivefit. Gak perlu kuatir kalau alat olahraga mu nggak lengkap kok!

    Fit With Mel
    Kamu tahu gak kalau olahraga lari juga perlu persiapan yang matang? Apalagi kalau mau mengikuti marathon. Nah, biar gak bingung apa saja sih persiapan yang harus dilakukan sebelum mulai lari, kamu bisa berkunjung ke kanal Youtube Fit with Mel by Melanie Putrie, mantan Puteri Indonesia 2002.

    View this post on Instagram

    A post shared by Melanie Putria (@melanieputria) on

    Di sini kamu bisa temuin banyak tips dan trik olahraga lari yang dibumbui dengan motivasi dari Melanie agar kamu tetap semangat mencapai goals larimu.

    Gimana nih 4 youtuber olahraga favorit Plantful di atas? Sudah tergerak belum untuk tetap bugar di rumah? Ayoooo bergerak demi meningkatkan metabolisme tubuh agar sehat di tengah pandemi dan jangan lupa pesan plant based catering-nya Plantful, ya!

    Sumber thumbnail : Karolina Grabowska from Pexels

    PLANTFUL


  • 5 Cara Asyik Bikin Jalan Kaki Jadi Menyenangkan

    September 29, 2020
    /
    Health , Life Style
    5 Cara Asyik Bikin Jalan Kaki Jadi Menyenangkan image

    Olahraga jalan kaki adalah olahraga paling hemat biaya dengan sejuta manfaat. Dengan berjalan kaki secara rutin, kamu bisa menurunkan berat badan, membangkitkan stamina, menguatkan otot dan tentunya membakar kalori yang tidak sedikit.


    Sayangnya, berjalan kaki kerap kali jadi olahraga terakhir yang dipilih walaupun murah. Udara yang penuh polusi, cuaca yang terik, dan buruknya pedestrian menjadi satu dari berbagai alasan mengapa jalan kaki menjadi tidak menyenangkan.

    Padahal menurut studi, 15.000 langkah sehari adalah angka yang tepat untuk menurunkan resiko terkena penyakit metabolisme. Walau begitu, 10.000 langkah per hari juga tidak apa-apa lho kalau kamu merasa 15.000 terlalu tinggi dan nampak melelahkan, hehe.

    Naaaah, bagaimana sih caranya untuk bikin jalan kaki jadi olahraga yang menyenangkan?

    Jadikan Kebiasaan
    Ayooooo bangkit! Selama kamu masih sehat-sehat saja, usahakan untuk berjalan kaki di manapun, kapanpun! Naik tangga misalnya, dari pada menggunakan lift/eskalator. Berjalan kaki ke warung dari pada naik motor. Setelah turun dari kendaraan umum menuju kantor jangan pesan ojek daring, tetapi berjalan kaki. Perlahan jadikan jalan kaki kebiasaan baik, tak hanya untuk jalan-jalan di mall saja.

    Pilih Tempat Jalan yang Nyaman
    Kalau kamu mau fokus untuk berolahraga jalan kaki, pilihlah tempat yang membuatmu nyaman. Jauh dari keramaian, tidak banyak kendaran lalu lalang. Misalnya berjalan kaki keliling perumahan tempat tinggal, atau di taman, atau bisa juga di gedung olahraga seperti GBK.

    Dengarkan Musik
    Sama dengan jogging, mendengarkan musik juga membuat jalan kaki jadi lebih menyenangkan, lho. Asalkan dengerin musiknya di tempat yang seharunya, ya! Kalau mau menyebrang jalan sebaiknya jangan sambil dengerin lagu, bisa bahaya!

    Pakai Aplikasi
    Untuk menghitung langkah harianmu. Selain bisa buat motivasi, kamu jadi bisa mengukur kemampuan berjalanmu.


    Pakai Alas Kaki yang Nyaman
    Pilih sepatu khusus lari/olahraga lebih baik guna membuat nyaman kaki. Selain itu, alas kaki yang nyaman juga dapat menghindarkan kita dari luka dan memperbaiki struktur telapak kaki. Tetapi, kamu juga bisa kok olahraga jalan dengan bertelanjang kaki. Asalkan jangan jalan kaki tanpa alas di jalanan penuh beling yaaa, kalau itu hanya bisa dilakukan oleh kuda lumping dan ahli debus, hehe.

    Itu dia 5 cara asyik bikin jalan kaki jadi menyenangkan. Yuk jadikan olahraga jalan kaki kebiasaan baik demi menjaga kesehatanmu!

    PLANTFUL


  • Menghindari 'Bloating' Saat Diet Plant Based

    September 26, 2020
    /
    Diet , Health
    Menghindari 'Bloating' Saat Diet Plant Based image

    Perut ‘bloating’ atau kembung dan bergas sering ditemui saat menjalani pola makan tertentu. Hal ini tentu saja normal jika kamu mengonsumsi makanan yang sehat. Berebeda dengan bloating yang didapat dari mengonsumsi gula serta lemak berlebih.

    Dalam diet plant based, bloating juga tak terelakkan. Perut terkadang membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang kita konsumsi sehingga sedikit menggembung setelah makan. Walau normal, ada kalanya bloating bisa mengganggu. Terutama ketika bloating jadi menghasilkan gas berlebih dan membuat perut terasa tak nyaman.

    Bagaimana cara mengindari bloating saat diet plant based?

    View this post on Instagram

    A post shared by Plant-Based / Vegan (@plantful.id) on

    Kurangi Porsi Makan
    Bukan tidak makan sama sekali, namun kurangi porsi makan dalam satu waktu. Misalnya porsi makan siang menjadi setengahnya saja dan siapkan makanan ringan sehat untuk di makan di jam-jam berikutnya. Hal ini dapat memberi waktu bagi sistem pencernaan untuk mencerna makananmu.

    Mengunyah Lebih Lambat
    Hayoooo siapa di sini yang makannya cepat bak tidak dikunyah? Mengunyah makanan yang lama ternyata sangat berperan penting dalam menghindari bloating dan buncit. Banyaknya gas dalam sistem gastrointestinal kita didapat saat kita menghirup udara (melalui mulut). Mengunyah makanan dengan baik dalam waktu yang lebih lama dapat menangkal udara tambahan yang tertelan. Hmmm, karena ini juga ya kalau makan sebaiknya gak sambil bicara.

    Minum Air Putih!
    Dari semua diet, minum air putih pastilah yang selalu disarankan. Mengapa sih harus minum air putih? Selain jadi sumber oksigen tambahan dan memang karena tubuh memerlukan air, minum air putih membantu pergerakan seluruh organ dalam terutama lambung. Makanan yang kita makan akan lebih mudah untuk bergerak ke sistem pencernaan dengan air.

    Kurangi Minuman Kafein, Alkohol dan Soda
    Ini sudah pasti banget, ya? Minuman-minuman kafein (kopi, teh, minuman berenergi), alkohol dan soda akan menambah gas pada perut sehingga membuat perut tidak nyaman. Perhatikan takaran minummu atau kalau memungkinkan, hindari sama sekali dan fokus dengan air putih/jus buah murni.

    Ternyata mudah banget ya menghindari bloating! Kalau kamu sudah melakukan 4 cara menghindari bloating saat diet plant based di atas tetapi tetap kembung, jangan kecewa! Selama kamu merasa baik-baik saja dan tidak mengalami sakit, bloating sangat normal. Bisa saja hormon terutama perempuan yang akan menstruasi. Tetap semangat dan jaga kesehatan!

    PLANTFUL


  • Beras Merah vs Beras Cokelat : Pilih yang Mana?

    September 25, 2020
    /
    Food , Health
    Beras Merah vs Beras Cokelat : Pilih yang Mana? image

    Nasi sudah lama dianggap sebagai sumber karbohidrat sebagian besar orang Asia terutama di Indonesia. Aneka menu nasi tradisional yang bervariasi menunjukkan betapa besarnya peran nasi dalam budaya kita. Namun, apakah harus selalu beras putih yang menjadi bintang utama?

    Beras putih sendiri masih menjadi perdebatan karena dianggap tak lagi memberikan gizi dan vitamin. Proses pembuatan beras putih yang sering kali tidak sustainable menghilangkan sebagian besar vitamin sehingga saat dimakan, kita tak mendapat banyak gizi darinya. Walau beras putih memang terbukti lezat, ada lho alternatif beras lain yang lebih sehat dan tidak kalah enak. Salah satunya adalah beras merah dan beras cokelat.

    Bagi kamu yang sedang diet untuk menjaga berat badan, pasti tidak asing dengan beras merah atau beras cokelat. Keduanya digemari karena dianggap lebih mengenyangkan, berserat tinggi dan minim kandungan gula. Tapi, beras mana yang lebih sehat? Beras merah, atau beras cokelat?

    Beras Merah
    Bagaimana bisa beras merah berwarna merah keunguan? Ini karena beras merah mengandung senyawa antosianin yang biasa terdapat dalam buah blueberry dan sayuran berwarna ungu. Kandungan antosianin pada beras merah membuatnya menjadi lebih bernutrisi daripada beras lainnya. Peran antosianin dalam mengendalikan kadar kolestrol dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung, lho!

    View this post on Instagram

    A post shared by Erica Ferraroni (@ferraronierica) on

    Beras merah juga mengandung serat tertinggi di antara beras lainnya, yaitu 6,2 gram per 100 gram beras.

    Kamu bisa memilih mau beras merah yang masih memiliki kulit ari atau tidak. Mana saja yang sesuai dengan selera.

    Beras Cokelat
    Beras yang warnanya mirip nasi goreng ini hanya melalui sekali proses penggilingan untuk menghilangkan bagian terluar kulit ari beras saja, tetapi masih memiliki sisa kulit sehingga masih berwarna kecokelatan. Proses ini juga menjadikan beras cokelat lebih bernutrisi dari beras putih.

    Beras cokelat kaya akan magnesium, zinc dan zat besi dengan serat sebanyak 3,1 gram per 100 gram beras. Beras yang satu ini selalu dianjurkan untuk dikonsumsi para penderita diabetes. Harga beras cokelat juga tidak semahal beras merah sehingga cocok sebagai alternatif murah pengganti beras putih.
     
    View this post on Instagram

    A post shared by RACHEL SCOULAR DIETITIAN (@healthyhappyhabits) on

    Kedua beras ini sama-sama sehat walau beras merah memang terbukti memiliki nutrisi dan serat yang lebih banyak dari beras cokelat. Dalam diet, yang penting adalah menyesuaikan porsi agar tidak kekurangan apalagi kelebihan. Kalau kamu, beras mana yang menjadi pilihanmu?

    PLANTFUL

     


  • Yuk Berkenalan Dengan Kombucha!

    September 23, 2020
    /
    Food , Health
    Yuk Berkenalan Dengan Kombucha! image

    Rasanya yang sedikit asam dan mirip dengan soda membuat kombucha digemari berbagai kalangan. Jauh sebelum menjadi minuman sehat yang populer di antara plant based food eater, kombucha telah dikenal di Manchuria, Tiongkok pada 2000 tahun SM sebagai minuman tradisional.

    View this post on Instagram

    A post shared by Buchi (@drinkbuchi) on

    Bakteri dan ragi yang hidup menjadi kultur bernama SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast) lalu berfermentasi dalam air teh hitam manis (bisa juga teh hijau) selama beberapa hari. Ragi dalam SCOBY akan mengonsumsi gula sehingga menjadi alkohol yang kemudian diuraikan oleh bakteri untuk mengubahnya jadi asam. Inilah yang kita sebut dengan kombucha.

    View this post on Instagram

    A post shared by Vindi (@vindiskitchen) on

    Kombucha merupakan minuman yang sehat. Kandungan alkohol dalam kombucha sangat sedikit, nyaris tidak ada karena telah diurai oleh bakteri dan hanya sedikit tersisa kandungan gula. Proses fermentasi dari pembuatan kombucha menghasilkan mikroorganisme yang sangat bermanfaat untuk pencernaan, lho!

    View this post on Instagram

    A post shared by Mathilde


  • 3 Mitos Vegan Ini Terpatahkan oleh Fakta

    August 30, 2020
    /
    Diet , Health , Veganism
    3 Mitos Vegan Ini Terpatahkan oleh Fakta image

    Tinggal di negara dengan konsumsi produk hewani yang cukup tinggi tentu menjadi tantangan untuk pegiat pola hidup vegan. Substitusi bahan yang tidak selalu murah, minimnya tempat makan yang menyajikan hidangan khusus berbasis nabati, sampai cemooh dari orang sekitar atas pilihan pola hidup.

    Selama ini ada banyak sekali mitos vegan yang lalu lalang dalam kehidupan. Kebenarannya tentu menjadi tanda tanya, karena pengetahuan yang kurang terhadap veganisme dapat membuat seseorang meremehkan veganisme itu sendiri. Kali ini Plantful akan membagikan 3 mitos vegan yang sering kali menjadi permasalahan dalam kehidupan sosial.

    Vegan Kurang Protein

    Tempe dan tahu adalah salah satu dari sekian banyak bahan makanan berbasis nabati yang mengandung protein. Pernyataan bahwan vegan kekurangan protein sangat sering dilontarkan sehingga mengesankan bahwa hanya produk hewani yang dapat memenuhi asupan protein harian seseorang. Pada kenyataannya, satu orang hanya membutuhkan 0,8 gram protein sehari dan dengan diet vegan, kita sudah bisa memenuhinya apalagi aneka kacang dan polong-polongan yang selalu ada dalam hidangan vegan.

    Vegan Tidak Bisa Membentuk Otot

    Dengan banyaknya atlet yang beralih pada pola hidup veganisme, tentu saja mitos ini lagi-lagi terpatahkan. Selama kamu mengonsumsi makanan berbasis nabati yang tinggi kalori, tinggi protein, menjadi vegan dan membentuk otot bisa dilakukan.

    Vegan Mahal!
    Jika kamu memilih bahan-bahan impor, sayur dan buah yang bukan musimnya, tentu saja vegan jadi mahal. Veganisme sendiri mengajarkan kita untuk down to earth agar tak hanya baik untuk diri sendiri, namun juga baik untuk lingkungan. Jangan lupa, tempe, tahu dan sayur-sayuran di pasar sangat murah, lho! Jadi gak ada alasan untuk bilang vegan tuh mahal!

    PLANTFUL


  • Veg News : Virus Covid-19 Hidup Dalam Daging Beku Hingga 3 Minggu

    August 28, 2020
    /
    Health , News
    Veg News : Virus Covid-19 Hidup Dalam Daging Beku Hingga 3 Minggu image

    Studi baru oleh peneliti yang diunggah dalam website BioRxiv menemukan bahwa Covid-19 dapat hidup pada daging hewani sepanjang waktu dan suhu yang diperlukan dalam pengiriman (impor/ekspor). Peneliti melakukan percobaan dengan menaruh virus pada potongan daging lalu disimpan dalam tiga suhu yang berbeda (4°C, –20°C dan –80°C) selama tiga minggu. Ketiga suhu ini disesuaikan dengan suhu standar untuk pengiriman skala internasional. Hasilnya, setelah 21 hari virus SARS-CoV-2 masih tinggal di sampel.

    Penemuan ini pun dapat menjadi penjelasan mengapa negara-negara dengan nol kasus seperti New Zealand, Vietnam, kembali diguncang oleh wabah Covid-19.

    WHO pernah menjelaskan bahwa kemungkinan untuk seseorang tertular melalui makanan atau packaging sangat kecil. Namun dengan adanya penemuan baru, regulasi dalam penanganan makanan sebaiknya diulas kembali. Karena penularan melalui makanan sebetulnya disebabkan oleh beberapa hal. Seperti pegawai rumah potong hewan yang terinfeksi virus dan bertugas memotong daging/mengemas. Bisa juga dari mereka yang bertugas untuk mengantar (dalam impor/ekspor).

    Ada beberapa contoh kasus klaster Covid-19 di tempat pemotongan hewan. Di Jerman misalnya, 1500 pegawai tempat penyembelihan hewan terbesar dinyatakan positif terserang Covid-19. RRC menghentikan impor salmon dari Eropa serta beberapa jenis makanan impor dari negara-negara terdampak Covid-19 pada Juni lalu setelah ditemukan virus pada daging salmon.

    Walau begitu, studi ini masih belum ditelaah lebih lanjut sehingga berbagai pertanyaan belum terjawab. Misalnya apakah setelah dimasak dengan temperatur tinggi, virus akan menghilang? Apakah virus dapat menyebar ke atas permukaan benda-benda lainnya?

    Menjaga kebersihan alat masak tentu harus dilakukan terutama bagi para pebisnis di bidang food and beverage. Kita juga perlu untuk selalu update mengenai studi-studi terbaru dan membacanya dari sumber/jurnal terpercaya! Makanan Plantful tentu saja kebersihannya terpercaya, jadi kamu gak usah khawatir untuk menikmati menu katering Plantful. Selalu jaga kebersihan dan kesehatan, ya!

    PLANTFUL