Blog

  • Veg News : Parfum Vegan dari Ariana Grande Untuk Para Penggemar

    July 31, 2021
    /
    News , Veganism
    Veg News : Parfum Vegan dari Ariana Grande Untuk Para Penggemar image

    Bulan Agustus akan menjadi bulan yang paling dinanti-nanti oleh penggemar Ariana Grande. Pasalnya pada tanggal 1 Agustus, penyanyi peraih penghargaan Grammy ini akan meluncurkan parfum terbarunya dengan nama God Is A Woman. Yang lebih mengejutkannya lagi, parfum ini akan dibuat dengan bahan-bahan yang 100% vegan.

    Parfum yang digadang-gadang akan cruelty free, vegan, dan dibuat dengan 91 persen bahan alami ini pertama kali diumumkan oleh Ariana Grande melalui video pendek yang diunggahnya pada akun Instagram sang penyanyi. Parfum dengan botol berbentuk persegi dan bernuansa serba ungu ini beraroma “Fruity Musk” yaitu campuran dari ambrette, buah pir, orris, dan kelopak mawar dari Turki. God Is A Woman akan mulai dijual di toko kosmetik Ulta Beauty di seluruh negara bagian Amerika Serikat pada 1 Agustus 2021.

    Ini bukan pertama kalinya Ariana Grande meluncurkan parfum cruelty free. Parfum pertamanya dijual pada tahun 2015 dengan nama ARI by Ariana Grande. Lalu Thank You Next pada 2018. Namun baru kali ini Ariana Grande membuat parfum berbasis nabati dengan bahan-bahan alami.

    Ariana Grande memang sangat vokal dalam menyuarakan dukungannya pada anti kekerasan terhadap hewan. Ia pun menyebut dirinya sebagai vegan sejak tahun 2013. Ariana mengaku telah menjalani pola makan berbahan dasar organik dan minim daging sejak kecil. Karena kecintaannya terhadap hewan kian bertambah, Ia akhirnya memutuskan untuk menjadi vegan penuh waktu.

    Ariana Grande

    Tak hanya menjadi vegan, Ariana juga membangun penampungan hewan terlantar di Los Angeles dengan nama Orange Twins Rescue. Penampungan ini berfokus pada anjing, kucing, serta babi yang terlantar. Jadi sangat tidak heran jika kini Ariana memilih untuk benar-benar menggunakan bahan vegan pada parfumnya. Kapan parfum God Is A Woman dapat dibeli di Indonesia? Kita tunggu saja kabar-kabarnya!

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/ultabeauty

    PLANTFUL


  • Kylie Jenner Luncurkan Kosmetik Vegan

    June 27, 2021
    /
    Entertainment , News , Veganism
    Kylie Jenner Luncurkan Kosmetik Vegan image

    Baru-baru ini bintang reality show, Kylie Jenner membeberkan pada publik bahwa kosmetik miliknya Kylie Cosmetics telah melakukan perubahan formula dan kini semua produknya 100% berbahan vegan. Sejak diluncurkan pada 2016 lalu, Kylie Cosmetics sudah mengantongi label cruelty free yang artinya produk-produk tersebut tidak melalui proses percobaan terhadap hewan, maupun membayar laboratorium di negara lain untuk melakukannya.

    Namun, Kylie Cosmetics dulu belum meninggalkan bahan-bahan yang masih mengandung hewani. Setelah melakukan reformula, dilansir dari laman Instagram Kylie Cosmetics, Kylie akan meluncurkan 32 warna lipstik, 15 warna eyeliner, dan masih banyak lagi.

    Kylie

    Sumber : www.instagram.com/kyliecosmetics

    Seluruh keluarga Kardashian memang kini tengah beralih ke pola hidup berbasis nabati. Kim Kardashian telah merubah dietnya menjadi plant based, diikuti oleh anak-anaknya. Khloe dan Kourtney Kardashian pun mengikuti jejak Kim dengan alasan kesehatan dan lingkungan. Kourtney Kardashian baru-baru ini mengaku bahwa dirinya sudah 95% bertransisi menjadi vegan.

    Kim Kardashian

    Sumber : www.instagram.com/kimkardashian

    Selebriti Hollywood memang tak asing dengan veganisme. Seleb kawakan seperti Billie Eilish, Joaquin Phoenix, Natalie Portman, dan Ellen DeGeneres, sudah lebih dulu mempromosikan pola hidup veganisme. Tak hanya memakan makanan berbasis nabati, tapi juga mengajak para fans dan kerabatnya untuk peduli terhadap isu-isu lingkungan seperti hak asasi hewan, kerusakan alam, dan global warming.

    Kini, pola hidup vegan menjadi hal yang serius, tak lagi hanya sekadar tren. Kalau kamu, apa yang membuat kamu beralih menjadi vegan?

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/kyliecosmetics

    PLANTFUL


  • Lorde Akan Luncurkan Album Baru Tanpa CD

    June 25, 2021
    /
    Entertainment , News , sustainable
    Lorde Akan Luncurkan Album Baru Tanpa CD image

    Penyanyi peraih Grammy Award asal New Zealand, baru-baru ini mengumumkan bahwa album terbarunya yang akan diluncurkan pada 20 Agustus mendatang tidak akan tersedia dalam bentuk compact disc (CD). Setelah 4 tahun vakum dari dunia rekaman dan tak mengeluarkan album baru, Lorde yang kini telah menginjak usia 24 tahun akhirnya memberi bocoran bahwa album terbarunya akan diberi judul Solar Power.

    Lorde bersikukuh bahwa membuat album dalam bentuk CD hanya akan berakhir di tempat pembuangan akhir dan menumpuk jadi sampah. Ia memiliki komitmen untuk lebih peka terhadap lingkungan yang tercermin dalam karyanya kali ini.

    "I didn't wanna make something that would end up in a landfill in 2 years, but more than that, I wanted to make something that symbolised my commitment to asking questions of our systems, and making stuff with intention and sensitivity," Ungkap Lorde seperti dilansir dari Huffington Post.

    Lorde dikabarkan akan membuat kotak musik sebagai pengganti CD yang terbuat dari bahan-bahan yang 100% biodegradable, namun tetap ramah di kantong agar para fans bisa mengaksesnya.

    Walau mengaku dirinya hanyalah seorang bintang pop alih-alih aktivis lingkungan, Lorde percaya dirinya bisa membantu bersuara demi kelestarian lingkungan. Terbukti pada 2020 lalu, Lorde berangkat ke Antartika untuk menyaksikan sendiri bagaimana krisis iklim sudah begitu parah dan mengancam kehidupan makhluk hidup. Ia pun menerbitkan buku berisikan foto-foto perjalanannya selama di Antartika dengan judul “Going South”. Hasil penjualan buku ini didonasikan untuk mahasiswa S3 yang sedang melakukan penelitian tentang perubahan iklim di Antartika.

    Seperti apa ya album terbaru ramah lingkungan Lorde nantinya?

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/lordeinfo

    PLANTFUL


  • VegNews : Baskin-Robbins Luncurkan Es Krim Vegan dengan Susu Almond

    April 29, 2021
    /
    News , Veganism
    VegNews : Baskin-Robbins Luncurkan Es Krim Vegan dengan Susu Almond image

    Walau bukan yang pertama membuat es krim vegan, Baskin-Robbins kini menjadi yang pertama untuk menjual es krim dengan bahan dasar susu almond. Perusahaan waralaba es krim dari Amerika yang telah berdiri sejak 1945 ini menunjuk bulan Mei sebagai waktu peluncuran menu-menu es krim vegan terbarunya.

    “We’re a brand that’s all about creating new flavor experiences and with so many people living plant-based or flexitarian lifestyles today, we couldn’t be more excited to launch our new oat milk-based option,” Ujar Shannon Blakely, Vice President of Marketing & Culinary Baskin-Robbins, seperti dilansir pada laman Vegnews.com.

    Rasa yang akan diluncurkan pertama di seluruh cabang Baskin-Robbins adalah dairy free Strawberry Streusel. Rasa ini hanya dijual terbatas.

    Sebelumnya pada 2019, Baskin-Robbins juga telah meluncurkan es krim vegan dengan minyak kelapa dan mentega almond sebagai bahan dasar krimnya. Dari sini, Baskin-Robbins mengembangkan rasa Chocolate Chip Cookie Dough dan Chocolate Extreme. Baskin-Robbins juga memiliki aneka macam sorbet andalan yang hanya berbahan dasar buah segar beku tanpa krim/susu hewani.

    Selain es krim, Baskin-Robbins juga meluncurkan beberapa menu minuman buah yang vegan seperti Mangonada,Mango Fruit Blast, Strawberry Citrus Blast, dan Tropical Fruit Blast.

    Belum dikonfirmasi apakah serial vegan akan muncul di cabang-cabang Baskin-Robbins Indonesia, mari kita tunggu saja kabar selanjutnya! Semoga tidak lama-lama, ya!

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/passionplacement

    PLANTFUL


  • Film Seaspiracy Tunjukkan Ancaman Eksploitasi Laut Bagi Kehidupan

    March 30, 2021
    /
    Life Style , News , sustainable
    Film Seaspiracy Tunjukkan Ancaman Eksploitasi Laut Bagi Kehidupan image

    24 maret 2021 ini diwarnai oleh peluncuran dokumenter berjudul Seaspiracy, sebuah film dokumenter Netflix yang mengangkat isu tentang berbagai konflik yang terjadi pada lautan kita.

    seaspiracy

    Sumber : www.instagram.com/seaspiracy

    Ali Tabrizi sang sutradara bersama istrinya Lucy Tabrizi, melakukan investigasi terhadap efek buruk yang disebabkan oleh overfishing atau penangkapan ikan berlebih di berbagai negara terhadap keseimbangan biota laut. Bekerja sama dengan berbagai aktivis kelautan, Seaspiracy membawa kita berkelana ke negara-negara seperti Jepang, Thailand, Kepulauan Faroe, laut wilayah Afrika, hingga Inggris untuk memperlihatkan berbagai problematika di balik penangkapan boga bahari yang selama ini dikonsumsi oleh manusia selama berabad-abad.

    Seaspiracy diproduseri oleh Kip Andersen, yang pada 2014 lalu telah membuat dokumenter serupa bersama Leonardo DiCaprio dengan judul Cowspiracy.

    Dengan menonton dokumenter ini, kita akan tahu lebih banyak bagaimana aktivitas manusia di laut telah mengancam kehidupan seluruh makhluk di muka bumi. Hilangnya kehidupan bawah laut akan berakibat fatal pada keseimbangan seluruh alam.

    seaspiracy

    Sumber : www.instagram.com/seaspiracy

    Makhluk laut membutuhkan satu sama lain melalui rantai makanan. Plankton, makhluk laut paling kecil dan lemah berada pada rantai makanan terbawah. Walau seringkali diabaikan keberadaannya, plankton memiliki peran penting untuk mengekstrak air laut menjadi oksigen. Selain sebagai penghasil 80% oksigen untuk bumi, lautan juga menyerap karbondioksida 50 kali lebih cepat dari pada atmosfer.

    seaspiracy

    Sumber : www.weforum.org

    Dalam film Seaspiracy, industri perikanan tak hanya mengganggu kehidupan bawah laut, namun juga melupakan hak asasi manusia bagi mereka yang bekerja di dalamnya.

    Tidak mengonsumsi boga bahari lagi menjadi salah satu cara terbaik manusia untuk menyelamatkan biota laut. 90% populasi ikan telah dieksploitasi secara berlebihan dengan mengurangi penangkapan ikan, kita bisa perlahan memperbaiki kehidupan bawah laut. Ayo beralih ke diet berbasis nabati bersama Plantful!

    PLANTFUL


  • ONA, Restoran Vegan Pertama Peraih Michelin Star

    February 28, 2021
    /
    Food , News , sustainable , Veganism
    ONA, Restoran Vegan Pertama Peraih Michelin Star image

    Pada Januari lalu, penghargaan Michelin Guide edisi Perancis mengumumkan peraih satu bintangnya jatuh kepada restoran vegan bernama ONA di Arès, Prancis barat daya. Seperti dilansir dari BBC News, ONA yang merupakan singkatan dari Origine Non-Animale (animal free-origin), dijalankan oleh Chef Claire Vallée. Bintang Michelin ini merupakan bintang pertama yang diraih oleh restoran vegan.

    Sebelum menjadi seorang chef, Claire bekerja sebagai arkeolog dan mendapat gelar doktor di bidang arkeologi. Setelah menyelesaikan studinya, perempuan asal Prancis ini memutuskan untuk bekerja selama musim panas di sebuah restoran di Swiss hingga akhirnya berlatih sebagai pastry chef selama delapan tahun setelahnya. Pada perjalanannya ke Thailand selama satu tahun, Claire terlena akan keindahan hidangan vegetarian. Ia berkenalan dengan bumbu-bumbu berbasis nabati, tahu, rempah, hingga seitan.

    Sekembalinya dari Thailand, Claire kembali bekerja di dapur dan merasa terpanggil hatinya untuk beralih menjadi seorang vegan. Pada 2016, Ia pun memutuskan untuk membangun ONA, restoran vegan dengan bahan-bahan organik, sistem kompos, serta seluruh restorannya menggunakan energi ramah lingkungan yang berkelanjutan.

    Diterimanya bintang Michelin pertama bagi restoran vegan tentu membanggakan. Veganisme tak lagi dianggap sebelah mata bahkan bisa bersaing dengan restoran-restoran non vegan terutama di Prancis, raja gastronomi dunia. Ini membuktikan bahwa makanan berbasis nabati bisa diolah dengan menarik hingga menciptakan cita rasa yang luar biasa.

    Michelin Guide bahkan menulis pada akun instagram resminya :

    Michelin Star

    “At ONA, nothing is lost, everything is transformed and dressed into beautiful dishes with a splendid array of fruit and vegetables. The green terrace –open in summer— has 140 varieties of edible plants that the chef uses in her cuisine. ONA’s experience is an invitation to an unexpected journey that expresses itself in all its complexity: it is more than a restaurant, it’s a way of life!”

    ONA

    Michelin Guide merupakan seri buku (guidance) yang diprakarsai oleh perusahaan ban ternama Michelin dari Prancis berisikan daftar restoran-restoran dengan bintang Michelin. Penghargaan berupa satu bintang pada suatu restoran merupakan sanjungan terbaik di dunia. Restoran bisa mendapatkan hingga tiga bintang dalam kurun waktu yang berbeda, namun satu saja sudah merupakan pujian yang luar biasa. Tahun ini, untuk pertama kalinya Michelin Guide memberikan bintang pada restoran vegan, tak sabar menanti restoran berbasis nabati lain masuk ke dalam jajaran Michelin Guide.

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/ona33740

    PLANTFUL


  • Veg News : Beyond Meat Gandeng McDonald's Hingga Taco Bell

    February 27, 2021
    /
    Food , News , Veganism
    Veg News : Beyond Meat Gandeng McDonald's Hingga Taco Bell image

    Perusahaan teknologi pangan asal California, Amerika, Beyond Meat baru saja meneken kerjasama dengan 4 rantai restoran cepat saji, McDonald’s, KFC, Taco Bell, dan Pizza Hut. Bersama Beyond Meat, restoran-restoran tersebut akan membawa menu vegan mereka ke level baru pada setiap cabangnya di seluruh dunia.

    Beyond Meat

    Sumber : www.twitter.com/beyondmeat

    Pada awal tahun 2021, McDonald’s corp sudah lebih dulu meneken perjanjian 3 tahun agar Beyond Meat menjadi satu-satunya pemasok McPlant patty yang baru-baru ini diluncurkan di cabang McDonald’s Swedia dan Denmark. Dengan adanya kerjasama ini, Beyond Meat juga akan membantu McDonald’s untuk mengembangkan menu-menu vegan berikutnya.


    “We are proud to enter into this strategic global agreement with McDonald’s, an exciting milestone for Beyond Meat, and look forward to serving McDonald’s as they bring expanded choice to menus globally,” Ujar founder dan CEO Beyond Meat, Ethan Brown.

    Yum!Brands selaku perusahaan yang menaungi KFC, Taco Bell, dan Pizza Hut pun ikut merangkul Beyond Meat sebagai pemasok daging vegan utama di tiga resto cepat saji ini. Sebelumnya, Yum!Brands sudah pernah bekerja sama dengan Beyond Meat untuk menyajikan menu-menu vegan Taco Bell, Pizza Hut, dan KFC di beberapa wilayah di daratan Cina.

    KFC Beyond Meat

    Sumber : www.instagram.com/KFC

    Pada 2019, KFC juga pernah meluncurkan menu vegan populer pertama mereka bersama Beyond Meat dengan nama Beyond Fried Chicken di Atlanta, dan 70 lokasi lain yang tersebar di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

    Siapa sangka, ya restoran cepat saji akan menyajikan menu vegan? Kapan menu-menu vegan ini bisa dijual di Indonesia? Kita tunggu saja, yuk!

    Sumber thumbnail : www.twitter.com/BeyondMeat

    PLANTFUL