Blog

  • Kenalan Yuk dengan Kandungan Mentega Vegan!

    October 27, 2020
    /
    Food , Veganism
    Kenalan Yuk dengan Kandungan Mentega Vegan! image

    Butter atau mentega pada umumnya terbuat dari susu/krim sapi yang diproses untuk dipisahkan antara lemak solid dan cairan (buttermilk). Mentega sering disebut sebagai salah satu bahan masakan yang penting untuk digunakan. Mentega dapat digunakan untuk menggoreng, memanggang, menumis, juga sebagai lemak utama dalam kue yang menentukan tekstur serta rasa.

    Beberapa tahun lalu akan sulit menggantikan mentega dengan bahan substitusi lain yang tidak mengandung hewani sama sekali. Namun beruntunglah kini mentega vegan semakin marak diproduksi sehingga kita bisa bernapas lega.

    Mentega vegan berbeda dengan margarin. Margarin memang tidak mengandung dairy dalam proses pembuatannya, tetapi tidak semua margarin vegan. Karena masih ada beberapa jenis margarin yang memang dicampur dengan unsur hewani (susu/krim) agar dapat menjadi pengganti mentega yang murah. Tekstur margarin juga tidak selembut mentega dan rasanya cenderung asin, tidak tawar.

    View this post on Instagram

    A post shared by Earth Balance (@earthbalance) on

    Vegan butter/mentega vegan juga terbuat dari susu, hanya saja susu berbasis nabati. Fungsinya sama dengan mentega biasa. Bisa diaplikasikan dalam resep kue dan untuk memasak aneka hidangan, bahkan dioles di atas roti. Mentega vegan masih jarang ditemui di beberapa tempat, namun karena proses pembuatannya sangat mudah, banyak vegan yang akhirnya membuat mentega nabatinya sendiri.

    Dalam laman avirtualvegan.com, Ia membuat mentega vegan dengan delapan jenis bahan, yaitu :

    • Tepung badam (almond)
    • Susu nabati
    • Nutritional yeast
    • Garam
    • Cuka Apel
    • Minyak kelapa halus
    • Minyak zaitun/alpukat/kanola
    • Kunyit (sebagai pewarna)

    Delapan bahan ini masing-masing berperan penting dalam membentuk kepadatan, emulsifikasi, memberi warna dan memperkaya rasa. Hingga jadilah mentega vegan yang dapat digunakan dalam berbagai hidangan.

    Mentega vegan juga mengandung lemak, jadi bagi kamu yang sedang menurunkan berat badan atau alergi pada makanan tertentu, gunakan mentega vegan seperlunya saja, ya! Kamu juga bisa mencari resep mentega vegan lain yang sesuai dengan selera dan bahan-bahan yang lebih mudah ditemui.

    PLANTFUL


  • Tokoh Vegan Bulan Oktober : Lenny Kravitz

    October 25, 2020
    /
    Entertainment , Life Style , Veganism
    Tokoh Vegan Bulan Oktober : Lenny Kravitz image

    Dalam wawancaranya dengan Men’s Health, musisi pemenang Grammy Award Lenny Kravitz membeberkan bahwa veganisme adalah alasan dirinya tetap bugar walau sudah nyaris berusia 60 tahun. Sejak 2016, Kravitz mengubah total gaya hidupnya serta sangat berhati-hati dengan apa yang Ia konsumsi.

    "Aku sangat berhati-hati dengan apa yang ku masukkan ke dalam (tubuh) dan bagaimana caraku menjaganya.” Jelasnya dalam video berdurasi 5 menit 37 detik tersebut.

    View this post on Instagram

    A post shared by Lenny Kravitz (@lennykravitz) on

    Sudah 6 bulan Kravitz tinggal di Bahama, selama itu pula Ia tekun menanam sayur dan buah-buahan untuk bahan makanan utamanya. Tanah subur Bahama merupakan suatu keuntungan bagi Kravitz karena Ia bisa mencapai kedaulatan pangan. Karena keuntungannya ini,porsi diet vegan Kravitz lebih besar pada raw veganism atau mengonsumsi hidangan vegan yang mentah/segar, tanpa melewati proses masak.

    View this post on Instagram

    A post shared by Lenny Kravitz (@lennykravitz) on

    Pria kelahiran 26 Mei 1964 ini juga tak segan membagikan olahraga hariannya kepada publik. Waktu olahraganya lima sampai enam hari seminggu. Ia berolahraga kardio dan angkat beban di halaman terbuka dan sesekali bersepeda guna menjaga bentuk tubuhnya. Kravitz juga memanfaatkan keberadaannya di Bahama dengan rajin berselancar sebagai olahraga dan juga cara untuk bersenang-senang.

    Efek luar biasa dalam menjalani diet veganisme sudah dirasakan tak hanya oleh Kravitz namun oleh banyak manusia di dunia. Dalam beberapa studi, mengonsumsi lebih banyak hidangan berbasis nabati tak hanya membuat fisik kita sehat namun juga dapat berdampak baik pada kesehatan mental.

    Mau juga, kan tetap bugar di usia lanjut seperti Lenny Kravitz? Coba yuk mengubah pola hidup ke plant based diet bersama Plantful. Klik pemesanan pertamamu di sini!

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/LennyKravitz

    PLANTFUL


  • Veg News : Pizza Hut Luncurkan Menu Vegan!

    October 23, 2020
    /
    Food , News , Veganism
    Veg News : Pizza Hut Luncurkan Menu Vegan! image

    Belum cukup dengan menu pizza vegan dengan keju vegan pada 2019 lalu, rantai resto Pizza Hut Australia kini meluncurkan menu vegan chicken wings (sayap ayam vegan) dengan lima pilihan saus yang juga 100% vegan. Diantaranya adalah saus Chipotle, Buffalo, Smoky BBQ, Hickory & Brown Sugar, dan Hot Chili.

    wings

    Sumber : www.instagram.com/veganvanillaslice

    Menu terbaru ini dapat dipesan di seluruh cabang Pizza Hut di Australia dan diyakini sebagai menu yang akan diidolakan oleh para pelahap plant based.

    Pizza Hut Australia memang populer di kalangan vegan. Walau masih masuk dalam hitungan fast food, Pizza Hut Australia terus bereksperimen untuk memanjakan lidah dengan hidangan-hidangan berbasis nabati. Saat ini juga Pizza Hut Australia menyediakan menu hidangan penutup yang 100% vegan.

    Beruntung sekali ya para vegan di Australia. Kapan ya Pizza Hut di Indonesia akan meluncurkan menu-menu vegan yang kreatif, tidak membosankan, dan tentunya lezat!

    Sumber thumbnail : www.pizzahut.com.au

    PLANTFUL


  • Mengenal Roti-Roti Vegan

    October 21, 2020
    /
    Food , Veganism
    Mengenal Roti-Roti Vegan image

    Roti kerap kali digadang-gadang sebagai pengganti karbohidrat dalam nasi terutama pada waktu sarapan, ketika makan nasi masih terasa berat untuk sebagian orang. Roti juga mudah divariasikan dan menjadi pendamping sup krim paling lezat. Pada dasarnya roti biasa hanya terbuat dari tepung, ragi, air dan garam. Tidak ada bahan hewani sebagai pendukung adonan. Namun beberapa jenis roti memang menambahkan telur, susu, mentega dan madu dalam adonan sebagai penambah tekstur serta rasa.

    Mengetahui apakah roti yang kita beli di toko/pedagang mengandung bahan berbasis hewani memang tidak mudah. Jika ada daftar bahan pada bungkusnya tentu saja akan memudahkan. Bagaimana kalau tidak?

    Jika tidak yakin, ada jenis-jenis roti yang sejatinya vegan friendly secara alamiah sehingga kamu tidak perlu kesulitan memilahnya. Semakin sedikit cara memproses suatu roti, maka bisa dipastikan roti tersebut berbasis nabati.

    Baguette
    Baguette
    Sumber : www.instagram.com/miller_baker

    Roti yang berasal dari Perancis ini sangat populer di seluruh dunia. Bentuknya lonjong dengan kulit luar roti yang renyah dan kering, namun ketika dipotong, tekstur lembut roti menyeruak dari dalam. Kabar baiknya, baguette bisa dikonsumsi oleh vegan. Asalkan kamu memilih baguette biasa tanpa tambahan topping seperti yang sering kali dijual di toko roti.

    Focaccia
    Foccacia
    Sumber : www.instagram.com/leos.veggieworld

    Walau teksturnya sering kali dirasa mirip pizza, focaccia sebenarnya bukan roti jenis pizza. Focaccia merupakan roti pipih khas Italia yang biasanya dihias dengan topping berupa sayuran, bawang dan rempah. Karena lemak yang dipakai dalam pembuatannya adalah minyak zaitun, Focaccia adalah roti vegan friendly. Ada beberapa resep yang menggunakan bahan-bahan hewani seperti telur dan mentega, jadi jangan lupa untuk memastikan, ya!

    Sourdough
    Sourdough
    Sumber : www.instagram.com/thegoodstuffmalta

    Roti satu ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banyak yang telah mencoba membuat sourdough sendiri hingga tak harus membeli di toko roti.

    Baca juga : 3 Manfaat Roti Sourdough

    Rasanya yang asam dibentuk dari bakteri dalam ragi fermentasi atau yang biasa disebut ‘mother dough’. Sourdough sering menjadi roti andalan bagi para vegan karena mudah ditemukan dan pasti 100% vegan.

    Ciabatta
    Ciabatta
    Sumber : www.instagram.com/adamschihab

    Satu lagi roti khas Italia yang bisa dikonsumsi oleh para vegan, Ciabatta. Roti satu ini merupakan roti paling ‘normal’ karena hanya berbahan dasar tepung gandum, ragi, air dan garam. Walau lagi-lagi ada juga yang membuat Ciabatta dengan menambahkan telur/mentega pada adonannya, namun kamu akan lebih sering menemui Ciabatta dalam bentuk vegan.

    Dengan berkembangnya zaman dan kemudahan untuk mencari informasi, mengonsumsi roti bagi vegan tak lagi jadi hal yang sulit. Apakah kamu memilih untuk membeli atau membuat roti, pastikan resep dan bahan-bahannya 100% vegan, ya!

    Sumber thumbnail :Photo by Lisa Fotios from Pexels

    PLANTFUL


  • NEW! Frozen Food Siap Masak by Plantful

    October 20, 2020
    /
    Food , News , Veganism
    NEW! Frozen Food Siap Masak by Plantful image

    Masih menghindari makan di luar dan lebih suka masak serta makan di rumah aja? Mau mulai makan plant based food tapi belum terbiasa masaknya. Tenang aja karena sudah ada empat produk frozen food siap masak dari Plantful yang semuanya terbuat dari bahan-bahan berbasis nabati!

    Empat menu frozen food ini dikemas dengan baik dan aman dikirimkan sehingga dapat bertahan lama. Plantful tidak menggunakan pengawet, MSG, dan semuanya dibuat secara higienis, jadi gak perlu diragukan lagi deh kebersihannya! Apa saja sih produk frozen foodnya?

    Yayam Rica-Rica

    yayam


    Siapa nih penggemar bumbu khas Manado yang biasanya dibuat dengan daging ayam. Khusus buat kamu plant based eater dan para vegan, Plantful membuat ayam rica-rica versi vegannya, nih. Yayam berbahan dasar protein kacang kedelai dibalut dengan rempah-rempah penuh aroma dan cabai yang pedasnya nendang banget!

    Semur “Daging” Brokoli

    semur


    Hidangan satu ini sebenarnya mudah banget buatnya dan sering ditemui di restoran, tapi sudah pernah belum makan versi vegannya? Daging nabati dalam hidangan ini Plantful buat dari jamur shitake dan protein kacang kedelai yang kemudian dicampur dengan bumbu serta rempah lokal. Dijamin bikin lidah bergoyang!

    Rendang

    rendang


    Belum pernah makan rendang vegan? Ini waktunya buat cobain! Daging vegan ini dibuat sedemikian rupa sehingga teksturnya mirip banget lho dengan daging sapi. Belum lagi aroma rempah khas rendang yang bakal bikin perut keroncongan.

    Mie Yayam Bakso

    Mie Yayam


    SERIUS! Mie yayam bakso 100% terbuat dari bahan berbasis nabati. Impossible bakso Plantful terbuat dari aneka jamur plus protein kacang kedelai. Mie-nya sendiri terbuat dari tepung singkong yang dilengkapi dengan bumbu siap saji. Jadi kamu tinggal menghangatkan mie dan tuang deh bumbunya!

    Sudah ngiler belum melihat menu-menu frozen food terbaru dari Plantful? Klik di sini yuk untuk melakukan pemesanan pertamamu!

    PLANTFUL


  • 5 Bahan Pengganti Seafood untuk Vegan

    October 19, 2020
    /
    Food , Veganism
    5 Bahan Pengganti Seafood untuk Vegan image
    Siapa bilang vegan gak bisa makan seafood lagi? Oke, memang gak bisa sih secara harfiah. Tetapi kamu sekarang bisa ‘seakan-akan’ makan seafood yang bahan dasarnya berbasis nabati, lho! Sama seperti pengganti daging, bahan pengganti seafood ini sangat disarankan untuk kalian yang baru menjadi vegan guna memudahkan transisi.

    Rasanya memang tidak sama persis, tetapi jauh lebih enak, sehat dan teksturnya pun jika dimasak dengan benar bisa mirip banget! Penasaran apa aja 5 bahan pengganti seafood untuk vegan? Yuk cek daftarnya di bawah ini!

    Kacang Arab/Chickpeas
    View this post on Instagram

    A post shared by Sammy Nicks | Plant Based (@sammynicks) on


    Jika sudah direndam semalaman dan direbus, chickpeas bisa ditumbuk sesuai selera dan menghasilkan tekstur yang sangat mirip dengan suwiran ikan kaleng seperti tuna/daging kepiting. Dengan chickpeas kamu bisa bikin aneka resep berbasis seafood seperti tuna sandwich, sushi, atau onigiri. Gak sangka, kan?
    Jamur King Oyster
    View this post on Instagram

    A post shared by Mise en Plants (@mise.en.plants) on


    Pernah lihat jamur besar ini? Batangnya yang besar dan gemuk ini bisa diolah menjadi seperti kerang/simping (Scallop), lho!
    View this post on Instagram

    A post shared by David Sim (@davidsim) on

    Teksturnya pun mirip dengan rasa dan aroma yang tentunya jauh lebih nikmat dari kerang aslinya. Kamu bisa bikin clam chowder, scallop steak, teriyaki, calamari dan lainnya. Siapa bilang vegan gak bisa makan enak?
    Rumput Laut dan Anggur Laut
    Vegan Caviar
    Sumber : www.instagram.com/bisdak.vegan

    Ragu menjadi vegan karena gak bisa makan caviar lagi? Tenaaang, kini vegan juga bisa lho menikmati caviar tanpa merasa bersalah. Caviar vegan tidak terbuat dari telur ikan namun terbuat dari kelp atau anggur laut. Teksturnya sedikit lebih renyah namun aroma dan rasanya mirip. Harga vegan caviar pun jauh lebih terjangkau. Ayooo, no excuses!

    Wortel
    Wortel
    Sumber : www.instagram.com/mniumniu

    Wortel yang dimarinasi dengan bumbu akan menghasilkan lembaran salmon palsu yang siap dikonsumsi oleh para vegan. Tampilannya sangat mirip dengan smoked salmon. Tapi jangan lupa untuk melumurkan bumbu marinasi, ya agar teksturnya lebih lembut dan mudah dikunyah layaknya irisan tipis daging salmon.

    Yam
    Yam
    Sumber : www.instagram.com/forkinplants

    Yam adalah akar umbi sejenis ubi namun tidak satu jenis dengan kentang. Yam kini menjadi bahan utama dalam pembuatan udang vegan. Tepung yam memberikan tekstur kenyal khas udang juga mengandung vitamin, mineral serta serat yang tinggi, lho!

    Makanan vegan tidak membosankan, kan? Dari daging, dairy products hingga seafood, semua punya substitusi untuk vegan. Kita semua bisa makan sehat tanpa merusak lingkungan apalagi menyakiti makhluk hidup.

    Sumber thumbnail : Photo by Fuzzy Rescue from Pexels

    PLANTFUL

  • Tokoh Vegan Bulan September : Sophia Latjuba

    September 28, 2020
    /
    Entertainment , Veganism
    Tokoh Vegan Bulan September : Sophia Latjuba image

    Kamu tidak akan menyangka kalau aktris Tanah Air kelahiran Jerman ini usianya sudah mencapai 50 tahun. Kiprahnya di dunia entertainment tidak boleh dianggap remeh. Belum lagi komitmennya yang begitu besar dalam veganisme dan olahraga yoga, kita semua dibuat iri olehnya! Ini dia tokoh vegan bulan September pilihan Plantful, Sophia Latjuba!

    View this post on Instagram

    A post shared by Sophia Latjuba (@sophia_latjuba88) on

    Bertahun-tahun Sophia Latjuba telah menjalani pola hidup vegan. Tentu saja tidak hanya dalam pola makan saja. Ia juga menerapkan veganisme dalam berbagai aspek hidupnya. Menurut wawancara dengan Sophia pada 2018 lalu bersama DetikFood, Sophia menyatakan bahwa pilihannya menjadi vegan adalah demi hak asasi hewan.

    View this post on Instagram

    A post shared by Sophia Latjuba (@sophia_latjuba88) on

    Alasan kesehatan bukan menjadi faktor utama karena menurutnya respon tubuh orang pada diet-diet tertentu pastilah berbeda. Sophia menegaskan bahwa hidup manusia di bumi haruslah selaras dengan makhluk lainnya. Dengan tidak mengonsumsi produk hewani, keselarasan hidup bersama dapat tercapai.

    Sophia juga menyayangkan sifat konsumtif masyarakat di seluruh dunia yang semakin menjadi. Karena perilaku konsumtif pasti selalu berhubungan dengan kerusakan alam.

    View this post on Instagram

    A post shared by Sophia Latjuba (@sophia_latjuba88) on

    Menjadi vegan di Indonesia bukanlah hal yang sulit menurut Sophia. Ia bisa dengan santai melenggang masuk ke warteg dan memesan aneka sayur-mayur yang tersedia lalu keluar dengan perut kenyang tanpa harus mengonsumsi makanan berbasis hewani. Ia lebih gemar memasak sendiri makanannya, karena sudah pasti lebih sehat dan terjamin bahan-bahan yang digunakan. Sophia pun sesekali mengunggah video masaknya bersama sang anak, Eva Celia.

    View this post on Instagram

    A post shared by Sophia Latjuba (@sophia_latjuba88) on

    Selain aktif menyuarakan pola hidup veganisme bersama Eva Celia, Sophia kini juga berprofesi sebagai yogis (instruktur yoga) dan ikut mempromosikan manfaat olahraga yoga. Lewat video-video yoga yang diunggah pada akun Instagramnya, Sophia pun berhasil menarik perhatian netizen. Ia membuktikan bahwa usia bukan masalah untuk tetap bugar dan fleksibel.

    Sophia Latjuba memang paket lengkap, ya! Semoga semangatnya untuk hidup sehat dan bahagia juga menular ke kita semua!

    Sumber thumbnail : www.instagram.com/sophia_latjuba88

    PLANTFUL